
"Brian, lepaskan Samuel"ucap Alvaro karena melihat Brian belum rela melepaskan Samuel, ia tak mau kalah.
Sementara di ruang keluarga Ayaka terlihat sangat shock, ia masih terbengong sambil bergumam pelan
"bagaimana mungkin
Tidak mungkin, ini bohong
Tidak mungkin....
DIa.... Tidak mungkin" gumam Ayaka berulang-ulang
"Ayaka, Ayaka sadarlah nak" ucap Alfa lembut mengguncang tubuh Ayaka yang terlihat shock.
Alfa tahu dari Lely jika Ayaka menyukai Aidan.
Bahkan beberapa waktu lalu Ayaka bercerita jika ia kencan dengan Aidan, masih teringat betapa ceria dan senangnya Ayaka menceritakan itu.
Namun kini Ayaka di tampar kenyataan pahit, bahwa Aidan adalah suami dari kakak tirinya sendiri, betapa menyakitkan baginya
"Paman, katakan ini semua bohong
Sandra bukan istri tuan muda lawrence kan??
Ini semua mustahil, kalian pasti bercanda kan???" ucap Ayaka meneteskan air mata, hatinya hancur.
mimpi-mimpi nya sirna.
"Ayaka sadarlah nak, itu semua belum jelas" ucap Alfa menenangkan
"Bawa Ayaka ke kamarnya, sepertinya dia shock"ucap Mona tenang.
Mona tahu tentang Ayaka, tidak ada yang luput dari penglihatan nya.
Ia juga tahu maksud nyonya tua lawrence mengundang Ayaka ke kediaman utama keluarga Lawrence, namun saat itu Mona hanya diam.
Tidak setuju tidak juga melarang.
Kini kenyataan baru membuat Mona lega, bukan Ayaka yang harus menjadi wanita nomor satu di negara ini, tapi Sandra.
__ADS_1
Walaupun Ayaka juga cucunya, namun dalam darah Ayaka mengalir darah keluarga Wise, keluarga licik dan keji.
Jika Ayaka memiliki kekuasaan itu bisa baik atau mungkin akan menjadi buruk bagi keluarga Clift.
Tak mungkin Lely tidak mengatakan kekuasaan itu, Alasan itulah mengapa Mona seolah menutup mata dengan perbuatan Nyonya tua lawrence, sebab ia sendiri tak yakin harus setuju atau tidak.
"Huh, jangan bertingkah seolah mama khawatir dengan Ayaka, yang kulihat mama sudah berubah.
Oh ya, melihat reaksi mama sepertinya kalian semua sudah tahu siapa suami Sandra???
Aku seperti orang luar yang tak tahu apapun.
Kalian membodohi ku" gerutu Alfa mengepalkan tangannya
"Kau yang tak memberi kami kesempatan untuk memberitahumu Nak.
kau datang dan langsung menemui Lely dan Ayaka hanya karena kau mendengar cerita mereka.
kami orangtuamu, tidak kan kau menghargai kami dan menanyakan pada kami??
apa kau juga merundingkan pada kami saat beberapa waktu lalu kau membuat keputusan sesaat setelah kau kembali.
Apa penghormatan darimu ??? Apa keperdulian mu??. yang kau tunjukkan padanya ketidakpedulian, kemarahan, kebencian.
Saham yang kau punya itu seharunya milik Alvaro separuhnya dan kau hanya punya sepuluh persen.
Namun kakakmu yang baik itu bahkan memberikan sepuluh persen lagi padamu sebagi tanda sayangnya.
Perusahaan kita terus berkembang ditangannya, dia memiliki saham lebih besar darimu karena usahanya. Karena kami hanya memberi kalian sepuluh persen masing-masing."ucap Mona dingin
"Aku...."
"Saat kau diminta menjadi pewaris karena Alvaro tidak menginginkannya, kau memilih duniamu, ugal-ugalan hingga akhirnya kecelakaan
Kontribusi apa yang kau berikan???
tidak satupun. Tapi dia .. Kakakmu
selalu berusaha menghiburmu, walau kau abaikan dan melimpahkan kesalahan pada kamu semua , seolah apa yang terjadi salah kamu.
__ADS_1
DIa kakakmu yang menyayangimu sepenuh hati.
Alvaro tidak berhak kau perlakukan seperti itu nak, tidak pantas, sungguh tidak pantas" ucap Mona menangis sesenggukan,
JUan menggeleng pelan, ia ingin ikut memarahi, namun melihat istrinya menangis Juan urung.
Lagi pula apa yang ia ingin sampaikan sudah di sampaikan oleh Mona.
Juan membantu mona bangkit,
"Satu lagi, kami juga baru tahu jika suami Sandra adalah Aidan"ucap Juan lalu membawa istrinya kembali ke kamar mereka.
Ya mereka baru tahu bukan saat ini. Namun biarlah Alfa berfikir seperti itu. Tak ada bedanya apa yang Alfa pikirkan
Mona dan Juan sudah terlanjur sangat-sangat kecewa dengan putra bungsunya.
Juan tergugu diam.
Ia sangat terpukul dengan perkataan Mona.
Tapi ia punya alasannya sendiri, Alasan yang belum saatnya ia katakan.
"Maafkan aku ma, pa, kakak.
Aku sudah terlanjur melangkah dan tak bisa kembali.
Suatu saat aku harap kalian mengerti." ucap Alfa.
Alfa membawa Ayaka yang terlihat shock.
Alfa lebih memilih membawa Ayaka ke kediaman Alvaro, Lely lebih bisa mendengarkan Ayaka di banding dirinya.
Sementara gerbang kediaman keluarga Clift dimana mobil Aidan terparkir.
Aidan meletakkan sandra di kursi penumpang, namun Samuel segera menyuruh Aidan ikut masuk ke kursi penumpang, Catty tanpa di minta ikutan masuk duduk di samping supir
"Kau, ngapain ikut"
"Sandra saudariku, jika kau keberatan..."
__ADS_1
"Jalan"ucap aidan tak ingin banyak komentar, prioritasnya saat ini adalah Sandra, Aidan meminta Samuel membawa mereka ke rumah sakit keluarga kendrick, tak lupa ia sudah menghubungi kendrick.