
Mansion utama keluarga Lawrence terlihat sangat ramai.
beberapa pelayan terlihat sangat sibuk mempersiapkan semua keperluan acara hari ini.
Keluarga Lawrence memutuskan mengadakan pesta untuk kepulangan Aidan sekaligus mengumumkan pada publik siapa pewaris sah keluarga Lawrence.
Aidan awalnya menolak karena ia paling tak suka keramaian.
harus memasang wajah penuh senyum menghadapi beberapa penjilat yang ingin menjalin hubungan dengan keluarga Lawrence.
belum lagi para tua yang sengaja memanfaatkan momen itu untuk menjodohkan dengan anak mereka dengan salah satu anak keluarga Lawrence terutama dengan Aidan yang sudah mereka duga akan menjadi pewarisan keluarga Lawrence.
sekalipun Jordan juga adalah cucu keluarga Lawrence namun Jordan adalah anak kedua dari Selena Lawrence.
di samping itu Jordan masih kuliah dan dinilai kurang memiliki kapasitas sebagai seorang calon pemimpin keluarga sebesar keluarga Laurence.
keluarga nomor satu di negara X.
sementara di tempat lain
berita tentang pesta penyambutan kedatangan Aidan sudah menyebar di seluruh antero negara x.
seluruh keluarga terpandang mendapatkan surat undangan resmi yang akan dijadikan sebagai identitas mereka saat memasuki tempat acara.
Tidak semua orang mendapatkan surat undangan tersebut hanya orang-orang yang memiliki koneksi dengan keluarga Lawrence yang bisa mendapatkan undangan tersebut termasuk keluarga Clift.
Ayaka dan Leli sangat mengapresiasi undangan tersebut mereka sampai meluangkan waktu untuk hunting beberapa pakaian yang akan digunakan Ayaka dan Leli dalam acara nanti malam.
sudah lama Ayah kah mengidolakan Aidan bahkan walaupun Aidan berada di negara lain namun berita tentang sang pewaris tahta keluarga Lawrence selalu menjadi incaran para gadis bangsawan di negara tersebut.
Sandra dan Laila memilih berbelanja untuk mengusir kepenatan mereka karena sebulan lebih ini mereka hanya tinggal di villa keluarga cliff
awalnya Alvaro keberatan karena ia takut membahayakan keamanan Sandra.
Mona memberi izin Sebab ia tahu bahwa Sandra juga butuh refreshing asalkan ia pergi dengan dikawal oleh Katherine dan juga Brian.
awalnya Catherine sedikit kesal dengan kedatangan Sandra karena ia menduga jika Sandra hanya memanfaatkan ayah angkatnya saja namun setelah mengenal Sandra Catherine berubah pikiran.
Sandra berbeda dengan ayah kah sekalipun mereka satu ayah.
Sandra orang yang pintar luwes dan juga sangat ramah. keramahan dan kesopanan yang diturunkan dari Alvaro.
akhirnya hubungan Catherine dan Sandra semakin membaik hari demi hari.
saat Sandra tahu jika Caitlin adalah anak angkat Papanya iya sangat senang.
akhirnya ia memiliki saudara sekalipun mereka tidak memiliki ikatan darah.
Sandra juga tahu jika ia mempunyai seorang adik bernama Ayaka dan ia sudah tak sabar untuk mengenal Ayah kak lebih jauh.
iya berharap Ayaka juga bisa menerimanya seperti Catherine menerimanya.
akhirnya ketika gadis itu pergi berbelanja.
mereka keluar masuk dari toko yang satu ke toko yang lainnya. Dibanding kedua gadis itu, Sandra hanya membeli satu dasi dan satu kemeja itu pun buat Alvaro papanya.
"Sandra mengapa kau tidak berbelanja???"
"Sudah , aku sudah mendapatkan apa ya g ku mau" ucap Sandra memasang paperbag di tangannya.
"Itu buat papa, buat mu mana??"
