
"Bro...
hahaha" Samuel memeluk Reihan, tentu saja Reihan mendorong Samuel menjauh dengan wajah jijik
"Sial loe Hode??????...."Teriak Reihan mendorong Samuel menjauh, ia bergidik ngeri dan mengelap tangan yang tersentuh Samuel
"Loe yang hode, gue norm senormal-normalnya.
Bukan pecinta matahari bau" Dengus Samuel tak terima di Katai Hode.
Tentu saja Samuel.mengertinapa itu Hode, sebab ia pernah tinggal dan menetap di Indonesia.
"Beneran????"
"Bodo amat, sini keluar dari kamargue" usil Samuel kesal
"Ya Allah gitu aja ngambek. Sensitif loe kaya pinggiran jerawat"Keduanya terus bercanda hingga menjelang pagi baru mereka tidur.
Reihan ingin mengabarkan berita bahagia itu pada para sahabatnya, namun ini sudah menjelang pagi, Yanga dan baik Ibra maupun Layla akan mengamuk Jiak di ganggu tidurnya.
Keesokan paginya
Sandra masih terdiri pulas, semalaman ia terjaga dan menangis saat Layla tertidur pulas, tentu saja Layla tak mendengar sebab Sandra menuju toilet dan menangis tanpa suara di sana
"Sis, bangun ibu hamil kok jam segini masih tidur"
"Layla, gue masih ngantuk"
"Eh tunggu, jangan bilang loe semalam bab ya???
Gue lihat loe ke toilet dan lama banget enggak keluarga ampai gue tidur"
"Iya gue mules soalnya denger loe ngorok" canda Sandra
"Jangan fitnah loe, fitnah itu lebih kejam dari markoah"
"Siapa markonah???" tanya Sandra polos mendengar candaan Layla yang garing
__ADS_1
"gue nggak kenal"
"dasar aneh"
"Mata loe...
semalam lu nggak begadang untuk nangis kan???
come on Sandra gue tahu lu kesel dan sedih tapi kesehatan lu dan keponakan kembar gue itu lebih utama dibandingkan pria brengsek itu"
"gue..."
"Lala sekarang mending lebih baik lu mandi terus cuci itu muka gue mau ke dapur ambil air es untuk kompres mata lo yang bengkak.
bisa-bisa pria brengsek itu melihat lo menangis dia tertawa atau dia merasa bangga karena sudah berhasil membuat lu menderita.
kalau tekad lu masih ingin bertahan di samping Aiden maka kuatkan hati lu buang semua air mata lu untuk pria itu.
lu boleh menangis setelah edan kembali tergila-gila pada loe"ucap Lyla membuat Sandra tanpa sadar mengagumi
Laila segera menuju dapur dan mengambil es batu untuk mengompres Sandra sementara Sandra segera mandi membersihkan dirinya seperti ucapan Laila matanya sangat bengkak dan terlihat sangat jelek.
ih berharap Sandra segera keluar dari kamarnya namun setelah ditunggu selama satu jam yang keluar adalah Layla dan Aidan malas bertengkar di pagi hari ini dengan Layla
Sementara Reihan, Ibra dan Samuel serta Catty sudah duduk manis di ruang keluarga ambil memegang kopi di tangan mereka, suhu negara ini sedang musim dingin sehingga ketiganya memilih tetap berada di sana sambil menghangatkan diri.
Aidan tak bisa bergabung ia merasa canggung sendiri.
Satu jam kemudian
Layla keluar dari kamar di ikuti Sandra.
"Hatchimmmm"
"Yaaaa......nular deh"
"ini gara-gara loe kompres mata gue sementara di luar dingin"protes Sandra menyalahkan Layla
__ADS_1
"Siapa suruh Mew......" Sandra lalu membekap mulut Layla saat semua orang menoleh kearah mereka.
terutama Karen aia ******* Idan duduk sendirian seperti anak ilang. Saat melihat Sandra ia bangkit dan berjalan mendekati Sandra, namun Sandra memilih berjalan cepat melewatinya dan duduk diantara Reihan dan Ibra.
Aidan mengepal tangannya geram, ia sudah dapat sarapan pagi berupa cemburu
"Sandra, kita perlu bicara"
"Aku tak ingin bicara denganmu"
"Sandra please aku ..."
"Guys kita pindah ke ruang tengah yu" ajak Catty.
Layla melorot tak suka, namun Ibra langsung menariknya menjauh, Kini di ruangan tersebut hanya tinggal Sandra dan Aidan
"Katanya mau ngomong???? cepat"
"Sandra....
Maafkan ku, kau pasti sangat terluka semalam"ucap Aidan yang melihat mata Sandra yang bengkak
"sudah tahu masih bertanya"jawab Sandra ketus
"aku merasa menjadi pria yang sangat bodoh di dunia ini. untuk semua kesalahan yang pernah aku buat, baik yang aku sengaja maupun tidak. aku mohon kau memaafkan ku.
tolong bantu aku untuk mencintaimu lagi"
Sandra yang sejak tadi menunduk kini mendongak dan menatap ke arah Aidan.
iya bisa melihat kesungguhan disorot mata suaminya itu.
"kita akan meninggalkan kota ini lusa.
kita mulai semuanya dari awal.
Aku ingin mengenalmu lebih dalam"
__ADS_1
"Apa maksudmu Dengan mengatakan akan meninggalkan kota ini?????"