Perjanjian Pernikahan

Perjanjian Pernikahan
Pertolongan


__ADS_3

Sementara tempat lain


Anak buah Alberto masih menyisir keberadaan Kate dan kelompoknya, mereka menduga bahwa Kate dan kelompoknya di bawa ke rumah sakit atau klinik.


"Sial, uangku melayang semua gara-gara Kate dan Lee" ucap Endri pria yang di tugaskan Nina membunuh Sandra.


Di tempat berbeda,


Dua iring-iringan mobil memasuki sebuah mansion, beberapa perawat datang dan membawa Sandra masuk, sementara Kate dan Lee diangkat oleh para pengawal.


Sandra segera di tempatkan disebuah ruangan yang stresril, rumah itu memiliki ruangan khusus seperti layaknya rumah sakit lengkap dengan peralatannya. seorang pria tua dan seorang dokter sudah menanti mereka


"Pa....."


"Beruntung dokter Silvana sedang berkunjung saat kau menelpon nak"ucap pria tua itu memeluk wanita muda itu


"Maafkan aku pa, aku...."


"Sudahlah, kita periksa dulu kondisinya" ucap dokter pribadi pria tua itu.


"Kita harus melakukan persalinan segera, namun dia hamil kembar dan harus segera di operasi!!!" ucap dokter Silvana begitu selesai memeriksa Sandra


"Ke.. Kembar???"


"Ya kembar dan memang usia kehamilannya sudah memasuki bulannya"


"Tapi dokter, Kita tidak bisa membawa nya kerumah sakit atau klinik, seseorang sedang mengejar saudariku dia dalam bahaya!!!!!"


"Aku akan menginfus dan memberikan beberapa kantong darah sampai orangku datang"Ucap dokter Silvana langsung menghubungi seseorang, ia bukan dokter kandungan, kebetulan ia mengenal seseorang yang tentunya bisa di percaya.


Sementara menunggu, dokter Silvana mengobati Kate dan Lee, Silvana melakukan operasi kecil, membersihkan luka Kate dan menjahitnya, kini Kate sudah di infus

__ADS_1


Kate dalam kondisi kritis namun ia sangat beruntung sebab kayu pohon itu hanya berjarak beberapa centi dari jantungnya.


Dokter Silvana juga sudah mengeluarkan peluru di kaki Lee dan menjahitnya.


karena ketiganya kehilangan banyak darah terpaksa dokter Silvana meminta beberapa pengawal yang bergolongan darah sama untuk mendonorkan darah mereka.


Satu jam kemudian sebuah ambulance datang lengkap dengan semua peralatan yang di perlukan termasuk dokter kandungan.


"Maaf merepotkan mu, aku akan menjadi dokter anestesi mu" ucap dokter Silvana pada sahabatnya


"kita lakukan segera" ucap dokter Ally setelah melihat kondisi Sandra


"Percayalah dokter Silvana DNA temannya akan menyelamatkan saudarimu"ucap pria tua itu


"Olla papa tahu kau sangat khawatir, tapi kau sekarang sudah bisa tenang karena kau sudah menemukan Sandra" ucap pria tua itu yang di balas anggukan wanita muda yang tak lain adalah Olla


Olla menangis lirih, selama ini ia mencari keberadaan Sandra sampai ke negara ini, namun sudah sebulan ia belum juga menemukan


Adapun pria tua ini adalah mertuanya ayah Radit.


ia juga menikah dengan Radit beberapa bulan lalu.


Walaupun pernikahan itu awalnya karena rasa kasihan pada Olla, namun kini hubungan mereka jauh lebih baik, Radit juga menjadi suami yang baik, kebahagiaan mereka kini lengkap dengan kehamilan Olla yang sudah memasuki usia tiga bulan.


Namun mantan suami Olla terus memburu Olla ingin membalas dendam, Radit memutuskan membawa Olla dan tinggal bersama orangtua Radit di negara lain Demian keselamatan Olla.


"Pa... Dia Sandra, saudari yang aku cari selama ini"


"Kita bicarakan nanti, sekarang kau istirahat saja, percaya pada Silvana,


"Terima kasih tas bantuan papa" ucap Olla memeluk erat pria tua itu

__ADS_1


"Dan anak kecil ini, bawa dia istirahat juga"


"Aku ingin menunggu mama, tolong tuan" ucap Jane tak mau jauh dari Sandra


"Biarkan dia di sini pa, aku tak tahu hubungan apa dia dengan Sandra, namun mendengar dia memanggil Sandra mama artinya di keponakanku" ucap Olla mengelus puncak kepala Jane


"Baiklah, gadis kecil tapi kau juga harus makan ok??"


"Terima kisah banyak tuan, nyonya"ucap Jane lega karena ia di tolong orang baik.


"Siapa namamu??"


"Jane..."


"Baiklah Jane, kau juga harus membersihkan diri dulu baru kembali kesini.


namaku Olla, aku saudari dari mamamu, jadi kau bisa memanggilku aunty Olla, dan beliau adalah papa mertuaku, panggil saja opa Mat"


Jane mengangguk, menyunggingkan senyum, ia menurut saat di bawa Olla untuk membersihkan diri.


senyum lebar tersungging di bibir pria tua itu, Matthew Sierra


"Hubungi Radit, minta ia segera kembali"perintah Mat pada asistennya


" baik tuan besar"


"Satu lagi, bawa mobil ambulance itu ke dalam garasi dan perketat penjagaan, jangan biarkan satu lalat pun masuk ke dalam mansion ku.


buat seolah kesehatanku memburuk dan aku membutuhkan mereka. Lakukan dengan bersih jangan menimbulkan kecurigaan" ucap Mat


"Akan saya laksanakan tuan"ucap sang asisten.

__ADS_1


"Roy kau dengar perintah tuan, laksanakan"


"Baik tuan" ucap Roy segera keluar dari ruangan tersebut, ia langsung mengkordinir orang-orang untuk meningkatkan penjagaan mereka.


__ADS_2