Perjanjian Pernikahan

Perjanjian Pernikahan
Membawa Catty


__ADS_3

Profesor Fredrick sudah selesai memeriksa Aidan wajahnya terlihat rumit


Sonya yang melihat itu merasa terpukul, ia sangat tahu jelas ekspresi yang di tampilkan dosen nya itu.


Sebagai seorang psikiater, Sonya memahami benar kondisi Aidan sekarang.


Setelah itu mereka berpamitan, di perjalanan profesor Fredrick tak mengatakan apapun, ja diam sambil mengetuk-ngetuk pintu mobil tanda ia sedang berfikir, dan Sonia tak mau mengganggu


Ia sendiri sibuk dengan pikirannya.


Sesampainya di kediaman keluarga White sudah menunggu seorang pria tua yang masih terlihat gagah


"Astaga apa kalian memberi aku kejutan????" ucap Fredrick melihat Lincoln tersenyum lebar.


di sampingnya berdiri besan Lincoln, Melvin


"Hahaha saudaraku, selamat datang" ucap Lincoln memeluk Fredrick


"Seharusnya aku yang berkata itu, kau juga tamu" ucap Melvin menggerutu


Sonya hanya bisa menggeleng pelan.


Kemarin saat mengabarkan jika ia akan mengundang profesor Fredrick untuk mengobati Aidan, papanya Sonya langsung bersiap ingin datang juga jadi inilah hasilnya, reuni dadakan antara Lincoln, Fredrick dan Melvin.


Marco bertugas menjemput mertuanya sementra Sonya bertugas menjemput sang profesor


Melvin yang baru di beritahu pagi ini kelimpungan, pasalnya Melvin white kakek tua pemimpin keluarga white terkenal orang yang perfeksionis.


ia tak mau terlihat memiliki celah di depan dua sahabatnya itu yang salah satunya adalah musuh bebuyutannya yang kini menjadi besannya


"Hei kakek tua kau sudah terlihat keriput"ledek Fredrick


"Huh kau juga kakek tua, keriputmu dimana-mana " gerutu Melvin.


Sekalipun sudah tua Melvin rajin perawatan ia bahkan tidak seperti kedua sahabatnya itu, lebih mirip kakak tertua Marco, justru Marco yang terlihat tua sudah ada beberapa helai uban menghiasi rambutnya


Semua orang tertawa mendengar gerutuan Melvin, semua sudah hapal tabiat pria itu sehingga tak perduli dengan Omelan dan gerutuan pria itu


"Papa,...


apa kabarmu"


"Putriku yang cantik, kau terlihat kurus. Apa pria jelek itu tidak membuatmu bahagia???" tanya Lincoln melirik ke arah Marco


"Hei putraku tampan seperti aku" ucap Melvin Tan terima putranya di Katai oleh besannya tersebut


"Kalian sudah lah, ayo masuk. aku akan menyiapkan makan siang untuk ketiga pria tampan ini" ucap Sonya membuat Marco cemberut


"Ah empat pria tampan hahah" Sonya segera kabur daripada ia berada di tengah tiga orang sahabat itu


"Sayang tunggu"

__ADS_1


"Huh, lihat putramu cinta mati pada putriku" ucap Lincoln bangga


"Aku ingin tukar tambah putraku," ucap Melvin membuat semua orang tertawa


Tak lama Kendrick juga pulang, ia tak mau melewatkan pertemuan besar keluarganya, namun kali ini ia datang dengan Catty membuat Sonya dan Marco melorot ke arah Kendrick.


Sebab mereka belum membicarakan ini pada Melvin white, tua kaku yang sangat menyukai semua hal yang berbau sempurna.


Jelas Melvin melotot tak senang ke arah Kendrick lalu beralih ke arah putra dan menantunya meminta penjelasan dari sorot matanya yang tajam


"Hei Kendrick cucu tampanku, siapa gadis cantik ini??" tanya Lincoln mencoba mencairkan suasana. Jelas cucunya seseorang membuat Melvin kesal


"Kakek, kenalkan kekasihku, Catty" ucap Kendrick tak perduli dengan tatapan tajam Melvin white


"Hahah sudah ku duga kalian sepasang kekasih, hallo nona Catty kita berjumpa lagi.


