
"Hahah, tuan sepertinya anda sebantar lagi akan mengadakan pesta " ucap sang asisten dengan senyum lebar
"Pesta??? apa maksudmu???
Seminggu lagi memang pengumuman Sandra putriku, tapi pesta apa yang kau maksud???" tanya Alvaro bingung
"Ini...
berita terhangat" ucap sang asisten menyerahkan surat kabar yang di bawanya.
mata Alvaro Membulat lebar
"Ini tak baik"
"Harusnya anda merasa bahagia" ucap sang asisten bingung.
"Kita harus memajukan rencana kita sebelum Ayaka benar-benar bersama tuan muda Lawrence
jika ia bersama pria itu, ia akan menyingkirkan Sandra dengan bantuan tuan muda Lawrence.
dan aku tak ingin kehilangan putriku lagi.
aku bersedia kehilangan apapun tapi tidak Sandra.
dia putriku, anak wanita yang amat kucintai.
bagaimana aku bisa punya muka saat aku di akhirat bertemu dengan Firly??"
"Jadi apa rencana anda??" tanya James menanti perintah atasannya
"Majukan rencana ini, iga hari lagi.
ya tiga hari lagi kita lakukan itu"
"Jika itu perintah anda, akan saya kerjakan" ucap sang asisten patuh.
Jika saja alvaro tahu bahwa aidan adalah pria yang pernah menjadi suami putrinya, entah apa reaksinya nanti.
Terlebih Aidan sudah menceriakan Sandra dalam keadaan hamil.
Sementara di tempat berbeda
Jordan terlihat gelisah, ia berjalan mondar mandir didepan sebuah unit apartemen sederhana, sejak tadi ia berusaha menghubungi Sandra,Dan ia panik begitu mendatangi apartemen yang sebelumya sandra sewa kini kosong.
Setelah Jordan membaca surat kabar pagi ini, ia langsung kepikiran Sandra.
ia sangat marah pada Aidan.
__ADS_1
hanya soal waktu Sandra melihat berita yang sedang tranding di negara ini dan ia akan tahu siapa Aidan, dari sikapnya Sandra tak tahu menahu mengenai latar belakang kakaknya itu dan Jordan juga bingung harus menjelaskannya pada Sandra
Berita itu pasti atas suruhan neneknya, ia memang mendengar sendiri bagaimana neneknya ingin menjodohkan Aidan, neneknya yang melakukan trik kecil untuk mendekatkan Aidan dengan Ayaka.
Yang bisa Jordan lakukan adalah melindungi Sandra, sekalipun ia tak tahu dengan apa.
kenyataan jika Sandra kakak iparnya saja sudah membuat ia frustasi
namun kenyataan Aidan sudah menceraikan sandra membuat Jordan marah, marah pada kakak nya karena sudah menyakiti Sandra.
Jordan tahu jika Aidan sedang mencari keberadaan Sandra namun Jordan tak mau membantu Aidan, sekalipun ia tahu wanita yang sedang di carinya sangat dekat dengannya.
Beruntung Sandra tidak membenci Jordan sekalipun kini ia tahu Jordan adalah adik iparnya, namun kehidupan pribadinya tidak ada sangkut pautnya dengan Jordan.
selain Jordan juga anak yang menyenangkan, humoris.
Akhirnya sore itu Jordan dan Sandra bertemu, tak ketinggalan Layla ikut serta.
mereka bertiga terlibat pembicaraan santai hingga pembicaraan mereka terhenti saat Catty datang.
bola matanya membulat sempurna saat melihat jordan bersama dengan Sandra.
Catty baru saja mendapat kabar yang membuat jantungnya hendak loncat.
kabar bahagia atau atau ,malah kabar sedih, entahlah.
"Kak Catty??"
"Jordan, kau...
Kau mengenal Sandra????'tanya Catty
"kami kenal sejak beberapa tahun lalu, dan tidak aku sangka kami bertemu lagi di negara ini.
bukankah dunia ini begitu sempit Catty??" ucap sandra menjawab pertanyaan Catherine
Berbeda dengan sandra, Jordan lebih peka, ia melihat wajah terkejut serta panik Catty.
"kak Catty, aku perlu bertanya sesuatu padamu.
Nona-nona cantik, aku pinjam kak catty sebentar"ucap Jordan mengedipkan sebelah matanya lalu menarik Catty menjauh dari Sandra dan Layla
"Dasar bocah ingusan, liat yang licin dikit langsung aja main tarik" ucap sandra terkekeh
sementara layla memicingkan matanya sambil berfikir keras.
Ia merasa aneh dengan reaksi jordan maupun Catty, Layla mencium sesuatu yang mencurigakan.
__ADS_1
" San, gue mau pipis sebentar"
"loh bukannya tadi baru sampe udah pipis??? "tanya sandra
"ye... Sebentar" ucap layla takut melewatkan sesuatu,
Layla mengendap-endap ke arah Catty dan Jordan yang terlihat berbincang serius.
kecurigaan nya semain dalam.
"jadi loe udah tahu semua????"
"gue baru tahu hari ini, maksud gue beberapa jam lalu.
Jordan, apa Sandra tau kalau loe adiknya Aidan???"tanya Catty menatap tajam Jordan
"Sandra sudah tahu"
"Ya Tuhan, malang sekali saudariku.
lalu apakah dia tahu jika ...
maksud gue berita pagi ini???"
"Gue enggak bisa mengatakan siapa kami.
Tepatnya gue bingung harus menyampaikannya sama Sandra..."
"**** mengapa Aidan bisa tidak mengatakan jika dia...."
"Owh jadi kalian berkomplot membohongi Sandra?????
Jordan dan Catty langsung menoleh dan terkejut bukan main melihat Layla bertolak pinggang dengan wajah merah padam karena marah
"layla...."
"layla gue bisa menjelaskan"ucap catty menghampiri layla, ia hendak memegang tangan layla, namun layla menepisnya
"Gue enggak nyangka loe juga sama jahatnya kaya Jordan.
Loe saudari angkat Sandra, tapi loe....mmmmpppppphhhh" Jordan membekap mulut Layla yang berteriak-teriak, selain bisa menganggu pengunjung lain, bisa saja sandra mendengarnya
"lepasin sialan" teriak layla yang di bopong jordan ke arah parkiran dari arah samping
" loe mau bawa kemana???'tanya Catty panik
"Amannin dulu"
__ADS_1
.