Perjanjian Pernikahan

Perjanjian Pernikahan
Mencari Sandra


__ADS_3

Satu bulan kemudian


Alvaro sedang menghela nafas kesal.


semua tak sesuai harapannya.


ia tadinya ingin mengumumkan keberadaan Sandra paling lama satu bulan, namun sudah satu bulan berlalu, Alfaro masih mengumpulkan kekuatan untuk melawan keluarga istrinya.


Alvaro tak pernah menduga jika Lely akan menancapkan cakarnya dalam di perumahan keluarga Clift


entah siapa yang membantunya mendapatkan saham di perumahan Clift.


Ia tak pernah menyangka jika saham itu jatuh ke tangan Lely.


Di samping itu Ayaka juga memiliki saham dari Juan sebagai cucu satu-satunya keluarga Juan.


namun kini Ayaka bukan satu-satunya, Ada Sandra yang memiliki hak yang sama seperti Ayaka.


baik Ayaka maupun Sandra keduanya Alvaro sayang, namun entah mengapa ada perasaan yang berbeda yang tidak pernah ia rasakan pada Ayaka.


Apakah karena Sandra anak Firly wanita yang amat Alvaro sayangi, sementara Ayaka anak Lely???


entahlah.


yng jelas Alvaro selalu merasa tentram dan ada perasaan yang dalam yang sulit ia ungkapkan.


Di tempat berbeda


Praaaang


sebuah asbak terlempar, menabrak dinding dan hancur berkeping-keping, serpihannya langsung menyebar di lantai


"Kalian makan gaji buta.


mencari seorang wanita saja tidak becus" teriak Aidan marah.


Sejak mengetahui Sandra hamil, Aidan terus mencarinya, mengirim lebih banyak anakmbuahnya ke indonesia.


mereka bahkan ia sampai mencari ke pelosok negeri, namun Jejak Sandra Tan juga di dapat.


"Maaf Tuan, sepertinya nyonya Sandra tidak berada di Indonesia lagi"


"Lalu kemana dia???


Dia Tak memiliki keluarga"


"Nona Layla juga tak ada di Indonesia, kemungkinan besar Nyonya Sandra bersamanya" ucap seorang anak buah Aidan.


Samuel melirik sekilas.

__ADS_1


ia sudah menghapus rekaman CCTV bandara, sejauh ini aman.


kecuali seseorang yang ahli meretas bisa mengembalikan CCTV yang sudah di hapus itu, maka Aidan akan tahu dimana Sandra.


Samuel hanya berharap Sandra ya keluar ketempat keramaian saat ini.


jika tidak usahanya akan sia-sia


Beruntungnya keluarga Clift menyembunyikan Sandra dengan baik. Samuel sudah bisa menebaknya.


kemungkinan Alvaro sedang mempersiapkan untuk mengumumkan pada seluruh negeri jika Sandra putrinya.


sebelum itu Alvaro harus bisa meredam keluarga Wise, keluarga dair pihak istri nya saat ini


Samuel sudah mengirimkan. beberapa dokumen kelemahan keluarga Wise pad Alvaro tanpa nama.


Ia juga sedikit tenang karena sandal di kawal dua orang ahli di sampingnya, setidaknya saat ini aman


karena Sandra dikawal oleh dua orang kepercayaan Alvaro salah satunya adalah Catherine.


Samuel sendiri pernah berduel dengan Catherine sehingga ia tahu seberapa hebat wanita cantik itu.


"tuan muda kendalikan emosimu.


kita tidak gegabah atau keluarga lorentz akan tahu mengenai Sandra.


kau lebih tahu bagaimana keluargamu.


Tuhan jangan lupa bahwa keluarga Tuan adalah keluarga nomor satu di negara ini dan nenek serta kakekmu memiliki standar tinggi untuk cucu menantu mereka.


bahkan Anda tahu sendiri bahwa Karenina saja tidak bisa mereka terima saat Anda masih bersama dengan wanita itu"ucap Samuel berusaha menenangkan icon yang sedang.


aida membenarkan perkataan Samuel Ia hanya diam dan merenung


"kalian semua bubar dan cepat kerjakan apa yang tuan muda perintahkan"


"baik Tuan Samuel"ucap beberapa orang anak buah Samuel lalu mereka segera keluar dari ruangan tersebut


"saat ini anda baru kembali, belum saatnya membuat keributan yang memancing kecurigaan semua orang"


pintu ruangan diketuk seorang sekretaris masuk dengan wajah yang terlihat sedikit ketakutan karena ia mendengar Aidan yang marah besar pada beberapa anak buahnya


"Kau perlu rileks sekarang duduk dan minumlah lalu pikirkan cara bagaimana kau bisa mengamankan Sandra saat Sandra kita temukan"


"Astaga kau benar Sam terima kasih.


jika bukan karena kau aku sudah bertindak ke"


"tidak masalah tuan.

__ADS_1


kalau begitu saya akan kembali ke ruangan saya karena masih banyak yang harus saya kerjakan"


semua lalu pamit dan meninggalkan ruang kerja Aidan


"Maafkan saya tuan muda, saya melakukan ini karena anda salah.


jika memang Nyonya muda jodoh anda, pasti ada alamnya anda bisa bersatu" ucap Samuel dalam hati.


Di sebuah Villa keluarga Clift


Sandra terlihat sedang sibuk menggambar sketsa sebuah bangunan.


karena ia memilih tetap bekerja walau hanya di depan laptopnya.


Ia yang bertugas menggambar design bangunan.


"Gue jadi bertanya dalam hati, kenapa loe enggak nikah aja sama.si onta arab???


"Loe gila?????


Gue sama Ibra????


hahahaha" Sandra tertawa sendiri


"loh Apa salahnya???


Ibra ganteng mapan baik hati dan yang terpenting dia cinta sama loe, berbeda sama mantan suami loe yang gila itu"


"Layla bagaimanapun dia adalah papa anak gue"


"loe segitu cinta matinya sama pria itu???" selidik Layla menatap sahabatnya


"Bu...bukan begitu juga.


gue hanya takut loe kelepasan ngomong seperti itu saat anak gue udah lahir.


bagaimana pemikirannya nanti jika dia mendengar kalimat itu"


"ya ya aku salah. udah yuk gue lapar bener"ucap Layla mengalah


Beruntungnya Sandra memiliki sahabat seperti Layla


"Yang hamil siapa yang ngidam siapa"ledek Sandra lalu keduanya tertawa.


usia kehamilan Sandra sudah memasuki tiga bulan.


kalau Sandra terlihat ceria namun saat menjelang malam sering teringat Aidan.


iya menangis tanpa suara sambil memegangi foto pernikahan nya dengan Aidan.

__ADS_1


jujur Sandra sudah jatuh cinta pada Aidan.


__ADS_2