Perjanjian Pernikahan

Perjanjian Pernikahan
Rencana Reihan


__ADS_3

Aidan terbangun dan mendapati dirinya di ruangan sebuah rumah sakit, dugaannya pasti Kendrick yang membawanya ke rumah sakit ini


Aidan meringis menahan sakit hanya dengan menggerakkan tubuhnya sedikit, rasanya tubuhnya sakit semua dan seperti mau copot persendiannya.


Ia teringat terkahir kali berduel dengan Reihan, sahabatnya itu kalah, lalu....


"Kendrick sialan, apa yang ia lakukan???


Mengapa ia memukulku??? Apa salahku, sial.


Aku harus menghajarnya Bali" ucap Aidan lirih


"Kaus sudah siuman????" tanya seorang dokter yang tak lain adalah Kendrick masuk ke dalam ruangan tersebut dengan santai


"Ken..


Kendrick sialan, loe ngapain mukul gue tadi????"


"Tadi??? Apa kemarin maksud loe???


Cemen banget sampai pingsan lama" ejek Kendrick membuat Aidan menoleh dan benar saja ini pagi hari yang artinya dia...."


"Ah persetan pagi kek kemarin kek, loe ngapain mukul gue hah???


Apa kita punya perselisihan???"


"Tidak"


"Terus loe ngapain pake mukul gue???" tanya Aidan tak senang


"Iseng aja" ucap Kendrick duduk di sofa dalam ruangan itu, gayanya sangat santai dan cuek


"Sial,.loe pikir muka gue bisa buat keisengan loe yang gabut apa????


Jangan loe bilang karena loe belaian rei, loe mukul gue"


"Hmm mungkin, tepatnya sependapat.


ah itu pantas buat loe.


ya gue mewakili Sandra memukul pria bodoh kaya loe"


"Ken..


ini enggak lucu"

__ADS_1


"Gue juga enggak lagi bercanda, lucu di mananya"


"Sial, samuellllll, saaaaaammmm"


Samuel yang baru tiba sambil menenteng sarapan pagi untuknya dan Aidan segera masuk dan melihat Aidan yang terlihat kesal, sementara Kendrick duduk manis di sofa


"Kemana aja sih loe, bawa..


Ah usil sahabat gue yang menyebalkan ini


melihat dia gue kesel banget"


Kendrick angkat tangan lalu bangkit.


"Cepet sembuh, semoga pukulan gue kemarin buat loe sedikit normal" ucap Kendrick ngeloyor pergi


"Jadi dia mukul loe semalam sampai gini???"


"Sial gue duel sama Rei dan gue menang"


"Menang tapi pingsan lama???" ejek Samuel membuat Aidan geram


"Udah diem, denger pertanyaan loe kepala gue makin sakit. Loe bawa sarapan pagi untuk gue kan???


Mana sini gue laper"


*Apa loe bilang Sam????"


"Ah enggak, loe kalau laper rese. Nih sarapan loe, gue mau ketempat Reihan"


"Gue melarang"ucap Aidan sebal


"Ini makanan beli pke duit gue, suka-suka gue mau kasih kesialan, atau loe mau jatah loe gue tarik dan Beli sana sendiri"ancam Samuel dongkol


""Sana....


sana" usir Aidan sambil membuka paperbag berisi sarapan paginya


Samuel.menghela.nagas dan menggeleng pelan.


Lama-lama ia biasa gila juga menghadapi manusia aneh seperti Aidan.


Setelah menyerahkan sarapan pagi untuk Reihan, Samuel segera menemui Kendrick. Ia tahu Kendrick menyembunyikan Sandra.


Kendrick yang yakin Samuel berada di pihak Sandra tak ragu mengatakan keberadaan Sandra, ia kini lega Sandra baik-baik saja.

__ADS_1


Kendrick mengunjungi Reihan sayang sedang memakan sarapan paginya.


Dan ia menghentikan makanya manakala melihat Kendrick masuk


"Loe.care sama Sandra????"


"Kenapa????"


"Hanya penasaran saja, secara loe Deket banget sama Aidan, gue berfikir awalnya loe berada di pihak Aidan speetinhaknya Aaron"


"Gue enggak berada di kedua pihak, tapi gue care sama Sandra"


"Jadi loe tahu keberadaan Sandra bukan???"


"Rei... Apa kalau gue bilang Care gue tahu dimana dia???" ucap Kendrick menutupi keterkejutannya.


Ken lupa jika Rei ria yang cerdik dan bisa menilai keadaan dengan cepat.


"Ken, gue sama Sandra tumbuh bersama.sepeti halnya loe sama Aidan. Dan Aaron.


Bedanya gue pernah mencintai dia walau Sandra hanya menganggap gue saudaranya.


Kali ini dia kesulitan, gue enggak bisa diam saja membuatkan dia menderita.


Gue mau bawa dia ke Indonesia" ucap Reihan membuat Kendrick terkejut.


Kendrick menatap Reihan penuh pertanyaan.


"Tunangan gue yang juga sahabat Sandra yang akan merawat Sandra di sana, kebetulan dia seorang dokter kandungan.


Keadaan Aidan tak Baik-baik saja, gue takut jika terus dekat Sandra akan lebih tersakiti"


"Gue harus menanyakan pada Sandra dulu"


"Layla dalam perjalan ke negara ini, kamu akan bawa Sandra. Percayalah Ken, kamu akan merawat Sandra sebaik mungkin.


Dan loe bisa terus memantau atau bahkan mengunjungi Sandra.


Prioritas gue sekarang adalah anak dalam kandungan Sandra dan juga ada bahaya yang sedang mengintai Sandra di kegelapan.


Loe akan tahu detailnya sama Samuel. Bagaimana sepupu Sandra sebenarnya"


"Gue harus rembukan dulu"


"Gue harap loe bisa segera kasih kabar gue secepatnya.

__ADS_1


Lusa gue pulang '


__ADS_2