Perjanjian Pernikahan

Perjanjian Pernikahan
Mencari Sandra


__ADS_3

Dua jam kemudian, sebuah mobil memasuki pelataran kediaman Aidan, nampak Aidan turun dengan matar mengantuk ia berjalan masuk di ikuti Samuel.


Keduanya berwajah lelah dan mengantuk


Samuel langsung berjalan menuju kamarnya, sementara Aidan berjalan menuju kamar utama.


Ia melihat kamar itu menyala mengira jika Sandra belum tidur


"Mengapa kau belum tidur??" tanya Aidan ketika membuka pintu kamar, Sepi dan masih terlihat rapih. Tak ada tanda-tanda Sandra pernah masuk ke ruangan itu,


Aidan memeriksa toilet, namun ia tak melihat Sandra lalu ke beranda, hasilnya sama.


Aidan menepuk keningnya, sebelum ia pergi tadi sempat bertengkar dengan Sandra dan meminta perpisahan....


"Kemana wanita itu???


Apa dia sudah setuju bercerai dan memulai pisah kamar denganku??" gumam Aidan,


Ia segera membersihkan diri sebelum tidur.


Setelah berganti pakaian, Aidna naik ke atas ranjang.


namun sudah sepuluh menit matanya terpejam, k masih belum bisa tertidur.


Pikirannya melayang mengingat tangis Sandra. Kesedihan dan ...


Aidan membuka matanya dan bangkit dari ranjang, ia memakai piyamanya lalu berjalan keluar menuju ruang tamu, namun ia tak mendapatkan Sandra di sana.


keadaan ruangan itu tetap sama rapih,


Aidan lalu berhenti di depan kamar Catty, ia terlihat ragu.


"Apa Sandra ada di kamar Catty??" gumamnya.


baru saja ia ingin mengetuk pintu kamar Catty seorang pelayan yang melintas menyapa Aidan


"Malam tuan muda"


"Ah malam..."


"Tunggu, apa istriku tidur dengan saudarinya???" tanya Aidan canggung

__ADS_1


"Nyonya muda di bawa pergi beberapa jam lalu, sepetinya kondisinya tidak baik-baik saja Sebab...."


"Siapa??? Siapa yang membawa istriku??"tanya Aidan panik


"Nona Catty bilang bahwa jangan harap bisa bertemu dengan nyonya muda lagi, ia akan mengirim surat perceraian nanti" ucap Si pelayan ketakutan karena melihat Aidan yang marah


"Cattyyy sialan,, bagaimana dia bisa membawa istriku??"


"Tuan....


Setelah anda pergi nyonya terus menangis, kamis semua tak ada yang berani mendekati.


kami merasa sangat kasihan pada beliau.


Setelah nona Catty datang, nyonya masih menangis dalam pelukan nona Catty, sampai kami membawa nyonya untuk beristirahat di kamar nona Catty.


nona Catty marah setelah tahu yang terjadi, tak.lama Tian White dan mama nya datang, mereka tak lama kemudian membawa nyonya muda dengan ambulance" terang pelayan itu.


Aidan segera menuju kamarnya berganti pakaian lalu menggedor pintu kamar Samuel.


Samuel yang saat ini belum tertidur langsung membukanya pintu dengan kesal


"Tuan muda bukankah Sandra sebentar lagi tidak menjadi istri anda, Anda juga mengatakan pada Sandra bahwa anda tak mencintainya dan dengan lantang mengatakan mencintai wanita itu


Jadi mengapa kini anda perduli dimana Sandra??? Ucap. Samuel sinis


"Dia masih istriku"


"Bentar lagi bukan istri mu" ucap Samuel membuat Adian kesal


"Samuel..."


"Apa yang ingin kau lakukan???


Bukankah seharusnya kau senang Sandra pergi tanpa kau usir??? Bukankah harusnya kau semangat sebentar lagi kau bisa bersatu dengan wanitamu???


Apa yang kau ingin Aidan???


Apa kau mau menyakiti Sandra dan mempertahankannya di tangan kananmu sementara tangan kirimu memeluk wanita lain?????


Apa kau masih bisa di bilang manusia?????

__ADS_1


betapa egoisnya kau...


Kau menyakiti wanita yang amat sangat baik itu.


Dia wanita yang sedang mengandung anakmu, sekalipun kau lupa ingatan, kau masih manusia bukan???? kau masih punya hati nurani????


kemana perginya logikamu Aidan???


Bagaimana kau tega menyakiti perasaannya saat hamil besar begini??? Disaat suami lain siaga dan perhatian dengan istri yang hamil besar kau malah membuat hatinya hancur berkeping-keping "


"Sam, aku...."


"Gue bicara ini bukan sebagai bawahan loe, tapi sebagai sahabat.


Loe emang luap ingatan, tapi otak loe belum mati kan untuk berfikir dan bertindak secara logis.


Jika terjadi sesuatu pada Sandra, ...


Gue kecewa sama loe Aidan, sangat kecewa" ucap Samuel mengambil kunci mobilnya lalu menuju rumah sakit milik keluarga White.


Aidan menyusul di belakang Samuel, kedua pria itu mengendarai mobil mereka masing-masing


Setibanya di rumah sakit mereka langsung menanyakan keberadaan Sandra pada resepsionis, namun Sandra tidak berada di rumah alit itu lagi, dengan kata lain Sandra sudah di bawa pulang.


Kendrick yang saat ini sudah berada di kediamannya dengan malas menerima panggilan masuk dari Aidan.


"Ken... Sandra...


Katakan kemana Sandra????"


"Tuan muda Lawrence...


Sandra bukan istriku, bukan kekasihku, bukan juga saudariku. Mengapa kau menanyakan prihal Sandra padaku???? Seharusnya kau sebagai suami lebih tahu dimana Sandra"


"Ken... Aku tahu kau Edang mencibirku, memakiku.


Aku ingin bertemu Sandra"


"Aidan , Aidan, kau lucu.


aku beneran gak tahu kemana Sandra, sekalipun aku tahu, aku tak akan mengatakan dimana ia sebab bertahan di sampingmu hanya membuat Sandra menderita" ucap Kendrick lalu memutuskan panggilan telepon itu.

__ADS_1


__ADS_2