Perjanjian Pernikahan

Perjanjian Pernikahan
Penyakit Aidan


__ADS_3

Alvaro merasa kasihan pada putrinya, Baru saja meneguk manisnya kebahagiaan pernikahan, kini suaminya harus di rawat.


Ternyata selama ini Aidan mengalami sebuah trauma psikis yang selama ini ia derita sejak kecil.


Sandra sampai menangis mendengar penuturan Kendrick, begitu juga Catty, mereka memang tahu jika Mama kandung Aidan tak menyukai putranya itu karena hasil pernikahannya yang pertama dengan pria yang ia tak cintai, namun mengapa kemarahan dan keputusan itu ia limpahkan pada Aidan


Salah apa Aidan harus menanggung penderitaan itu??


Harusnya sebagai ibu Selina bisa bijak, ia tak menyukai mantan suaminya, tapi Aidan disini tidak bersalah


#Flash Back


Aidan mengalami penyiksaan secara psikis maupun mental. Ia bahkan tak pernah dianggap anak. Bukan itu saja, Aidan pernah di sekap di kamar mandi di kamar nya hanya karena Aidan merengek meminta sepatu, bukan Masalah sepatu nya, tapi Selina membenci anak itu dan ingin meluapkan kekesalannya pada Aidan


Aidan juga di asuh oleh seorang pengasuh, namun bukan perlakukan yang lebih baik yang ia terima, bahkan lebih buruk.


Melihat majikanya tak menghiraukan Aidan, pengasuh itu ikutan menyiksa Aidan, karena menjadi pengasuh Aidan ia tak pernah mendapatkan bonus seperti pengasuh Jordan. Kecemburuan, iri hati dan benci membuat pengasuh itu bahkan tega mencubit, memukul, dan memberi Aidan obat tidur serta obat depresi sehingga kejiwaan Aidan kecil terganggu

__ADS_1


Tuan besar dan nyonya besar Lawrence yang mengetahui itu murka, Mereka segera membawa Aidan ke rumah sakit, setelah luka luar Aidna sembuh, Kakek dan nenek membawa Aidan ke psikiater untuk menjalani terapi kejiwaan.


Satu tahun Aidan baru bisa kembali normal, walau trauma itu masih membekas di hati nya.


Aidan jadi phobia dengan obat dan juga kamar mandi gelap.


Mengenai kabar pengasuh bengis itu tak ada yang tahu, Seperti di telan bumi, banyak yang menduga Pengasuh itu sudah di habisi oleh keluarga Lawrence sebab berani mencelakai cucu pertama keluarga itu, namun ada juga yang mengatakan wanita itu di kirim ke rumah akit dan dijejali obat yang sama yang ia berikan pada Aidan sehingga wanita itu gila tak bisa membedakan kenyataan dan halusinasi.


Sementara untuk Selina, Jaret dan Margareth melarang Selina menginjakkan kaki di mansion utama dan tidak di perkenankan bertemu Aidan.


Beruntung nyonya White yaitu mama dari kendrick seorang psikiater hebat, ia bisa menyembuhkan Aidan walau trauma itu akan muncul kembali jik Aidan stress dan panik berlebihan.


Kini trauma itu terbawa sampai Aidan dewasa.


#Flash Back Off


"Apa bisa minta tolong mama mu menghilangkan kepanikan Aidan saat ini??"tanya Sandra penuh harap

__ADS_1


"Maaf kakak ipar, mamaku dan papaku sedang tidak ada di negara ini, mereka sedang keliling Eropa menikmati masa senja mereka"ucap Kendrick


"Lalu apa yang harus kita lakukan????"ucap Sandra lirih


"Kita hanya bisa berharap Aidan bisa mengontrol pikiran ya agar relax, aku sudah memberikan obat yang biasa ia minum, jadi kakak ipar Jagan khawatir, Aidan akan segera membaik" ucap Kendrick berbohong.


Sebenarnya obat yang Kendrick biasa resep kan sudah tak mempan lagi untuk Aidan, bahkan Aidan mengkonsumsi obat itu dua kali resep biasa, sehingga berpengaruh pada mobilitasnya.


"Ya Tuhan , apa yang harus ku lakukan????" Ucap Sandra dengan suara parau dan mata berkaca-kaca ingin menangis


"Sabar Sis, pasti ada jalan" ucap Catty memeluk saudaranya berusaha menenangkan, ia melempar pandangan pada Kendrick, Catty merasa Kendrick menyembunyikan sesuatu.


Namun Catty tak bisa menanyakan itu di depan Catty sebab Catty tahu jika Kendrick melakukan itu demi menenangkan Sandra.


Sandra duduk di sisi ranjang Aidan sambil menggenggam tangan Aidan erat, Aidan satu jam lalu di beri obat penenang dan kini ia tertidur pulas seolah tidak sakit apapun, hanya bibirnya saja yang pucat.


Catty membiarkan Sandra berdua dengan suaminya, yang terpenting saat ini ingin mencari tahu keadaan yang sesungguhnya.

__ADS_1


__ADS_2