Perjanjian Pernikahan

Perjanjian Pernikahan
titah kakek Melvin White


__ADS_3

"Tutup mulutmu sialan.


Aku membenci kalian semua" ucap Karenina segera berlari, ia bahkan melepas sepatu hak tingginya dans segera menuju parkiran, begitu sampai di dalam mobilnya, ia menyalahkan ponselnya, semua musik tradisional aneh melantun, Nina meminum air mineral yang selalu ada dalam mobilnya, Nina memejamkan mata menghipnotis dirinya sendiri


"Kendrick sialan" maki Nina lirih, air mata menetes di sudut matanya


Setengah jam kemudian kondisi Nina sudah membaik, ia sudah kembali normal dan segera meninggalkan parkiran rumah sakit itu.


Sementara Kendrick kembali ke ruang VVIP dimana Aidan di rawat, nampak kondisi temannya itu membaik, ia penasaran dan memeriksanya, Alisnya berkerut.


Biasanya Aidan masih merasa sakit kepala, tapi ini tidak.


Apa terapi yang Nina lakukan berpengaruh pada sakit kepala Aidan??? Metode apa yang Nina lakukan, Kendrick memaki dalam hati, jika saja kakeknya tidak menelponnya, ia tadi pasti akan memaksa masuk ke dalam ruangan tersebut.


Bagaimana kondisimu??"tanya Kendrick hanya ingin memastikan saja


"Lebih baik,",


"Syukurlah jika lebih baik"


"Ken, bila boleh memilih aku tak ingin di obati Nina,


Sandra memang tak mengatakan apapun, aku tahu ia tertekan karena kakek ku, aku tidak ingin dia tersakiti"


Ucap Aidan terlihat galau


"Aku tak bisa menentang kakekmu, kau tahu???


Demi melancarkan aksinya dia bahkan meminta dukungan kakekku, sial...

__ADS_1


Kakek ku sudah mengeluarkan titahnya, bahkan aku tak berkutik" maki Kendrick yang beberapa saat lalu mendapat telepon dari kakek nya langsung, tuan Melvin white, kepala keluarga White, ayah dari Marco white papanya Kendrick.


"Kakek Melvin???"


"Siapa lagi, kau pikir kakek Lincoln akan melakukan itu??? Kakek ku itu sangat menyayangi aku berbeda dengan pria tua itu" ucap Kendrick yang memang tak pernah akur dengan kakeknya yang terkenal tegas dan galak.


"Maafkan aku kau jadi berada di posisi seperti ini"


"ITS ok, sudah bisa, santai saja.


Kakek tua itu memang hobi memerintah" canda Kendrick.


"Apa Sandra sudah kembali??"tanya Kendrick yang tak melihat keberadaan Sandra.


"Ya, aku memintanya pulang ke rumah, dia terlihat kelelahan, aku tak ingin istri dan anakku sakit karena menjagaku"ucap Aidan


"Kau sudah dewasa sekarang Aidan, aku turut senang.


"Amiinnnn"


"Eh ya mertuamu juga sedang dalam penanganan temanku, apa kau ingin aku mengundangnya memeriksa mu juga??"


"Tidak, tidak, prioritaskan papa mertuaku, aku tahu istriku saat ini juga mengkhawatirkan mertuaku"


"Baiklah kalau begitu, aku akan kembali satu jam lagi. Aku perlu mengisi perutku"ucap Kendrick menepuk perutnya yang sixpack


"Okey"


Kendrick menepuk bahu Aidan lalu meninggalkan tempat itu menuju ke kantin rumah sakit

__ADS_1


Sejak pagi ia belum sempat makan dan baru sekrang perutnya terasa sakit


Kendrick langsung menuju kantin yang berada di rumah sakit, ia memang bukan pria yang pemilih makanan, sekalipun ia berasal dari rumah sakit , namun ia tak pernah gengsi sekalipun makan di kantin atau di pinggir jalan.


Baginya asalkan bersih, ia akan makan.


Hal Itulah yang membuat Kendrick menjadi pujaan para dokter wanita maupun suster dan perawat, sosok pria idaman,low profil, humble


Kendrick langsung menuju barisan makanan, ia mengambil beberapa menu makanan sehat.


Kendrick dan keluarganya selalu memperhatikan kesehatan para dokter, suster dan perawat serta para pekerja yang bekerja di rumah sakitnya


Bahkan kantin nya sendiri di awasi oleh dokter ahli gizi dan juga koki yang memiliki pengetahuan dalam hal gizi menu makanan di kantin di buat bervariasi dari masakan jepang, western , Chinese food dan asia.


Semua tersedia.


Kendrick mengambil beberapa makanan lalu i bersiap mencari tempat duduk, di kejauhan ia melihat Samuel yang sedang duduk menyendiri.


Timbul jiwa iseng dalam diri Kendrick, ia perlahan-lahan mendekati Samuel.


Begitu jarak mereka dekat, Kendrick segera meletakkan bagi makannya dengan kencang membuat Samuel terkejut hingga hampir jatuh.


candy tertawa puas melihat Samuel yang


"Tuan White , bagaimana kalau jantung saya copot" gerutu Samuel memegangi dadanya


"Tenang nanti gue operasi" ucap Kendrick masih dengan tawa cekikikan ya


"Astaga, amit-amit, dokter aneh" gerutu Samuel kesal.

__ADS_1


Ia kemudian menatap aneh pada Kendrick, tumben sekali dokter tampan itu menghampirinya jika tak ada Aidan


__ADS_2