Perjanjian Pernikahan

Perjanjian Pernikahan
Serangan jantung


__ADS_3

Di Mansion Utama Keluarga Lawrence


Jaret membanting semua barang Yang ada di depan matanya hingga ruangan itu porak poranda, Ia sangat murka dan rasanya darahnya mendidih mendengar kabar dari orang kepercayaannya jika Andy Kelly, menantunya menguasai perusahaan Lawrence.


Jaret selama ini khawatir , ia curiga Andy akan memanfaatkan putrinya yang bodoh itu dan kekhawatiran nya kini terjadi, bahkan Aidan sampai di depak dari perusahaan keluarga nya sendiri.


Bagaimana Jaret bisa bertemu dengan leluhurnya nanti dan mempertanggungjawabkan semuanya saat ia mati nanti????


Setelah lelah menghancurkan semua barang, Jaret jatuh pingsan, tak sadarkan diri.


seperti sudah menduga bahwa keadaan akan kacau, ternyata di depan mansion sudah ada ambulance dari rumah sakit milik keluarga White, Jaret segera di larikan ke rumah sakit setelah mendapatkan pertolongan pertama. Jaret mengalami serangan jantung ringan.


Margaretha juga sama murkanya, namun ia berusaha tetap berfikiran logis, ia percaya pada Aidan.


Jikalau perusahaan mereka jatuh ke tangan Andy, Margret percaya cucu nya akan merebutnya kembali.


Namun yang ia pikirkan saat ini adalah kemarahan yang sangat besar pada Selena.


Andy tak akan sewena-wena jika tak memiliki peluang dan putri bodohnya itu terus memberi Andy Kelly peluang.


Atau mungkin sejak awal tujuan Andy adalah kekayaan keluarga Lawrence..bahkan berdasarkan informasi yang ia peroleh, keluarga Kelly yang awalnya hanya keluarga biasa kini menjadi keluarga nomor lima terkaya di negara X setelah keluarga Clift.


Ini semua pasti karena kebodohan Selena, Margareth rasanya ingin mencekik Selena, ia sangat malu memiliki putri se dungu Selena.


Jaret sudah di bawa ke rumah sakit kini Margret bersiap menyusul ke rumah sakit, Sandra yang pagi itu berangkat kerja seperti biasa terkejut mana kala putri kecilnya menangis dan pengasuh yang menjaganya menceritakan kejadian yang terjadi di mansion utama.


Sandra segera pulang, ia sungguh juga terkejut, baru saja lepas satu masalah, kini datang masalah baru.


sungguh ujian tak ada habis-habisnya


"Nenek, apa yang terjadi???"


"Tanyakan suamimu, nenek tak punya tenaga untuk menjelaskan"


"Nenek duduk dulu sebentar, aku siapkan minum "

__ADS_1


"Tidak perlu, aku mau menyusul Jaret di rumah sakit"


"Kalau begitu Sandra ikut" ucap Sandra


"Tidak perlu nak, jaga anakmu saja, sepertinya si kembar tadi terkejut saat kakekmu berteriak, mereka menangis di kamar nya" ucap Margaret merasa bersalah


"Aku akan ikut nenek, sebentar please aku tak tenang membiarkan nenek ke rumah sakit sendiri dalam kondisi seperti saat ini" ucapan Sandra lembut, Sandra meminta pelayan membawakan secangkir teh hangat low sugar, lalu ia sendiri menuju ke kamar si kembar, keduanya kini sudah tertidur.


Kedua perawat si kembar langsung bangkit dan menyapa sopan Sandra


"Nyonya muda, tuan muda Junior dan nona muda sudah tidur" sapa seorang perawat yang menjaga di kembar


"Terima kasih, maaf membuat kalian repot"


"Sudah tugas kami nyonya tak perlu khawatir"


"Aku harus mengantar nenek ke rumah sakit, aku minta tolong jaga kedua anakku selama aku pergi"


"Baik nyonya muda" ucap dua orang perawat tersebut serentak


Sandra mencium kening kedua anak nya lalu segera bergegas menemui Margaret, namun baru saja ia keluar kamar si kembar, ia melihat Aidan tiba


"Ya , Ken sudah mengabarkan, kakek terkena serangan jantung"


"Astaghfirullah, lalu bagaimana keadaanya???"


"Sudah membaik, percayalah Ken bisa diandalkan"ucap Aidan menenangkan istrinya


"Sebenarnya apa yang terjadi??? " tanya Sandra khawatir,


"Dimana nenek??" tanya Aidan alih-alih menjawab pertanyaan istrinya


"Di ruangan utama"


"Ayo kita kesana, aku harus menjelaskan sesuatu agar beliau tidak panik"

__ADS_1


Aidan dan Sandra lalu menuju ruang utama,


di kejauhan terlihat Margaret dengan wajah sedih, Wanita tuan itu terlihat terus menghela nafas


"Nenek...."sapa Aidan


"Ya tuhan Aidan apa yang terjadi????"


"Nenek tenang dulu, semuanya baik-baik saja"


"Kalau baik-baik saja mengapa keluarga Kelly menguasai perusahaan kita???" tanya Margaretha gusar


"Nek, terlalu banyak jamur di perusahaan kita, aku harus memangkas semuanya, kebetulan mereka bertindak jadi ini waktunya.


Mereka berani membocorkan data proyek produk terbaruku, itu artinya mereka sudah memiliki persiapan matang.


Aku mengalah untuk menang, sekaligus ingin membuka mata mama siapa lelaki yang ia nikahin selama ini" ucap Aidan penuh keyakinan. Sekalipun Margaret tidak tahu apa rencana cucunya itu, tapi ia percaya pada Aidan.


"Jadi ini bagian dari rencanamu mas???" tanya Sandra penasaran


"Tidak sepenuhnya, namun aku sudah tahu akan terjadi"


"dasar Andy sialan.


Seharusnya sudah sejak lama kau pisahkan Selena dengan pria itu


Sejak awal aku sudah curiga pria itu hanya pura-pura polos tapi di belakang bajingan" geram Margaret


"Nek, sekalipun kau pisahkan mama dari pria itu atau sekalipun kau pusung mama, wanita itu akan tetap berlari ke arah Andy sebab ini nya sudah rusak" ucap Aidan menunjuk kepalanya.


Sandra memukul lengan suaminya, ia tak suka pada perkataan Aidan, sekalipun Selena bukan mama.yang baik, tetap saja Selena mama kandung Aidan , wanita yang sudah melahirkan Aidan


"Aidan berkata benar Sandra.


Putriku itu mungkin sudah gila!!!

__ADS_1


Itu kata yang tepat"ucap Margaret menggelengkan kepala


"Lalu mas bagaimana perusahaan????"


__ADS_2