
Cathrine tidak menyukai keramaian ia memilih untuk berdiri di stand makanan dan mulai memakan makanan yang tersedia di atas meja.
"hai Catty, kejutan aku bisa melihatmu di sini" ucap Aidan menyapa Catty.
sekalipun mereka tidak begitu dekat, keduanya saling kenal karena mereka bersekolah yang sama sejak taman kanak-kanak
"hmmm.
by the way Selamat ya"
"Terima kasih" ucap Aidan singkat.
"Kapan kembali??" tanya Aidan lagi
"Baru awal bulan kemudian.
Kau sendiri??"
"Sama...,"
"Tuan muda, nyonya besar meminta anda menemuinya"ucapan seorang pelayan menghampiri Aidan
"Baik,.
Catty aku tinggal dulu ya.
enjoy the party" ucap Aidan
Catty duduk di sebuah bangku yang berada di ujung taman. ia asik menikmati cake hingga seorang pemuda duduk di depannya
Makan manis berlebihan di malam hari bisa membantu bulat seperti bola"
"Huh" ucap Catty cuek.
"Kau bisa ramah pada Aidan, tapi pada ku kau sangat jutek" protes pemuda itu membuat Catty memutar bola matanya malas
"Apa tuan Kendrick tidak ada kerjaan menggantung wanita penyendiri seperti ku????
"Kurang lebih, aku tidak tertarik pada pesta" ucap Kendrick
"Aku tak bertanya"
"Kau ...
dasar aneh"
"Kau yang aneh.
tanpa kau beritahu aku juga tahu
kau hanya tertarik pada pasien mu dan juga mayat untuk kau observasi"
"Cat, kau berkata itu seolah aku psikopat" protes Kendrick
"Aku bukan Cat...
namamu Cathrine.
__ADS_1
kau membuat mood ku buruk " gerutu Catty kesal.
hanya spot ini yang enak dan sedikit sepi, namun kini ada Kendrick yang seperti ngengat terus berdengung di telinganya.
Tiba-tiba Kendrick merebut cake yang separuh di makan oleh Catty dan memakannya.
catty ingin marah, namun kembali dia di buat kaget
Kendrick meminum minuman bekasnya
Artinya Kendrick mencuri ciuman pertamanya secara tak langsung
"Kau gila...."
Kendrick pria yang suka kebersihan tapi kelakuannya malam ini....
apa dia sudah hilang aka???
"Mungkin, ...."
"Astaga aku takut denganmu" ucap Catty bangkit lalu berjalan menjauh
Kendrick tertawa terbahak-bahak, puas sekali ia mengerjai Cathrine.
sudah lama ia tak melihat wanita galak itu, ia merindukannya.....
sekalipun galak, catty wanita yang baik hati.
"Loe masih naksir dia?????"
"Sok tahu" Dengus Kendrick malas
Mungkin istri politisi di negara ini.
empat tahun sudah Aidan baru kembali, pasti semuanya sudah berubah, termasuk beberapa elite politik yang berkuasa.
"Sayang, kemari....."
"Nenek"sapa Aidan sopan lalu menyapa kumpulan wanita itu dengan mengangguk sopan.
diantara mereka ada dua orang gadis muda.
salah satunya membuat Aidan diam matanya menatap wanita itu lekat
Nenek margareth tersenyum penuh arti.
ia tak pernah melihat cucuk kesayangannya menatap seorang gadis selama itu.
itu hanya terjadi dulu saat bersama wanita itu.
"Ehheeeemmmm" seketika Aidan tersadar dari lamunannya.
ia jadi malu sendiri karena semua mata kini memandang kearahnya penuh selidik
"Maafkan aku nek, aku..."
"Hahaha sepertinya cucuku terpana pada seseorang" ucap margareth membuat sang gadis yang di pandang oleh Aidan tersipu malu.
__ADS_1
"Pastinya, nona Ayaka sangat cantik dan menawan" timpal wanita sebaya neneknya
"Ayaka??? Dia putri paman Alvaro...
dia sudah tumbuh besar.
entah mengapa aku melihat sedikit kemiripan Sandra padanya.
sial semua orang pasti saat ini salah paham padaku" gumam Aidan dalam hati
"Ada apa nenek memanggilku??"tanya Aidan
"Nenek ingin memperkenalkan mu pada tamu-tamu kita, Beliau ini istri duta besar negara A......." Margareth mulai memperkenalkan satu persatu para tamu undangan. Aidan menyapa mereka satu-persatu dengan sopan.
"Dan ini Ayaka...
kau pasti tidak mengingatnya kan??
kalian beda usia tujuh tahun" ucap Margareth tersenyum penuh arti
"Dan di sebelah Ayaka adalah Milli dia putri gubenur saat ini"
"Sebaiknya anak muda bisa mengobrol dengan anak muda, daripada mendengarkan obrolan kita para ornagtua yang membosankan"
"Kau benar, Aidan bawa dua nona ini dan temani mereka okey"
"Baik nek" ucap Aidan tak mau membuat neneknya malu.
Aidan lalu mengajak kedua nona keluarga terpandang itu duduk di sebuah meja.
mereka berbincang di sana, lebih tepatnya kedua gadis itu seperti menginterogasinya.
menanyakan banyak hal semara Aidan hanya menjawab singkat
"Cih dasar gatel" ucap seorang gadis yang duduk tak jauh dari mereka
"Apa kau iri ingin berbicara dengan Aidan??
atau kau cemburu??"
"Kau lagi.
apa kau ngengat yang selalu mengganggu??"
"Ya aku ngengat yang akan mengikutinya kemana madu ku pergi"
"Sial, sepertinya malam ini hari sial ku kalau begitu"
"Apa kau mau ku ajak bergabung dengan Aidan dan adik tercintamu???"
"Kendrick stop menggangguku.
urus urusanmu sendiri.
aku tak suka keramaian dan aku bukan gadis seperti mereka" Dengus Catty kesal.
jika bukan di pesta saat ini sudah dipastikan Catty akan menendang Kendrick karena membuatnya kesal.
__ADS_1
ia bukan type penyabar.
apalagi orang itu adalah kendrick, pria yang selalu membuatnya kesal.bukan main di setiap perjumpaan mereka.