Perjanjian Pernikahan

Perjanjian Pernikahan
Kecelakaan


__ADS_3

"****.....


Lee apa kau baik-baik saja??"tanya Kate khawatir


"Perhatikan saja jalanmu, aku bisa mengatasinya" ucap Lee menahan sakit di kakinya, ia terkena terjangan timah panas


Dengan pisau belatinya, ia mencongkel peluru yang bersarang di betis kakinya, setelah itu mengeluarkan botol alkohol dati sakunya, menyiramkannya ke kakinya


"Aaaarrrgghhh"


"Tuan Lee apa kau baik-baik Saja??" tanya Jane khawatir


"Aku baik-baik saja aja anak kecil, tetap merunduk dan lindungi mama mu" ucap Lee yang sudah tahu semuanya dari Kate


"Apa kita harus menepi????"tanya Kate melirik dari kaca spion, ia sungguh sangat khawatir pada lee


"Omong kosong, luka ini saja akan membunuhku, tancap gas dan pergi lebih jauh lagi!!!!" teriak Lee membuat Kate hanya mengangguk, air matanya tumpah.


ia sangat khawatir pada Lee.


Seperti perkiraan Lee, anak buah Alvaro menyusul.


lima konvoi mobil dan empat motor dengan beberapa orang lengkap dengan senjata kembali membrondong mereka dengan timah panas.


Lee yang ahli bom berhasil menjatuhkan empat sepeda motor yang paling cepat menyusul mereka.


Sementara mobil yang mengejar mereka kini tinggal dua lagi, tiga mobil berhasil di gulingkan Lee.


Lee menguasai semua bom, bahkan ia bisa membuat bom yang terbuat dari paku-paku kecil dan juga dari herba, semua memiliki efek yang membuat musuh tumbang.


"Sial masih dua lagi"gerutu Lee


Lee menatap dua bos yang tersisa itu tak cukup untuk menghentikan dua mobil yang mengejar mereka, satu-satunya cara agar mereka berhasil kabur hanya dengan menambah kecepatan.


"Kate, tekan tombol di kanan mu, aku kehabisan senjata disini, kita hanya perlu menjauhi dari mereka sesegera mungkin sebelum mereka menyadari nya"


"Sandra, Kate jane, kencangkan dan pasang sabuk kalian dengan baik, kita akan melaju sangat kencang, aku harap kandunganku tak masalah Sandra " ucap Lee menggeleng tak yakin, namun hanya dengan cara ini mereka bisa lolos


Jane dan Sandra segera mengencangkan sabuk pengaman mereka begitu juga Lee di belakang.


Lee sengaja memasang Nos beberapa tabung di mobilnya untuk keadaan mendesak seperti saat ini, setelah semua siap, Kate segera menekan tombol power dan ....

__ADS_1


Bussssssshhhhh


Kecepatan mobil langsung berkali-kali lipat, di bagian belakang mobil Lee yang memakai helm pun terlihat berusaha kuat berpegangan kendati sudah memakai sabuk pengaman.


Tanpa Kate sadari di belakang Lee sedang berjuang untuk tetap tersadar, ia terkena terjangan Peluru panas di bahu kanan serta pahanya.,.namun ia berusaha untuk tidak membuat semua orang khawatir, lee.berdoa semoga tim Alvaro tak bisa menyusul mereka atau pengorbanannya sia-sia, , sementara di kakinya darah merembes keluar dari luka sebelumnya akibat tubuh Lee yang terguncang kencang dan menghantam pinggir mobil.


Lee merasa sangat kesakitan hingga akhirnya...


Lee pingsan tak sadarkan diri.


Sementara di kursi penumpang, Sandra mencoba meminimalisir goncangan, namun kandungannya yang sudah besar membuat ia merasa sangat kesakitan. Darah merembes dari sela pahanya, Sandra mengalami pendarahan. Kontraksi hebat membuat ia panas dingin


begitu pula Sandra di bangku penumpang, karena merasa kesakitan Sandra akhirnya tak sadarkan diri.


perlahan kecepatan mobil melambat dan Kate menghindari bahu jalan, mobil mereka masuk ke dalam ilalang tinggi hingga akhirnya berhenti setelah menabrak sebuah pohon.


bunyi tabrakan kencang terdengar dan suara erangan Kate namun hanya sebentar karena beberapa detik kemudian Kate pingsan,


"Ma... Ma.bangun.....


