Perjanjian Pernikahan

Perjanjian Pernikahan
Keanehan Aidan


__ADS_3

Aidan sudah di perbolehkan pulang karena kondisinya sudah baikan, namun Jaret masih terlihat khawatir.


Hanya Aidan tumpuan hidupnya, penerusnya, sekalipun ia memiliki cucu lain dari Selina dan Ruth


Yaitu Rendy dan Jordan, namun tetap aja bagi Jaret Aidan kandidat terbaik sebagai kepala keluarga Lawrence.


Aidan memiliki pembawaan tenang, mampu bersikap lembut dan bisa juga tegas di waktu yang sama. Aidan mempu membaca situasi dan iklim bisnis, ia juga mampu memprediksi kemana angin bisnis berhembus dan memanfaatkan peluang yang dia lihat. Kemampuan itu tak ada baik di diri Jordan maupun Rendy cucu Jaret yang lain.


Rendy lebih suka berkeliling dunia, sebagai penulis Rendy lumayan sukses, Rendy tak memiliki obsesi menjadi pemimpin sebab ia lebih suka hidup santai tanpa bebas, sekalipun Ruth dan Melvin berharap lebih dari putra satu-satunya itu,


walaupun sukses sebagai penulis namun belum tentu sebagai pemimpin perusahaan ia bisa sukses juga.Jaret ingin bersikap adil pada ketiga cucunya, ia sudah menanyakan pada Rendy, namun Rendy sudah menolak tegas saat Jaret bertanya bukan hanya sekali namun beberapa kali


Sedangkan Jordan...


Entahlah, Jaret merasa tak rela perusahaan jatuh kentangan Jordan sebab Jordan anak dari Andy Kelly.


lagi pula Jordan berkata tak memiliki minat dalam bisnis, anak itu lebih suka bergaya di depan lensa kamera.


Jaret sangat malu memiliki cucu seorang model, baginya itu mencoreng nama baik leluhurnya. Berkali-kali Jaret melarangnya, namun anak itu selalu mendapatkan cara utuk melakukannya. Sekalipun begitu Jordan anak yang baik dan sangat menyayangi keluarganya, dia juga sosok yang sangat penyayang itulah mengapa Jaret tak pernah benar-benar marah padanya.


Jika saja ia tahu bahwa akan sulit nantinya mencari pewaris, harusnya ia memiliki anak lebih dari dua agar ia tidak kesulitan seperti saat ini, hanya berharap pada Aidan.


Seminggu sudah Aidan di rumah, kondisinya mulai membaik, walau ia sakit kepala itu hanya sebentar saja, namun ada yang terlihat aneh, perubahan besar yang tanpa Aidan sadari, ia mulai terlihat gelisah. Terkadang Sandra mendapati Aidan sedang termenung duduk sendirian, entah apa yang Aidan pikirkan.

__ADS_1


Setiap malam Aidan juga seperti mimpi buruk, namun saat di tanya ia tak mengatakan apapun.


namun ia kini sering terlihat tak konsentrasi jika di tanya dan murung


Sandra sampai mencoba berbicara dari hati ke hati namun hasilnya Aidan tetap bungkam seribu bahasa, Dalam hati Sandra merasa ada yang salah dengan suaminya, ia seperti bukan Aidan yang Sandra kenal.


Seolah sosok nya disini namun raganya melayang entah kemana.


Siang ini Sandra memiliki janji temu dengan Kendrick diluar, Sementara Aidna sudah berangkat kerja sejak pagi.


Ada malah Yaang mengganjal di hati Sandra prihal Aidan. Ia ingin berkonsultasi langsung pada Kendrick. Ditemani Catty Sandra bertemu dengan Kendrick di sebuah cafe.


Saat tiba dokter tampan itu sudah tiba duluan, ia tak melihat kedatangan Sandra dan Catty sebab asik dengan ponselnya


"Di sangat tampan" ucap Catty yang terpana melihat Kendrick berpakaian santai dengan memakai t-shirt berwarna putih dan kacamata hitam bertengger di hidungnya yang tampan, baik Aidan DNA kendrick memiliki ketampanan berbeda.


Kendrick memiliki bola mata berwarna hijau jambrut, membuat siapapun yang memandangnya terpana,


"Terus apa lagi yang buat loe ragu??" ucap Sandra membuat Catty gelagapan sadar sudah salah bicara


"Apa sih??"ucap Catty tersipu namun sorot matanya terus menatap Kendrick.


"Cie merona wajahnya ketahuan naksir tapi jual mahal" ledek Sandra cekikikan

__ADS_1


"Apa sih, emangnya barang apa pake jual jual segala" bantah Catty


"Kalian cocok, nanti keburu dokter Ken nya di gondol orang" goda Sandra berhasil membuat wajah Catty makin merona merah


"Ikan asin kalau di gondol" saut Catty cemberut melihat Sandra tertawa puas.


"Hai para gadis cantik, kayanya seru banget sampai tertawa-tawa begitu"


"Maaf kami telat Ken, tadi Catty berdandan nya lama katanya biar kelihatan cantik"


"Fitnah itu, Sandra kau menyebalkan"


"Catty enggak harus dandan sudah cantik Di Mataku" ucap Kendrick membuat wajah Catty seperti tomat matang, merah


"Aku mau ke toilet, permisi"


"Saudariku malu tapi senang kau puji Ken"


"Itu kenyataan, dia selalu cantik di mata gue" ucap Kendrick melirik kearah Catty yang menunduk meninggalkan meja Kendrick.


"Jadi apa yang mau kakak ipar bicarakan???"


"ini.... ..

__ADS_1


__ADS_2