Perjanjian Pernikahan

Perjanjian Pernikahan
Menyelidiki


__ADS_3

"Tidak ada yang berbeda...


Ah kecuali ada seseorang yang mencurigakan"


"Apa orang itu sudah kau tangani???"


"Tidak, kami masih memantau" ucap Stalin sambil merebahkan tubuhnya di sofa


"Nak.... Ini bukan kau banget, biasanya kau tak suka menunda sesuatu" ucap Stanley mengerutkan alisnya


"Tapi kali ini berbeda, aku ingin memastikan motifnya dan....


Papa..."


"Ya???"


"Biasanya jika kita memiliki pertalian darah pasti kau akan merasakan chemistry nya bukan???


Maksud ku ada perasaan..." Stalin susah mengungkapkan apa yang ada di benaknya


"Apa kau jatuh cinta pada seseorang???


Hahaha anak papa sudah dewasa....


Dengar nak, saat papa seusiamu....."Stanley salah tanggap membuat Stalin langsung memotong ucapan papanya


"Ya, ya ,ya... Papa banyak kekasih, aku sudah ribuan kali mendengarnya pa" Dengus Stalin Quin


"Hahaha kau ini terlalu memuja mama mu, dengar nak jangan mematok kriteria terlalu tinggi, karena mama mu hanya tinggal satu di dunia ini.


Nanti kau akan menjadi perjaka tua" ejek Stanley


"Ini bukan mengenai pacar pa...


Ini mengenai orang yang mencurigakan.enurut Dave dia mirip mama


Aku juga berfikir sedikit mirip...."


"Ayo kita pergi sekarang"ucap Stanley menarik putra nya bangkit


"Pa.... Aku baru tiba"


"Cepat papa bukan orang yang sabaran" ucapan Stanley membuat Stalin kesal dan menyesal mengatakannya sekarang.

__ADS_1


Dengan ogah-ogahan Stalin mengikuti papanya, kedua anak dan bapak itu kembali ke kasino di pusat kota.


Mereka menggunakan pintu khusus, langsung menuju ruangan pengawasan. Dave yang mendapat kabar tuan besarnya tiba segera menuju ke ruang pengawasan


"Malam tuan Quin"


"Ya malam, Dave dimana wanita yang Stalin katakan"


ucap Stanley tanpa bisa basi


Stalin mengangguk, Dave segera mengarahkan kamera pengawas ke arah table.yang di maksud, kini wanita itu sedang di bar menikmati minumnya


Stanley terlihat memegang dagunya, dahinya berkerut tanpa ia sedang berfikir


"Dave perjelas wajahnya" ucap Stanley, Dave meminta anak buahnya memperbesar tampilan wanita misterius itu


"Alis dan bibirnya mirip dengan mama mu hanya saja...."


"Apa papa merasakan apa yang kurasakan atau papa merasa..."


"Dia memang mirip hanya saja aku tak suka matanya, wanita itu terlihat licik dan penuh siasat.


tampilan luar lugu...


Pandai mengolah kata, lihat Dan terlihat menanggapi dengan akrab.


Dan bukan tipe yang mudah akrab" ucap Stanley mengomentari bodyguard kepercayaannya di kasino ini


"kau benar pa, apa yang harus kita lakukan??"


"Hanya satu, periksa DNA nya, dapatkan sampe rambutnya atau apapun untuk mengidentifikasi siapa dia" ucap Stanley


Jika wanita itu adalah putri Amanda maka ia sebagai suami Amanda akan menerima wanita itu dan mengagapnya putrinya sendiri, namun jika tak terbukti apapun jangan salahkan dirinya yang kejam.


Ia paling tak suka kehidupan nya di usik


"Pastikan anak buahmu mendapatkan sample nya, aku ingin menerima laporannya selama minggu ini, ayo nak" ucap Stanley lalu ngeloyor pergi


"Tolong bantuan mu Dave, "


"Tentu Tian muda"ucap Dave mengangguk sopan


Sementara di negara X

__ADS_1


Sandra sudah di perbolehkan pulang, kondisinya berangsur membaik berkat perawatan Kendrick, ia sampai mendatangkan dokter ahlinya untuk merawat Sandra


Aidan sangat berterima kasih pada Matthew terkhusus Olla, Aidan jug turut prihati tentang apa yang menimpa Olla, namun kini Olla sudah bersama orang yang tepat.


Radit.


Radit pria yang menyenangkan smart dan humble, kini Aidna mengerti mengapa Sandra senang bekerjasama dengan Radit, mengenai masa lalu yang terjadi mereka sepakat akan melupakan semuanya.


Bahkan kedua pria itu berencana akan melakukan kerjasama dalam bisnis mereka.


Olla dan Sandra sangat bahagia, mereka awalnya khawatir Radit dan Aidna tak akur, namun di luar ekspetasi.


Saat kembali Alvaro langsung menangis tersedu-sedu, ia bahkan tertawa sambil menangis karena bahagia, terlebih melihat dia dudunya yang tampan dan cantik.


Begitu juga reaksi kakek Juan Clift dan Monalisa, keduanya menangis tak menyangka akan melihat cicit mereka sebelum tutup usia, ini sebuah berkah.


Tak berbeda dengan Jaret dan Margret, mereka juga sama bersyukurnya, mereka sangat berterima kasih karena Sandra memberikan mereka cicit bukan satu, tapi dua, ini artinya keturunan keluarga Lawrence bertambah


Untuk merayakan kelahiran cicit mereka, kedua keluarga menggelar pesta syukuran selama tujuh hari dimana setiap harinya memiliki tema berbeda


Ata permintaan Sandra mereka juga meminta panti asuhan , ornagtuaku mampu bahkan pra manula.


Aidan menggelontorkan dana untuk menyantuni semuanya. Ia bahagia sangat bahagia.


Ia ingin membagi kebahagiaan pada semua orang.


Sementara itu di tempat berbeda


"Kau salah langkah, menggunakan tangan orang lain untuk meluluskan rencanaku tapi lihat hasilnya???"


"Sial...


Jangan membahas itu, saya ini aku kesal sekali.


Aku sudah muak bersama wanita cerewet itu, jika bukan karena harta, apa kau pikir aku rela menikahinya???"


"Lalu tunggu apa lagi???


Aku bosan hidup dalam bayang-bayang.


Aku ingin berdiri d i tempat terang dan terlihat jelas"


"Tunggu sebentar lagi, percayakan semuanya padaku"

__ADS_1


"Aku percaya, tapi aku bukan wanita yang sabaran" ucap wanita muda itu lalu merangkul pindah pria did rupanya, mereka lalu bercumbu


__ADS_2