Kak Kate, tolong mama" ucap Jane mengguncang bahu Kate namun tak ada reaksi.


Jane menepuk pipi Sandra, Sandra tak bergeming, saat ia ingin meminta pertolongan Kate, Kate juga tak sadarkan diri dengan bahu tertancap batang pohon darah keluar dengan deras


Tuan leee tolong....."


Namun saat Jane menuju ke belakang mobil, tubuh Lee sudah terkulai dengan wajah pucat


"Ya Tuhan, tolooong , tuan Leeeeeee tolong mama dan kak Kate....." Jane berteriak histeris, ia sangat ketakutan


"Tolong.....


tolong kami huhuhu" Jane berjalan tertatih, kakinya terkirir namun ia harus mencari orang untuk menolong mereka


Jane mengerahkan semua tenaganya berjalan melintasi ialalng tinggi, ia tak perduli tubuhnya tergores ilalang terus melangkah menuju jalan raya dan berharap ada yang melintas dan menyelamatkannya.


Hanya dia satu-satunya harapan semua orang.


Jane trus berjalan hingga akhirnya tubuh kecilnya tiba di tepi jalan, ia melambaikan tangan, namun tak seorangpun yang berhenti, hingga akhirnya sebuah mobil melintas, Jane menangis dan melambaikan tangan, ia nekad berdiri di tengah jalan. Hanya ini yang bisa ia lakukan walau berbahaya, Jane yakin mereka akan berhenti.


Chiiiitttttttttt

__ADS_1


"Royy.... Apa yang kau lakukan????"teriak seorang penumpang marah karena pria itu menghentikan mobil mereka mendadak membuat dahi wanita terantuk kursi


"Maaf nyonya mobil para pengawal di depan berhenti mendadak" ucap pria bernama Roy .


Seorang pengawal keluar dari mobil


"Hei menyingkir apa kau bosan hidup, cari tempat mati yang lain saja!!!!" teriak pengawal itu marah.


"Tuan, tuan tolong aku tuan.... Tolong" ucap Jane mengatupkan kedua tangannya


"Pergi kau gembel, aku tak punya waktu!!" usir si pengawal, namun gadis kecil itu bersimpuh dan memegangi kaki pengawal itu.


"Tolong mama ku , tolong Tante dan om ku, kamu kecelakaan" ucap Jane tak melepaskan pelukannya di kaki sang pengawal


"Apa yang terjadi???" tanya Roy turun dari mobilnya


"Maaf tuan Roy, gadis kecil ini menghadap mobil kita dan..."


"Apa kau membereskan anak kecil saja tak bisa??" tanya Roy menaikan sebelah alisnya


Sang wanita di kursi penumpang menghela nafas, ia membuka jendela mobilnya,, ia melihat seorang anak kecil yang gigih memegangi kaki salah seorang pengawalnya , pakaian gadis kecil itu berantakan, ada darah di beberapa bagian.


Gadis kecil itu menangis sambil berteriak minta tolong. Wanita itu penasaran dan berjalan mendekati jane


"Nyonya sekarang banyak modus penipuan dan penculikan, harap jangan turun dari mobil anda nyonya ..." ucap Roy menghalangi wanita itu


"Minggir Roy, aku ingin lihat" ucap wanita itu dingin.


"Hei menyingkir apa kau mau mati!!" teriak pengawal kesal, ia bahkan mulai memukuli Jane dibawah mata tajam Roy


"Hentikan!!!!!!" teriak sang wanita kesal melihat perlakuan anak buahnya.


Jane menoleh dan ia melihat seorang wanita muda cantik berdiri disana, Jane seger berhamburan menghampiri, Roy segera menghadang jane


"Nyonya.... Nyonya tolong keluarga saya... mereka mengalami kecelakaan..." ucap Jane menangkupkan kedua tangannya, dengan cekatan para pengawal melindungi wanita muda yang mereka panggil nyonya


"Gadis kecil dimana keluargamu??" tanya wanita itu lembut


"Itu... Itu mobil kami menabrak pohon...


Nyonya mama ku mengalami pendarahan, ia sepertinya akan melahirkan" ucap Jane

__ADS_1


"Periksa tempat yang gadis kecil itu katakan"


"Tapi nyonya keselamatan anda...."


__ADS_2