
Atas izin dari dokter Sonya, Kendrick memeriksa kondisi Alvaro, ia terkejut bukan main dan mencurigai sesuatu. Ia segera mengambil sampel darah Alvaro dan dalam waktu hanya satu jam, hasil keluar.
Kendrick menghela nafas membaca hasil tes darah tersebut.
Alvaro benar di nyatakan keracunan, dan lebih parahnya racun itu sudah menyebar dan menyebabkan kerusakan di beberapa alat vital Alvaro.
Untungnya segera di ketahui walau sebenarnya sudah terlambat tapi masih bisa di obati dengan teknik akupuntur dan pencucian darah.
Teknik ini tidak di kuasai oleh Kendrick, ia hanya bisa meminta pertolongan sahabatnya.
Satu masalah belum selesai dan kini timbul masalah lain. Kendrick merasa kepalanya mau pecah
Sekalipun begitu ia tak keberatan, pertama untuk Aidan karena dia sahabat terbaiknya yang sudah seperti saudara kandungnya dan untuk Alvaro sebab Kendrick perlu restu Alvaro untuk menikahi Catty.
Kendrick akan melakukan apapun untuk kesembuhan Alvaro, sebagai tiket untuk mendapatkan hati Catty.
Jahat?? Tidak juga, ia ikhlas menolong sekaligus mendapatkan bonus dari hal itu
Cintanya....
Kendrick mengumpulkan Catty dan Sandra dalam satu ruangan dan menjelaskan keadaan Alvaro.
Ia juga menjelaskan penyebab kenapa Alvaro yang terlihat biasa segar bugar kini drop
"Jadi????"
"Seseorang meracuninya.
Dan ini di lakukan perlahan.
Hanya dalam beberapa bulan ini dosisnya sepetinya di tambahkan.
__ADS_1
Aku harus meneliti lebih jauh racun apa yang di gunakan"
"Sial, aku yakin ini perbuatan nenek lampir itu" ucap Catty mengepalkan tangannya
"Jangan menuduh sembarangan, kita harus mencari bukti juga" ucap Sandra berusaha tenang walau di hatinya berfikiran yang sama seperti Catty.
"Yang selalu ingin papa. Meninggal nenek lampir itu sis, siapa lagi coba???"
"Entahlah, aku menduga mungkin saja Maslah ini tidak sesederhana yang terlihat.
Jika kita ingin mengetahui siapa dalangnya, kita hanya harus meredam berita ini, sambil mencari dalang di balik keracunan papa.
Meracuni papa di kediamannya sendiri, itu suatu yang sangat berani, aku menduga ada konspirasi disini.
Tidak mungkin orang itu bekerja sendiri"
"Benar kata Sandra. Melihat dampak yang menyebar aku menduga sekitar lima tahu lalu atau mungkin lebih. Racun itu sudah menggerogoti paman Alvaro secara perlahan. Ini jenis racun yang sebenarnya tidak berbahaya, namun akan berbahaya jika di konsumsi dengan bahan lain"
"Benar, kau pintar baby" puji Kendrick
"Huh"Dengus Catty
"Dokter, biasakan nda menyembunyikan informasi ini dan hanya kami yang tahu???"tanya Kendrick membuat sang dokter diam beberapa saat kemudian mengangguk
"saya akan membantu, karena kasus ini sedikit riskan, saya akan menyampaikan pada Sonya, saya yakin dia juga akan setuju" ucap Dokter tersebut
"Terima kasih dok, bantuan anda sangat berarti untuk kami"
"Semoga pelakunya segera di ketemukan" ucap sang dokter lalu pamit.
Kini tinggal Catty, Sandra, Aidan dan Kendrick.
__ADS_1
"Apa Yang harus kita lakukan Sekarang???"
"Kita minta rekaman CCTV mansion pada paman James"
"Sandra, bukan aku tak percaya pada paman James, tapi...."
"Catty ingin meminimalisir kemungkinan informasi terkuak agar pelaku tidak waspada" ucap Kendrick membantu Catty berbicara
"Tepat. Bisa saja siapapun pelakunya.
Kita tak bisa percaya begitu saja pada orang lain
Sekalipun paman James orang kepercayaan papa, beliau yang selama ini berada di sisi papa.
tersangka utama bisa saja paman James sebagai kaki tangan seseorang"terang Catty
"Maaf aku tak berfikir ke sana"ucap Sandra merasa menyesal karena ia tak memikirkan kedepan
"ITS ok Sis, itu Karen hatimu terlalu baik.
Namun aku harap kau mengubah sedikit pandanganmu, karena di luar sana banyak orang jahat yang berkedok manis di depanmu, tapi tersimpan pisau belati di belakang punggung mereka yang siap menghunus ke arah mu"ucap Catty yang sudah memakan asam garam hidup sekalipun usianya masih belia.
"Terima kisah sis, aku belajar banyak darimu" ucap Sandra kagum pada cara pikir Catty.
Ia makin menyayangi saudarinya itu.
"Perkataan Catty benar sayang, kau terlalu naif untuk dunia yang kejam ini" ucap Aidan menambahkan
"Tuan muda Lawrence kau juga termasuk yang mudah di memanipulasi, jangan sampai kau tak sadar"
"Apa maksudmu????" tanya Aidan menaikan sebelah alisnya
__ADS_1