Perjanjian Pernikahan

Perjanjian Pernikahan
Rencana melarikan diri


__ADS_3

Pagi itu sehabis sarapan Nina datang ke kamar Sandra , Nina manfaatkan waktu saat Alberti sedang berada di ruang kerja, ia hanya sebentar saja karena takut Alvaro mencarinya, namun walau hanya sebentar, Nina meluapkan kekesalannya pada Sandra hingga Sandra terkena tamparan Nina beberapa kali, walau Sandra menguasai bela diri, namun ia sedang hamil.besar dan gerakannya terbatas, Sandra lebih fokus melindungi perutnya khawatir Nina akan melakukan sesuatu dan membuat perutnya terkena tendangan Nina.


Tak lama Nina keluar dengan senyum senang, tak ada seorangpun yang berani melerai, karena mereka takut pada kekejaman Nina. Mereka hanya bisa mengintip dan meremas dada meratapi kemalangan Sandra, Tan terkecuali dengan Jane yang sampai dipegangi, Jane menangis karena tak tega namun juga tak kuasa membantu, terlebih tubuh kecilnya dipegangi oleh beberapa pelayan lain, mereka takut Jane nekat dan menyinggung Nina


"Huhu lepaskan" ucap Jane dan akhirnya ia di lepaskan


"Maafkan kami Jane, kami hanya...."


Jane menatap kesal namun ia tahu mereka melakukan itu karena menyayanginya.


Jane langsung masuk begitu melihat Nina menjauh, ia terpekik ngeri melihat kamar yang acak-acakan, namun lebih terkejut melihat wajah Sandra yang lembab, bahkan sudut bibir Sandra sampai mengeluarkan darah


"Mama huhuhu" Jane menangis sambil memeluk Sandra


"Anak cengeng aku baik-baik saja"ucap Sandra


"Aku ingin meminta racun pas apak tua dan membunuh Nina" ucap Jane mengepalkan tangannya


"Anak bodoh, kau akan masuk penjara, dan aku tak mau itu. Bantu aku bangun" ucap Sandra merasa sedikit pusing, rambut panjang Sandra acak-acakan karena ulah Nina.


Kate tak lama datang, terlihat nafas nya ngos-ngosan, mungkin ia berlari menaiki anak tangga sampai ke ruangan ini


"Apa yang terjadi???"


"Kak... Wanita itu menyiksa mama ku" ucap Jane masih menangis

__ADS_1


"Ambilkan alat p3k, aku akan mengobati Sandra"Perintah Kate, Jane segera berlari, namun baru sampai pintu seorang pelayan menyerahkan kotak p3k, Kate mengobati Sandra, ia melihat Sandra hanya diam tak mengeluh atau mengaduh


"Aku akan memeriksa kandunganmu, tunggu sebentar..." ucap Kate ingin mengambil tereskop nya, namun Lee sudah berdiri di sampingnya dan menyerahkan nya


"Sebaiknya kalian keluar" ucap Lee sambil berjalan keluar di ikuti beberapa pelayan yang menonton tadi


Kini tinggal Jane , Sandra dan Kate


"Syukurlah anakmu baik-baik saja, wanita itu....." Kate mengepalkan tangannya marah


"Selama anakku baik-baik saja aku tak apa-apa"


"Apa ....


Apa kau ingin keluar dari sini???" tanya Kate membuat Sandra dan Jane terkejut, menatap Kate seolah mereka mencari kebenaran di sana


Aku akan menutup mata kalian sampai tempat aman baru membukanya"


"Kate ini ...


Aku tak ingin membahayakan kamu"


"Aku akan ikut kalian jika kalian tak keberatan"


"Kak Kate... Bawa mama Sandra pergi, jika aku ikut kakak akan kesulitan. Aku hanya akan menambah beban kakak dan mama Sandra"

__ADS_1


"Aku tak akan pergi tanpa kau Jane, kau putriku sekarang" ucap Sandra tegas. Kate tersenyum.


Itulah mengapa ia menyukai Sandra, wanita itu begitu tulus.


"Aku akan membawa kalian berdua, malam ini kita akan pergi, jika terlambat....."


"Jane tunggu mama di luar" ucap Sandra merasa curiga dengan alasan Kate membantunya.


walau Jane tak mengerti, ia menurut saja keluar dari ruangan tersebut


"Mengapa kau ingin membantuku??"


"Aku akan jujur, Nina sedang merencanakan pembunuhan mu"


"Astaghfirullah, wanita iblis itu...."Sandra menutup mulutnya, walau ia tahu Nina jahat, namun ia tak menyangka Nina menargetkan nyawanya.


yang lebih mengerikan adalah jika kedua anaknya berada di tangan Nina, masa depan apa yang akan di alami kedua anak kembarnya


"Jadi kau harus segera keluar dari tempat ini, aku mungkin bisa melindungimu sekali dua kali, Hanya saja tidak selamanya, jadi cara satu-satunya adalah kau harus pergi demi keselamatanmu"


"Tolong, tolong bantu aku keluar dari tempat ini Kate"ucap Sandra memegang tangan Kate


"Persiapkan dirimu, aku akan mengatur semua amalan ini. Ingat!!!! Apapun yang terjadi jangan menoleh atau kembali kebelakang.


Kau harus terus berjalan kalau perlu berlari sejauh mungkin dari tempat ini. Apa kau mengerti????" Sandra mengangguk, air matanya menetes, hari, takut dan bersyukur

__ADS_1


"Terima kasih Kate"


__ADS_2