Perjanjian Pernikahan

Perjanjian Pernikahan
Belum Bisa Menerima


__ADS_3

Sandra memeluk Erat Alvaro, ia tak mengatakan apapun hanya menangis. Alvaro merasa hatinya terluka melihat putri kandungnya begitu menderita.


Ia mengelus puncak kepala Sandra dan mencium kening putrinya itu berkali-kali


"Jangan bersedih, jangan bersedih ada papa disini. Papa akan melindungimu" ucap Alvaro dengan suara tercekat ingin nangis .


Alvaro merasa gagal menjadi seorang papa karena tidak bisa melindungi putrinya sendiri.


Semua orang memilih meninggalkan mereka berdua agar Sandra lebih leluasa


Akhirnya tangis Sandra reda, Alvaro bisa melihat jika putrinya terlihat lebih kurus dari beberapa waktu lalu saat mengunjunginya


"Apa kau sehat??? Apa kedua cucu papa sehat disana???


Sayang sekalipun kau sedang ada masalah, makan dan penuhi gizi anak-anak mu, mereka butuh itu.


Apa kau mau anak-anak mu kurus kering seperti lidi saat keluar nanti????" tanya Alvaro sambil berseloroh mencairkan suasana


"Tidak pa , aku makan dengan benar"


"Itu baru putri ku. Maaf papa telat mengunjungimu nak"ucap Alvaro sedih


"Sandra tidak keberatan pa. Papa juga sedang sakit"


"Siapa bilang aku sakit??? Aku sangat sehat dan bisa menggendong kedua cucuku bantu dengan kedua tanganku ini" ucap Alvaro membuat Sandra tertawa kecil.


"Putriku yang malang, ya Tuhan, apa yang harus ku lakukan??? Apakah dengan memisahkan putriku dari pria itu adalah pilihan terbaik atau...."


"Pa... Kok papa malah bengong, ayo masuk kok kita jadi berdiri disini" ucap Sandra mengandeng manja Alvaro. Ia bahagia Alvaro mengunjunginya. Rasanya sedikit beban di bahunya terangkat.

__ADS_1


Ia merasa kuat sebab papanya disini.


"Apa kau tahu Catty dengan pria kutu buku itu???" tanya Alvaro setengah berbisik.


Sandra tertawa kecil, di depan ana terlihat Catty sedang duduk dengan Kendrick di satu sofa, keduanya terlihat memancarkan cinta.


"Cie bilangan aja papa cemburu kan???" ledek Sandra


"Huh, dia tak pantas menjadi menantuku" gerutu Alvaro masih belum menerima Kendrick dekat dengan putrinya


"Ken baik pa, dia bahkan serius dengan Catty.


Restui mereka ya????


Jika suatu saat mereka menemukan kendala, kami hanya ingin papa menjadi tempat kamu bersandar" ucap Sandra tersenyum tipis


"Hahaha ya bukan begitu, maksud Sandra..."


"Papa hanya bercanda sayang. Tentu saja papa akan selalu ada untuk ketiga putri papa" ucap Alvaro sedikit sedih jika mengingat hubungannya dengan Ayaka kini.


putri bungsunya itu kini tak pernah manja lagi dengannya, bahkan menjaga jarak.


Alvaro tidur saat Ayaka manja dengannya


"Papa sedang memikirkan Ayaka ya?????


percayalah pah waktu akan menjawab semuanya.


suatu saat Ayaka akan tahu jika orang yang sangat menyayangi Ayaka adalah papa.

__ADS_1


saat ini Ayaka hanya sedang terbawa emosi dan juga diliputi rasa cemburu karena keberadaan ku.


tapi aku yakin cepat atau lambat dia bisa berdamai dengan dirinya sendiri.


jadi Papa tidak perlu memikirkan Ayaka terlalu dalam.


kedewasaan akan mengubahnya suatu saat nanti pa"


ucap Sandra bijak membuat Alvaro sedikit lega.


"apa yang akan kau lakukan ke depannya nak????" tanya Alvaro tiba-tiba


"Aku juga tak tahu pah apa yang harus aku lakukan aku ingin marah ingin berteriak ingin memaki tapi ini semua bukan kesalahan Aidan murni.


iya bertindak seperti itu karena ia sedang sakit ia tak mengingat siapa aku.


jika dikatakan aku tidak sakit hati itu bohong pah aku sakit aku terluka dengan sikap Aidan tapi..."


"Papa mengerti ini sebuah dilema di satu sisi dan kehilangan memorinya tentangmu namun di sisi lain dia melakukan hal-hal bodoh karena kehilangan memori itu namun satu yang Papa takutkan dia melakukan sesuatu yang akan mencelakai mu.


Papa tak akan bisa memaafkan diri Papa Jika sesuatu yang buruk terjadi padamu nak.


kau sudah lama menderita seharusnya Papa kini yang harus melindungimu. namun orang tua ini memiliki keterbatasan sehingga Papa malu padamu"ucap Alvaro menunduk lesu


"tidak papa sudah banyak membantuku. Aku percaya sekalipun mas Aidan melupakan memorinya tentang aku ia tak akan mencelakai ku pa Sebab di sini ada anaknya"


"apa dia tahu jika kau mengandung anak kembar????"


tanya Alvaro pada Sandra dengan mimik wajah serius

__ADS_1


__ADS_2