By the way kalian pasangan yang cocok, tampan dan juga cantik" ucap Fredrick


"Catty terlihat canggung, ia menyalami satu persatu, hingga pada giliran Melvin


Pria itu menatap Catty dari ujung kaki hingga kepala


"Kakek, perkenalkan Catty kekasihku"


"Hmm"


"Catty ayo ikut ke dapur kita siapkan makan malam"ajak Sonya memilih menyelamatkan kegugupan Catty


Jelas terlihat Kendrick sangat menyukai Catty, itu tak pernah terjadi


"Apa ada yang mau kamu jelaskan pada kakek??"


"Kakek maafkan aku tidak memberitahu mu tentang kedatangan Catty, aku yang memaksanya kek.


Selama ini kakek terus mendesak ku untuk menikah, dan kini aku siap.


Aku sangat mencintai Catty"


"Sejak kapan kau mengenal wanita itu??"tanya Melvin dingin


"Kek, aku sudah menyukainya sejak sekolah mencegah pertama"


"Astaga...


jadi itu alasanmu selama ini menjomblo??" tanya Lincoln yang di balas anggukan Kendrick


"Dua sulit di dekati" ucap Kendrick malu membuat Fredrick dan juga Lincoln tertawa terbahak-bahak


"Dasar bocah bodoh, kenapa kau tidak minta saranku dalam mendekati wanita???" tanya Lincoln


"Beruntung kau tidak minta saran kakekmu Ken, dia pria gila" ucap Fredrick membuat Lincoln tertawa

__ADS_1


"Jadi kau baru bisa mendapatkan cintanya setelah bertahun-tahun hahaha sungguh gadis yang menarik"ucap Lincoln


"Siap orangtuanya?? dari keluarga apa??


"Hei pria tua, bukan bersyukur cucumu akhirnya menemukan cintanya kau malah sibuk bertanya dari keluarga mana???


Dari manapun dia berasal, status, kekayaan, keluarga tak penting bagiku.


Yang terpenting kebahagiaan Ken" ucap Lincoln tak suka pemikiran kuno Melvin


"Jelas keluarga juga penting, keluarga white keluarga terpandang, bagaiman bisa mengambil menantu sembarangan"


"Gadis cantik itu memiliki kualifikasi bagus, aku sempat berbicara dengannya"ucap Fredrick ikut berkomentar


"Kek dia putri paman Alvaro,"


"Alvaro Clift???? Apa dia putri yang baru di ketemukan itu???"


"Bukan"


"Apa dia putri angkat itu??" tanya Melvin terlihat tak suka


"Apa salahnya jika i putri angkat keluarga Clift.


Dengar Melvin kau tak setuju, tapi aku setuju.


jika kau menentang itu artinya aku tak ingin cucu kita bahagia. Apa kau ingin mati Tampa melihat cucu kita menikah dan memiliki anak. Huh keras kepala membuatku kesal"


"Kakek sabar, maafkan aku membuat kalian bertengkar"


"Sudahlah, kalian berdua ini selalu saja...


Aku beritahu, Catty itu kuliah bisnis di negara A dan ia memiliki perusahaanya sendiri di negara itu yang ia rintis sejak kuliah, ia kembali kenegara ini karena papanya memintanya.


kalian pasti bertanya bukan?? Kebetulan dosen tempat Catty kuliah sahabatku dan ia sudah menceritakan semuanya" ucap Frederick yang memang mencari tahu siapa Catty saat di kediaman Aidan begitu pula Sandra dan juga Nina.


Koneksi yng luar biasa membuat Fredrick bisa mendapatkan data akurat hanya dalam satu jam.


Luar biasa!!!


Kendrick melongo, ia sendiri Tak tahu apapun tentang wanita pujaannya itu, ia hanya tahu Catty pernah sekolah di luar negeri dan baru beberapa bulan ini kembali. Catty memang sering pulang pergi namun ia menduga karena Catty mengejar pendidikannya.


"Aku makin setuju hahaha


Kapan kau akan melamarnya?????


"Uhuk uhuk uhuk" Melvin tersendak salivanya sendiri karena mendengar perkataan Lincoln


"Lihat kakekmu sampai terbatuk karena sangat senang"


"Kepalamu" ucap Melvin ia tak bisa menentang di depan kedua sahabatnya, karena jelas Lincoln dan Fredrick menyetujui hubungan Catty dan Kendrick

__ADS_1


__ADS_2