Perjanjian Pernikahan

Perjanjian Pernikahan
Kakak tiri


__ADS_3

"Sandra memang cucu keluarga Clift, dia anak pertama papamu!!!"ucap Mona membuat mata Lely dan Ayaka melotot terkejut


"Ba..bagaimana mungkin...." gumam Lely merasa lututnya tak bertenaga, ia yang tadinya berdiri protes marah, kini jatuh terduduk.


sementara Ayaka menatap marah pada papanya


" pa ini bohong kan???? Enggak mungkin aku punya kakak"protes Ayaka tak terima


"Ayaka, Sandra adalah kakakmu, dia anak kekasih papa"ucap Alvaro membenarkan


AYaka menatap penuh kebencian, ia menatap satu persatu keluarganya.


jelas semua bersekongkol.


mereka menyembunyikan Sandra dari Lely dan Ayaka.


Ayaka untuk pertama kalinya sangat membenci keluarganya, terutama papanya.


"Aku tak butuh kakak, dia anak Haram.


Aku tak akan pernah mengakuinya!!!!!!


Aku tak menduga papa tega berselingkuh dari mama"ucap Ayaka berkaca-kaca


"Ayakaaaa!!!"


"Kenyataanya Sanda benar anak papamu, dan bukan anak haram, mama sandra dan papamu sudah menikah. Lalu mama Sandra menghilang dan akhirnya lima tahun kemudian papamu baru menikahi mamamu, jadi papamu tidak berselingkuh!!!" ucap Mona tegas


"ENggak, aku enggak sudi punya kakak kampungan seperti dia" ucap ayaka dengan berderai air mata


"Ayaka jaga ucapanmu"bentak Alvaro Alvaro marah.


Ia tak suka Ayaka menghina Sandra.


"Kenapa??? Papa membelanya??? Papa lebih menyayangi wanita kampung itu???? kalau begitu lupakan jika papa punya aku!!!!" teriak Ayaka berapi-api


Tidak sopan!!!! Bentak Juan marah membuat Ayaka langsung diam begitu juga Lely yang sedang menangis langsung lirih , Lely langsung memeluk putrinya


"kakek, kakek membentak ku???" ucap Ayaka tak terima di kasari kakek nya

__ADS_1


"Itu karena kau sudah keterlaluan, apa ini didikan keluarga Clift???? Berani menghina orang lain didepanku, apalagi menghina saudarimu sendiri???


Ini ajaranmu Lely??" ucap Juan dingin menatap tajam ke arah Lely


"Ayaka tenangkan dirimu, mama tahu kau saat ini marah dan kecewa, namun kita tak bisa kalah dari wanita sialan itu, jika kita bertindak bodoh, kakekmu akan menyerahkan semua kekayannya pada Sandra Dan kita akan menjadi gembel" bisik Lely membuat Ayaka diam


"TApi ma..." Lely menggeleng pelan meminta putrinya tenang.


Bagaimana bisa tenang , saat ini Ayaka sangat marah


"Saat ini kita hanya bisa menurut menerima wanita kampung itu sambil membuat rencana.


Lagi pula sebentar lagi kau akan menjadi nyonya muda keluarga lawrence jika Aidan menikahi mu, kita bisa menginjak-injak mereka seperti seekor semut saat itu,"


Ayaka menghela nafas, ia berusaha tenang.


Ucapan mamanya menjadi motivasinya.


Ayaka terpaksa menyimpan dendam ini untuk ia balaskan nanti.


saat ini walau mereka punya pengawal dari keluarga Wise, namun tanpa pamannya, semua akan berantakan.


"Pa...


kau memilih membawa anak haram itu kembali, melukai aku dan mama jadi jangan salahkan aku jika aku kejam pada kalian semua!!!!


Akan ku balas sakit hati ini berkali-kali lipat sakitnya dan perlahan" ucap Ayaka dalam hati


Ayaka berjanji akan membuat Sandra merasakan apa yang neraka dunia karena sudah menghancurkan keluarganya yang harmonis, terlebih merebut papanya.


Ayaka diam, ia hanya menatap kedepan dengan penuh kebencian


"Ayaka, ..." bisik Lely lirih karena melihat putrinya hanya diam


"Kita ikuti kemauan mereka ma, dan tunggu saat balas dendam itu tiba" ucap Layla berbisik.


Lely menelan salivanya.


Apakah ia salah berkata seperti itu pada Ayaka???

__ADS_1


Lely jadi merinding sendiri melihat sorot mata putrinya. Seolah di depannya adalah Ayaka yang berbeda.


Lely menyalahkan semuanya pada Alvaro.


semua karena Alvaro.


Lely mengepalkan tangannya.


"Kau yang membuat cintaku jadi benci...


jangan kau salahkan aku akan kejam padamu.


mulai detik ini cintaku padamu sudah mati!!!!" ucap Lely


"Ayaka, Lely...


Aku harap kalian bisa menerima Sandra. Mulai detik ini Sandra putri sah ku dan besok aku akan mengumumkan pada dunia jika dia putriku."


"Kakek harap Ayaka bisa menerima Sandra sebagai saudarimu. Karena usia Sandra lebih tua lima tahun dari Ayaka maka Ayaka harus memanggil Sandra kakak."Ayaka hanya diam hingga Lely menyenggol tangan putrinya


"Baik" ucap Ayaka singkat.


"Kalau begitu mari kita makan.


ayo Sandra..."Ajak Mona. Ayaka sakit hati di abaikan oleh neneknya. Ia cemburu Sandra mendapat kasih sayang yang seharusnya hanya miliknya Seorang


"Aku kenyang, permisi" ucap Ayaka langsung bangkit dan berjalan menuju kamarnya


"Ayaka...." panggil Lely


"Ayaka, Ayaka kau mau kemana??" teriak Alvaro namun Ayaka tak emang gua beli panggilan papa dan mamanya. selera makannya sudah menguap yang kini ia rasakan hanya kesal dan marah.


"Biarkan Ayaka menenangkan diri.


Ia butuh waktu menerima Sandra sebagai kakaknya" ucap Juan membuat Alvaro menatap sedih kepergian Ayaka


"Pa maaf" ucap Sandra tak enak hati.


Sandra tahu papanya pasti serba salah berada diantara dia dan Ayaka.

__ADS_1


__ADS_2