
Hati yang di nanti akhirnya tiba, Sandra dan Aidan secara resmi mengumumkan pernikahan mereka, bahkan mereka secara blak-blakan menjelaskan bahwa sebelumnya mereka sudah pernah menikah di negara asal Sandra,
Kehamilan Sandra juga sudah terlihat, Ia memakai dress pengantin berwarna putih, walaupun hamil, ia makin terlihat cantik.
Aidan dan Sandra sengaja tak mengecek jenis kelamin anak mereka, sebab Sandra dan Aidna sepakat itu akan menjadi kejutan untuk mereka berdua nanti dan semua orang menghormatinya.
Setelah pesta, Aidan membawa Sandra ke rumah yang khusus di bangun oleh Aidna untuk Sandra.
Rumah itu tidak terlalu besar, dekorasinya juga sesuai selera Sandra, namun yang istimewanya adalah, rumah itu di bangun di pinggir pantai dengan View sunset yang indah sehingga saat mereka lelah bisa menikmati sunset di teras rumah dengan segelas teh hangat dan juga cemilan.
Seminggu kemudian, Layla pamit, ia ingin mengejar impiannya dengan terus mengembangkan bakat dan pengalamannya, walau Catty awalnya keberatan, namun ia tak bisa menahan Layla.
Layla memiliki kehidupannya sendiri, impiannya sendiri. Sandra memeluk erat Layla, ia dan Aidan mengantar Layla ke bandara.
Sementara Jordan kini memilih untuk bekerja di perusahaan keluarga Lawrence. Ia juga ingin berubah.
begitu juga Catty, hubungannya dengan Kendrick kian membaik. walau Kendrick belum mengungkapkan perasaanya, ia tahu Catty mengerti.
Kendrick tak mau terlalu terburu-buru melakukanya, ia akan menjalaninya secara bertahan membuat Catty nyaman dulu baru melamarnya.
Keadaan perusahaan Alvaro makin memanas, itu karena kini Ayaka ikut bekerja di perusahaan tersebut.
Ayaka bersikap dingin dan acuh tak acuh pada Alvaro membuat Alvaro merasa sedih dan tersiksa di abaikan putrinya sendiri.
__ADS_1
Bahkan dalam setiap rapat, Ayaka terlihat sekali menentang papanya, ia selalu tak pernah sejalan dengan manajemen di bawah pimpinan papanya.
Begitu juga keadaan di perusahaan keluarga Lawrence, Selena jelas-jelas mempersiapkan Jordan sebagai pemimpin, kekuatan manajemen terbelah dua, kubu Selena dan kubu Aidan.
karena perseteruan keluarga ini membuat kebijaksanaan dan jalannya perusahaan terseok-seok.
Jaret merasa kepalanya ingin pecah melihat perseteruan antara putrinya dan juga cucunya, jelas ia mendukung Aidan, cucu pertamanya.
Ia melihat pergerakan yang tak bisa di keluarga Andy, keluarga kecil itu mulai membeli beberapa properti, ya walau wajar saja, namun dalam beberapa bulan ini mereka terus membeli properti.
Aidna juga menyadari itu, walau harga properti itu tanpa berapa, namun ia tahu dengan jelas darimana sumber pendapatan keluarga dari papa tirinya itu.
Karena Masalah yang terus-menerus datang membuat kepala Aidan. Sering terasa sakit, bahkan ia sampai memeriksakan diri ke rumah sakit milik Kendrick, seperti hari ini.
Kendrick dengan menyuntikkan obat yang biasa ia gunakan untuk mengobati Aidan, wajahnya terlihat rumit. Sandra datang dengan Catty setelah mendengar suaminya pingsan di kantor.
Ia melihat wajah pucat Aidan yang tergeletak diatas ranjang dengan selang infus mencap di tangannya
Sandra langsung berhambur masuk dan memeluk suaminya, ia menangis tersedu-sedu
"Apa yang terjadi??" tanya Catty pada Kendrick
"Sakit kepala itu kembali.
__ADS_1
Biasanya Aidan hanya kambuh setahun sekali, namun kali ini durasinya lebih cepat"
"Maksudmu, luka trauma saat itu?"
"Ya, aku khawatir itu akan berdampak pada ingatannya"ucap Kendrick dengan wajah masam
"Seberapa parah???"
"Jika terus menerus sakit hingga ilang kesadaran, bisa jadi dia akan melupakan semua memori nya.
Mungkin akan kembali sepuluh tahun silam atau lebih, tergantung keberuntungannya"
"Apa tak ada pengobatan yang bisa ia lakukan?"Tanya Catty serius, ia merasa sedih melihat saudaranya sedih terutama ia khawatir karena usia kehamilan Sandra yang sudah menginjak delapan bulan jalan akan mempengaruhi kesehatan nya
"Alangkah bahagianya jika itu aku, aku yang kamu khawatirkan"
"Kau bisa mengurus dirimu dengan baik, buat apa aku khawatir" ucap Catty mengalihkan pandanganya ke arah lain
"Catty.... Jika aku yang terbaring disana...."
"Aku panggil papamu yang memeriksa mu, apa kau pikir aku dokter yang bisa mengobati mu, aneh" ucap Catty dengan wajah tersipu menjauh
"Huh gadis galak ini, lain di hati, lain di mulut" ucap Kendrick tertawa kecil mengikuti Catty masuk ke dalam ruang perawatan
__ADS_1