
Dua hari sudah Alvaro dan keluarganya menginap di villa peternakan, banyak yang mereka lakukan.
dari bermain dengan domba, berkuda maupun memerah api.
sayangnya Sandra tak diperbolehkan naik kuda sebab Dia sedang hamil.
sehingga ia hanya bisa melihat proses pemerahan susu, memprosesnya sampai pembuatan keju.
Sandra sangat senang, ia sangat antusias mengetahui semua prosesnya dari awal.
tak sia-sia mereka ikut ke peternakan dan melihat semua.
Sandra juga belajar cara membuat keju.
selama ini hanya bisa makan tanpa tahu bagaimana prosesnya.
Beberapa kali terlihat Aidan yang berkuda di sekitar peternakan keluarga Clift.
Sandra tahu Aidan sengaja melakukan itu.
bahkan saat semua orang sudah tertidur di kejauhan ia melihat seseorang berkuda melintas dan berhenti lama memandang ke arah vila.
Sandra yakin itu adalah Aidan.
Sebab pria itu hanya berdiri menatap ke arah kamarnya, setelah dua jam lebih, pria itu pergi dan akan datang saat menjelang pagi.
Sandra awalnya mengira itu orang jahat, namun ia hapal bahasa tubuh pria itu dan cara pria itu jalan, walau ia tak bisa melihat jelas wajah pria itu
seperti malam ini, ia kembali melihat pria itu.
"Ya Allah apa yang harus aku lakukan????
Haruskah aku memaafkan mas Aidan???
tapi aku takut tersakiti lagi, aku takut kecewa untuk kesekian kalinya" gumam Sandra berdiri di balik tirai sambil memegangi perutnya yang kini sudah terlihat membuncit
__ADS_1
Keesokan harinya
Semua orang sudah duduk di meja makan menikmati sarapan pagi mereka, sandra terlihat murung hanya mengaduk-aduk sarapan paginya, wajahnya juga terlihat pucat dengan lingkar hitam di bawah matanya
"Sayang apa kau tidak enak badan???"tanya alvaro meletakkan punggung tangannya di kening Sandra
"Aku baik-baik saja pa, aku hanya tak berselera makan"ucap Sandra membuat gerakan makan semua orang terhenti
"Sekalipun kau tak berselera, baby gemoy dalam perutmu butuh makan"ucap layla
"Benar, baby cubby keponakanku butuh asupan banyak agar dia sehat dan cepat melihat dunia" timpal catty membuat sandra menyendok makanannya,
SAndra tak mau orang-orang yang menyayanginya khawatir padanya.
Setelah Sarapan Alvaro membawa mereka menuju sebuah tempat yang letaknya berada di desa sebelah.
Catty juga belum pernah kesana, sebab ia sibuk menimba ilmu dan berlatih beladiri dengan pasukan khusus milik keluarga clift.
"Pa kita mau kemana???"
"Ah Catty, apa kau ingat bibi Rosa??? Beliau Sudah kembali dan tinggal di desa sebelah"
"Beliau hanya ingin menghabiskan mata tuanya di perkebunan apelnya, jadi ladies..
bersiap-siaplah memetik buah apel dan juga strawberry segar di sana"ucap alvaro membuat layla dan Sandra serta Catty berbinar senang. Mereka sudah tak sabar tiba di perkebunan bibi Rosa.
Alvaro senang, ternyata saran james memang benar.
Menyenangkan wanita tak harus membawa mereka ketempat mahal, namun ketempat yang indah dan membuat hati mereka tentram mereka juga akan bahagia.
Sebelumnya Alvaro sendiri yang menghubungi adik mamanya itu, Rosa tidak memiliki anak, sejak suaminya meninggal, ia memtuskan menjanda seumur hidupnya.
Rosa hanya memiliki seorang anak angkat yang lebih suka hidup di pedesaan dan menjadi petani.
Saat memasuki sebuah halaman luas, mereka di sambut seorang wanita baya yang berdiri di sebuah pondok yang cukup besar. Di sebelahnya David putra angkat Rosa ikut menyambut
__ADS_1
"Bibi Rosa...."
"oh my boy Alvaro, kau sudah tua" ucap Rosa membuat layla, catty dan Sandra tertawa
"Ah bibi, tentu saja aku tua, aku sudah akan menjadi kakek"ucap alvaro sombong
"ah ya? Apa Catty menikah?"
"Nenek apa kabar??' Catty langsung memeluk Rosa, terlihat mereka sudah saling kenal
"Nenek, aku belum menikah, yang punya anak adalah saudariku Sandra..."ucap Catty menggandeng Sandra
"Kau... Sandra putri Firly. Ya Tuhan kau cantik seperti mamamu" puji Rosa
"Nenek Rosa" sapa Sandra mencium punggung tangan Catty, Catty sangat tersanjung dengan sopan santun Sandra, sekalipun ia sudah menetap di negara X namun Sandra tak akan melupakan tata krama timur yang sudah mendarah daging dalam dirinya
"Alvaro, putrimu... Sungguh manis sekali" ucap Rosa memeluk Sandra
"Tentu saja, dia mewarisi gen ku" ucap Alvaro sombong
"Tapi aku ingat dulu saat masih muda kau menyebalkan" ucap Rosa membuat semua orang tertawa
" Lalu gadis kecil ini siapa???'tunjuk Rosa pada Layla
"Nenek, dia sahabat karibku, namanya layla"
"Hallo Nenek, sala, kenal" ucap layla mencium tangan Rosa. Ia menatap Layla dan sandra. Keduanya sangat sopan. Rosa belum pernah di perlakukan seperti itu
"Kalian dari negara yang sama???"
"Iya nenek kami berasal dari indonesia" ucap Sandra
"Ma, apa mama mau menyambut tamu kita sambil berdiri di teras sepeti ini?? Protes David membuat Rosa tersadar
"Ya tuhan mama lupa.
__ADS_1
Para gadis, perkenalkan namanya David dan di single menahun, jika kalian punya teman single tolong bantu nenek mengenalkan pada David.
Nenek takut dia membujang sampai tua. Dia hanya mencintai kebun apel dan strawberry nya saja" gerutu Rosa membuat David hanya nyengir dan menggaruk kepalanya yang tak gatal.