
Wajah Lely merah padam, ia sangat marah dan malu, Tanpa menunggu lama ia menyeret Ayaka pergi keluar dari tempat itu.
Sementara Alfa mengikuti keduanya seperti kerbau di cucuku hidungnya. Alfa di dorong pergi oleh asistennya.
Semua orang menggeleng, menyayangkan sikap Alfa yang sangat tidak masuk akal.
Sekalipun Sandra anak dari wanita lain dan bukan istri sah Alvaro, tapi tetap aja Sandra adalah keponakanya.
Aidan menghampiri Sandra, ia mengelus puncak kepala istrinya itu
"Jangan sedih, ada aku disini.
Maaf aku datang telat karena harus menjemput Kendrick" ucap Aidan yang tadi hanya menurunkan Sandra lalu i segera menjemput Kendrick yang kebetulan berada tak jauh dari rumah sakit
"Aku baik-baik saja mas"
"Orang-orang itu...
Suatu saat aku akan menjebloskan mereka ke penjara" ucap Aidan mengepalkan tangannya marah
"Mas...."Sandra menggeleng pelan
"Bagaimana istriku ini memiliki jiwa yang besar, kau sungguh wnaita berhati emas sayang, Dewi ku"
"Aku bukan Dewi, aku hanya tidak ingin merisaukan apa yang orang pikirkan tentangku sekalipun itu keluargaku sendiri. Selama aku berbuat baik, maka tak perlu tanggapan mereka apa.
Seribu kali berbuat baik akan sama dengan Nol di depan pembenci. jadi abaikan saja"
"Istriku memang luar biasa" ucap Aidan mencium Sandra didepan semua orang.
Sandra merona merah, ia bisa melihat tatapan Catty dan Kendrick serta dua perawat yang ada di ruangan itu
"Masss..." Sandra mendorong Aidan dengan wajah merona merah karena malu
"Dasar bucin tidak lihat situasi dan tempat"
"Baby kita lakukan kaya Aidna yuk"
"Cari mati, bosan hidup ya??" bentak Catty membuat Kendrick tertawa. Wanita galaknya sungguh imut membuat Kendrick ingin sekali menerkamnya
__ADS_1
"Tunggu saja saat kau ku taklukkan baby, aku akan ******* dan memakannya perlahan"ucap Kendrick dalam hati sambil tersenyum
"Hilangkan pikiran jorok mu Ken. Wajahmu terlihat mesum" Dengus Catty lalu berjalan menjauh.
"Baby... Baby ayo kita nikah"
"Cih enggak sadar kondisi.
Lagi pula wnaita gila mana yang mau di kamar sepeti ini, kau sungguh pria aneh"
"Keluarga tuan Alvaro" panggil seorang suster keluar dari ruang pemeriksaan
"Ya, kamu anaknya" ucap Sandra dan Catty
"Satu orang dulu ya yang masuk, satu lagi harap ikut saya menemui dokter"
"Kau saja temui papa, aku akan menemui dokter"
"Aku akan menemani Catty" ucap Kendrick.
Aidna dan Sandra masuk menemui Alvaro.
Kendrick juga tak mau melanggar aturan, sekalipun ia kenal pemilik rumah sakit ini.
Catty dan Kendrick menemui dokter yang menangani Alvaro
"Selamat malam dok"
"Dokter White anda...
Suatu kehormatan bagi saya di kunjungi anda" ucap sang dokter terlihat senang
"Saya hanya mengantar kekasih saya, tak perlu formal dokter..."
"Marcelo" ucap dokter muda itu mengulurkan tangannya. Kendrick menyambut dengan ramah
"Silahkan duduk, silahkan duduk.
Saya Tan tahu jika nona Clift adalah kekasih anda" ucap dokter itu , Kendrick hanya diam. Ia tak berani melirik Catty yang menatap tajam padanya.
__ADS_1
Sejak kapan ia menjadi kekasih Kendrick, namun Catty tak membantah demi kehormatan Kendrick.
Did alam hatinya ingin sekali Catty menendang bokong dokter tampan itu, untung tampan, jika tidak, Catty pasti akan mematahkan tangan atau kaki pria yang mengganggunya.
Apa ini toleransi yang ia berikan karena ia menyukai Ken tanpa sadar???
entahlah, Catty tak ingin memikirkan itu saat ini.
"Bagaimana keadaan paman Alvaro?"
"Ah iya, iya...
maaf.
Keadaan tuan Clift buruk"
"Maksud anda???"
"Saya sudah memeriksa, dan hasil Rontgen menunjukkan ada kerusakan di paru-paru, hati dan lambungnya"
"Papa saya bukan perokok, dia juga bukan peminum"
"Karena itu kamu sudah melakukan test darah, hasilnya baru besok kamu ketahui."
"Jika anda tam keberatan, bisakah saya memeriksa paman Alvaro, maaf sebenarnya..."
"Owh tidak dokter White, suatu kehormatan bagi saya bisa melihat seorang jenius kedokteran memeriksa pasien. Saya ingin belajar dari anda"
"Tapi peraturan..."
"Saya sendiri yang akan meminta izin Sonya, maksud saya dokter Sonya" ucap Dokter Marcello" Kendrick menaikan sebelah alisnya.
dokter muda didepannya ini dengan mudah menyebut nama Sonya, pemilik rumah sakit ini yang juga adalah teman Kendrick semasa kuliah dulu.
Namun hubungan mereka rusak saat Sonya menyatakan cinta dan Kendrick menolaknya mentah-mentah.
"Mohon bantuannya dokter ...." Kendrick lupa nama dokter itu. Yang terpenting bantuan dokter muda itu.
melihat dari cara dokter itu berbicara mungkin saja Sonya memiliki hubungan khusus dengan dokter ini.
__ADS_1