Perjanjian Pernikahan

Perjanjian Pernikahan
Jati Diri Nina


__ADS_3

Prok prok prok


seorang pria bertepuk tangan keluar dari dalam rumah sambil mendorong seorang wanita tua di kursi roda


"Wow adikku tersayang sudah bisa memikat tuan muda lawrence


Tapi, Apakah tidak terlalu terlambat memikatnya sis??


Apa kau ingin di panggil ****** perusak rumah tangga orang???" cibir Larry membuat Wajah Nina merah karena marah..


Larry tak suka dengan. Tingkah Nina, ia muak sekalipun Nina saudaranya


"Tutup mulutmu!!!!" bentak Nina menata tajam ke arahLarry


"Adikku, adikku.


Dengar kan aku.


Aidan sudah menikah dan dia memiliki istri yang sedang hamil.


Bagaimana jika kau di posisi istrinya???


Apa kau tak akan marah, kecewa dan sakit hati????


apa hatimu tak tergerak dan merasa iba sesama wanita?????" tanya Larry menatap miris ke arah Nina.


Larry paling benci dengan pelakor, ia membenci perselingkuhan, sebab keluarganya hancur karena perselingkuhan.


Kini mengapa Nina harus mengikuti jejak pelakor itu????? Larry sungguh marah dan miris melihat nasib adik nya itu


"Seharusnya Aidan menikahiku, bukan wanita ****** itu!!!!"


"Seharusnya ????


Bukankah kau nyaman tinggal dengan salah atu pemberontak itu???


Sampai pria itu miskin dan kau ingin kembali???


Kau waras???"


"Lebih baik tutup mulutmu Larry"


"Aku tak bisa tinggal diam melihat kau menuju pada kehancuran. Aku saudaramu!!!"


"Hidupku bukan urusanmu!!!"


"Apa kau balas dendam pada wanita itu???


Come on, Aidna Tan salah, dia saja di benci oleh wanita itu ,dan kau.....


Lagi pula ku lihat kau menikmatu hidupmu dengan baik di sana"

__ADS_1


"Larry sialan, jika kau tutup mulutmu, aku bersumpah akan merobeknya!!!" Ancam Nina


"Hahahaha, Nina insyaf lah..."


"Larry Wilis, apa kau sudah sempurna???


Kau bobrok seperti aku.


Jangan mengajariku tentang norma hidup.


Urus saja para wanitamu itu!!!" cibir Nina


"Cukup kalian berdua" wanita tua dalam kursi roda menangis melihat pertengkaran kedua anaknya.


Sejak tadi ia menahan mendengar kedua anaknya saling memaki dan menghina


"Ma.... Anak kesayanganmu menjadi ****** kecil"


"Dasar laki-laki bajingan" maki Nina pada kakaknya


"Ya aku bobrok,


Tapi aku tak serendah kau.


aku akui aku pemain wanita, tapi aku melakukan itu demi uang. Aku judi juga demi menemani para wanita itu, aku mabuk juga sama, demi mendapat uang dari wanita itu.


Tapi aku punya perasaan.


Aku tak akan bermain dengan seseorang yang sudah memiliki pasangan. Aku tahu batasan nya!!!


Jika tingkah lakunya seperti itu,


Apa bedanya kau dengan papa" ucap Larry membuat dada Nina bergemuruh. Ia paling benci di ungkit tentang papa nya


"Larry keparat, jangan samakan aku dengan bajingan tua itu!!!"


"Nyatanya kau putrinya, dan kau seratus persen mirip dengannya!!!" Nina melempar sebuah batu ke arah Larry, namun wanita tua yang sejak tadi diam menghalangi hingga terkena pelipis wanita itu


Praaakkk


Bugh


wanita itu terkena lemparan batu Nina, keningnya mengeluarkan darah segar.


"Nina sialan, kau menyakiti mama!!!"


"Dia bukan mamaku, sial, aku sial berada di rumah reot ini" maki Nina lalu pergi ke dalam rumah, tak lama Nia keluar kembali dengan koper di tangannya


"Nina... Jangan pergi nak" ucap wanita itu memohon,


"Diam kau nenek tua, apa kau pikir aku akan tetap tinggal dengan sampah seperti kalian???

__ADS_1


Jangan berakting seolah kau perduli padaku!!!!" teriak Nina lalu dengan marah memasukkan kopernya ke dalam bagasi mobil lalu segera meninggalkan tempat tersebut.


Wanita tua itu yang tak lain adalah Marry Wilis menangis


Hatinya sangat hancur, ia menangis tersedu-sedu


"Ma... biarkan dia pergi.


sejak awal dia bukan bagian keluarga Wilis.


Aku berjanji akan mencari pekerjaan halal demi mama" ucap Larry memeluk mamanya


"Bantu... Bantu Nina sadar nak.


Bagaimanapun dia sudah tinggal bersama.kita bertahun-tahun, mama tahu kau menyayanginya.


Ini karena pria sialan itu yang memberitahu...."


"Sudahlah ma...


Apa yang harus terjadi sudah terjadi, hanya masalah waktu saja kapan terungkap.


Jika Nina bisa berfikir dewasa, ia akan lebih menyayangi mama.


Namun sebaik apapun memelihara seekor ular, suruh saat ular itu tetap akan mematuk majikanya juga.


Nina adalah anak haram pria itu, sifat buruknya menurun dari bibirnya"


"Larry tak baik berbicara seperti itu" ucap Marry Wilis masih tak mau menjelekkan mantan suaminya dan anak angkatnya.


Flash Back


Wilis adalah adalah nama keluarga Marry, setelah suaminya meninggal, Marry menikah lagi dengan Simon Kyle,


Setahun menikah, Marry Bru tahu sifat asli suaminya, namun ia tak bisa melakukan apapun sebab Simon sudah menguasai semua hartanya karena kebodohan Marry.


Simon juga suka.menghamburkan uang, berjudi dan gila wanita. Entah berapa banyak wanita yang pernah Simon bawa ke rumah, Simon dengan terang-terangan membawa wanitanya kerumah, bercinta di rumah Marry membuat Marry sakit hati luar biasa.


Hingga suatu hari ada seorang bayi yang di letakkan di depan kediamannya, bayi itu adalah Karenina.


Melihat wajah Nina yng polos, hari marry tergerak untuk merawatnya sekalipun anak itu jelas adalah anak Simon dengan selingkuhannya


Tahun berganti tahun, hingga Nina tumbuh besar, Marry selalu memanjakan Nina, walaupun hidup kekurangan, Marry selalu berusaha memenuhi keinginan Nina membuat gadisnitu tumbuh me jadi pribadi yang sombong, egois dan mau menang sendiri.


Hingga akhirnya perusahaan Marry bangkrut, Tepatnya Simon membawa kabur uang perusahaan bersama.kekaish gelapnya yang merupakan pelayan di kediaman Marry.


Hidup Marry hancur, ia shock dan depresi hingga akhirnya Marry struck.


Satu bulan kemudian entah apa maksud Simon memberitahukan kebenaran bahwa Nina bukan anak Marry, melainkan anak selingkuhan Simon.


Nina tidak terima ia lalu menerima menyibukkan diri dengan dunia model, cita-cita yang awalnya ingin menjadi psikolog berubah sudah.

__ADS_1


Hingga akhirnya dia menghilang di daerah konflik dan tak ada kabar beritanya selama lima tahun


__ADS_2