Perjanjian Pernikahan

Perjanjian Pernikahan
Rencana Margareth


__ADS_3

Keesokan Harinya


Aidan dan keluarganya sedang menikmati sarapan pagi mereka, hingga nenek margareth buka suara


"Aidan, nenek lihat kau tertarik pada nona muda keluarga Clift" ucap Margareth membuka Pembicaraan


"Siapa???


Clift??? putri Alvaro Clift dan Lely Wise??????" tanya Jaret menimpali istrinya.


Jaret Memnag sudah mendengar desas-desus jika putri Alvaro nona mudy tercantik di negara ini.


"Benar suamiku, dia gadis yang cantik dan anggun.


sepetinya cocok dengan cucu kita yang kaku ini, saling melengkapi"3


"Nek, aku tak ingin masalah pribadiku di ganggu


"Tapi tak ada salahnya kau mencoba mengenal.


jika nantinya tak cocok juga tak masalah kan??


atau kau sudah punya calonmu sendiri???" tanya Margareth memicingkan matanya.


Selena hanya menolak sekilas tanpa ekspresi.


ia tak mengatakan apapun


"Kak kau menyukai Kak Ayaka atau kak Catty???


Ayaka memang cantik tapi dia arogan dan Catty...


dia wanita yang anggun" ucap Jordan menyela.


ia tidak. menyukai Ayaka.


"Jordan...." Selena memeringati Jordan untuk menutup mulutnya


"Itu kenyataannya. Ayaka itu sombong" jawab Jordan tegas


"Anak kecil, sekolah yang benar jangan kerjaan mu memerhatikan wanita" ucap Aidan


"Aku berbicara kenyataan"protes Jordan

__ADS_1


"Ayaka memiliki semua hal yang tidak di miliki gadis muda lainya.


mungkin itu yang membuat banyak orang iri" timpal Ruth Yang sejak tadi diam


"Bibimu benar.


wajar Ayaka sombong karena dia memang cantik, terpandang dan memiliki latar belakang pendidikan yang baik" timpal Margareth.


ia sedikit tak suka Ayaka di banding-bandingkan dengan Catty.


sekalipun gadis itu baik, namun latar belakangnya tidak bagus.


Catty hanya anak angkat keluarga Clift.


untuk bersanding dengan Aidan, harus wanita dari keluarga terpandang di negara ini.


itu untuk mengukuhkan kedudukan keluarga Lawrence.


dengan sokongan dari pihak istrinya kelak, Aidan bisa lebih berkembang dan sukses kedepannya.


"Apa latar belakang keluarga itu penting, bagiku asal wanita itu sopan, lemah lembut dan baik itu cukup" ucap Jordan tak sependapat


"Kau tahu apa tentang dunia luar.


pa, ma maafkan perkataan Jordan" ucap Selena.


ia tak mengerti mengapa Aidan bisa menyia-nyiakan wanita sebaik Sandra.


Cantik, baik, ramah dan smart.


Bukankah kombinasi yang sempurna?????


"Undang Ayaka ke kediaman kita secara pribadi.


ajak dia ke kebun anggur milik keluarga kita" ucap Jaret tiba-tiba


"Anggur di kebun kita sudah waktunya panen.


pasti nona Ayaka akan senang berada di antara anggur yang ranum.


semua wanita menyukainya" ucap Bert menambahkan


"Kau benar Bert, bagaimana Selena??" tanya Margareth karena melihat Selena tetap tenang menikmati sarapan paginya

__ADS_1


tanpa ada niatan ikut nimbrung dalam.pembicataan.


"Tentu saja Selena senang ma..


terlebih jika Ayaka bisa menjadi menantunya" timpal Andy membuat Selena melotot kearah suaminya.


namun Andy menggeleng membuat Selena bungkam.


"Ya ide bagus" ucap Selena singkat.


"Aku kenyang, kakek nenek, pa, ma dan bibi aku pamit duluan"


"Jordan...." bentak Selena namun Jordan sudah bangkit dan pergi


"Kalian semua salah paham.


aku tidak tertarik dengan Ayaka..." ucap Aidan kesal.


saat ini ia sudah memiliki Sandra sekalipun ia tak tahu dimana Sandra, namun saat ini Sandra sedang mengandung anaknya.


"Tapi di dalam pesta kau memandangnya tak berkedip" ucap Margaret membuat semua orang langsung menatap Aidan.


"Nek, nenek salah paham


aku memandang Ayaka karena merasa wajahnya ada kemiripan dengan seseorang, itu saja.


Lagi pula aku sudah punya wanita yang aku sukai"


"Cobalah membuka hati, jika kau tidak cocok dengannya, kami tak memaksa" ucap Margaret tetap kekeh dengan keputusannya


"Aku baru kembali dan kalian mengatur Perjodohan Ku.


aku hanya ingin konsentrasi pada bisnis"


"Baiklah, baiklah, Aidan benar" ucap Jaret lalu semuanya kembali makan.


Seminggu kemudian Margareth secara resmi mengundang Ayaka ke kediaman nya.


ia sengaja tak Memberitahukan hal itu pada Aidan.


Margareth meminta Aidan pulang lebih cepat hari itu, dan begitu ia sampai, seorang pelayan menyampaikan pada Aidan jika neneknya sedang menunggunya di kebun anggur belakang rumah mereka


Keluarga Lawrence sengaja menanam anggur di halaman belakang rumah mereka yang luas, sehingga jika mereka ingin makan anggur fresh tanpa pestisida mereka langsung mengambil di kebun belakang.

__ADS_1


selain itu di sana terdapat beberapa jenis buah anggur baik lokal maupun yang diimpor secara khusus dan ditanam oleh staf ahli di sana.


Aidan merasa firasat buruk sepertinya neneknya sedang bermain trik dengannya. dan benar saja saat memasuki perkebunan anggur ia melihat neneknya dan juga bibinya Luth sedang memetik buah anggur ditemani seorang gadis yang tak lain adalah Ayaka.


__ADS_2