__ADS_1
"Aku tidak perlu apapun
semuanya masih ada dan dalam kondisi baik" ucap Sandra membuat Layla memutar bola matanya malas
"Jika kau memikirkan uang, tak perlu khawatir
aku akan mentraktir mu.
jadi beli apa yang kau mau"
"Tidak, aku bisa membeli apa yang ku perlukan dengan uangku sendiri.
sekalipun keluarga Haris sedang jatuh, kami tidak miskin-miskin amat"
"Sandra kau sekarang putri keluarga Clift, bahkan jika kamu belanjakan sebanyak ATM yang kau pegang, harta keluarga Clift tak akan habis"ucap catrine bingung melihat saudari nya yang sangat hemat
"Ini....
sebenarnya aku sayang menggunakannya.
ini....
ini pertama kalinya aku menerima uang dari papa kandungku, aku hanya sayang memakainya" ucap Sandra malu-malu.
Layla dan Catherine saling pandang, sedetik kemudian keduanya tertawa kompak.
"Mengapa kalian tertawa???
ada yang aneh??"
"Iya loe yang aneh.
"Ada lah buktinya gue"sungut Sandra
"Catty, itu saudari loe aneh ya"
"Kalau enggak aneh gue juga enggak akan suka dia haha" keduanya lalu kembali tertawa.
Sandra dengan gemas mencubit Layla dan Catherine
hatinya sangat bahagia.
seakan beban di pindahnya kini terasa ringan.
Ketiganya terus berkeliling, hingga mereka berhenti di sebuah butik terkenal di mall tersebut.
"Sandra aku ingin ke tempat syal" ucap Layla melihat beberapa syal tersusun rapih di kejauhan
"Tapi aku ingin buang air kecil, kehamilan ini membuatku seperti kilang air seni"
"Pergilah bersama Catherine. temui aku di sana" ucap Layla menunjuk stand yang di maksud
"Baiklah, jangan berkeliaran atau kau hilang"
"Kau menyebalkan.
aku bukan anak kecil lagi Sandra Aurora!!"
"UPS maaf aku lupa" ledek Sandra cekikikan.
layla berjalan menjauh sambil mendengus kesal
__ADS_1
"Dia marah"
"Itu biasa, Layla seperti itu tapi tidak sampai lima menit di akan kembali baik." ucap Sandra tersenyum
"Cepat pergi malah bengong lagi"teriak Layla yang melihat Sandra dan Catherine masih berdiri di tempat mereka
"See????" ucap Sandra yang di balas tawa Catrine.
Kalian saling mengerti dan melindungi satu sama lain.
Aku iri"
"Heii...
aku juga akan melindungimu dan mengerti kamu sebab kau dan Layla saudariku.
jadi jangan iri.
oh tuhan aku sudah kebelet" ucap Sandra berlari kecil menuju toilet
Layla sedang memilih syal untuk mamanya, sebab akhir bulan ini mama dan papanya akan kembali ke negara G, mungkin Layla juga akan menyusul mereka saat masalah Sandra sudah selesai.
Layla akan meneruskan pendidikannya dan juga membangun brand nya di negara itu.
Akhirnya pilihan Layla jatuh pada dua syal berwarna cream dengan aksen angsa di sudut nya membuatnya terlihat manis namun juga elegan
Layla Mengambilnya namun tiba-tiba seseorang merampasnya
"Aku mau ini, tolong bungkus"
"Nona, apa kau seorang perampok????
mengapa kau merampas barang yang aku sudah pilih dari tanganku??" ucap Layla tak suka
"Kau belum membayarnya, aku pikir kau juga tak mampu Membayarnya" ucap wanita itu sarkasme
melirik penampilan Layla yang menurutnya aneh
"Apa orangtuamu tidak mendidik mu dengan baik????
tidak punya sopan Santu sekali" ucap Layla membuat beberapa orang yang melintas menghentikan langkah mereka, memilih melihat apa yang terjadi.
"Dasar gadis kampungan.
apa kau punya hak menghina keluargaku???
Kau yang tidak didik dengan baik"
"Pelayan, siapa yang memilih duluan??" ucap Layla tak mau kalah
"Anda, tapi..."
"Jadi kalau barang yang sedang anda pegang DNA ingin beli di rampas, apa namanya??? "
Bisik-bisik langsung terdengar, mereka menatap wanita itu dengan tatapan. merendahkan.
Layla puas mempermalukan wanita itu.
salah sendiri tidak sopan.
wanita itu berurusan dengan orang yang salah!!!
__ADS_1