Perjanjian Pernikahan

Perjanjian Pernikahan
Melaporkan


__ADS_3

"Sayang ...." Lely langsung bungkam.


ia melihat kemarahan di wajah Alvaro.


Lely memilih diam dan pergi.


sama seperti Ayaka, sebelum pergi ia menatap penuh kebencian pada Cathrine.


ia harus segera menyingkirkan wanita itu.


tapi sudah beberapa kali ia mengirim pembunuh bayaran untuk melenyapkan cathrine namun hasilnya malah pembunuh bayaran itu raib tanpa kabar.


"Maafkan aku pa"


"Mengapa harus minta maaf???


papa yang salah mendidik mereka sejak awal.


Ayaka terlalu di manja baik oleh papa maupun mamamu. Bahkan kakek neneknya juga.


dia jadi pribadi angkuh dan ....


sudahlah.


apa yang ingin kau laporkan"


"Ini mengenai Sandra" ucap Cathrine lirih


"Ikut appa ke ruang kerja" ucap Alvaro lalu berjalan menuju ruang kerja di ikuti oleh Cathrine.


.


Catherine sudah menceritakan kejadian siang itu pada Alvaro, terlihat Alvaro tidak begitu terkejut.


mungkin ia juga sudah memperkirakan akan terjadi, walau jujur ini terlalu cepat dari yang ia duga.


"Pa, aku takut mama akan segera mencari tahu siapa Sandra.


dia langsung mengenali Sandra sebagai mama Firly saat pertama bertemu"


"Itu karena wajah Sandra sangat mirip dengannya.


Lely tentu saja mengenalnya.


Tapi seharusnya reaksinya tak seperti itu...


"Atau mama Lely menyimpan suatu rahasia yang papa enggak tahu???" tebak Cathrine seperti apa yang di pikirkan Alvaro


"Apa papa mau menyelidikinya??" tanya Cathrine melihat Alvaro yang terdiam


"Tidak, tugasmu hanya melindungi saudarimu"


"Tapi aku punya..." Alvaro menatap putri angkatnya


"Baik pa.

__ADS_1


serahkan padaku" ucap Catherine langsung mengerti.


"Catty, ambil ini.


kita akan ke mansion keluarga Lawrence nanti malam.


Kau putriku dan kau harus ikut.


Papa tahu kau tak suka keramaian.


tapi di lingkungan sosial ini, kita perlu berbaur" ucap Alvaro


"Tapi Sandra..."


"Serahkan pada Brian.


papa sudah memberitahu Brian Tetang ini.


tinggallah di mansion ini.


Kita berangkat bareng nanti malam" ucap Alvaro tak ingin di bantah.


"Baik pa.


kalau begitu aku akan ke kamarku"


"Hmmm"


"Catty, apa Sandra mengatakan siapa ayah biologis anaknya???" tanya Alvaro tiba-tiba


sebenarnya ia tak perduli siapa ayah anak dalam kandungan putrinya.


"Data tentang Sandra menikah memang ada di negara Indonesia, namun siapa prianya....


itu misteri, seseorang menghapus data siapa suami Sandra" ucap Catherine


"Menghapus, tapi terdaftar pernah menikah.


ini aneh.


apa suami Sandra orang penting???" gumam Alvaro seolah berbicara pada dirinya sendiri..


"Aku juga berfikir seperti itu pa.


sedang Ku selidiki"


"Baik, istirahatlah" ucap Alvaro.


Catty lalu pamit dan meninggalkan ruang kerja itu.


setelah Catty pergi, seseorang keluar dari ruangan tersebut.


"Selidiki siapa suami putriku.


aku harus melindungi nya dari pria tak bermoral itu!!!"

__ADS_1


"Baik tuan, akan saya laksanakan" ucap pria itu lalu langsung menghilang.


"Firly, aku tak akan membiarkan siapapun menyakiti putri kita. Kau dimana sekarang sayang.....


jika kau melihat betapa cantiknya putri kita kau pasti akan sangat bahagia" gumam Alvaro memandang foto yang ia keluarkan dari sebuah brankas rahasia.


Ruang kerja Alvaro di rancang dengan keamanan tingkat tinggi. Ia sengaja melakukan itu demi keamanan.


setiap harinya ruangan itu akan di periksa untuk keamanan jikalau Lely atau siapapun menyembunyikan cctv atau benda yang berbahaya


ruangan itu juga terdapat lorong yang langsung menembus ke rumah kaca yang berada di timur mansion, memudahkan Alvaro jika ia pergi keluar tanpa sepengetahuan Lely.


Dan saat menikah, Alvaro sudah menekankan jika ia berada di ruang kerja artinya ia tak mau di ganggu.


dan Lely mematuhi itu.


Sekalipun ia masuk, pengawal Alvaro akan menyamar sebagai Alvaro, suara bahkan wajah Alvaro dengan mudah ia tiru karena Alvaro memiliki pengawal bayangan yang memiliki keahlian menyamar.


Malam harinya


Alvaro sore itu menemui Sandra, ia meminta Sandra tak keluar sementara waktu demi keamanan nya.


juga sekaligus meminta maaf karena belum mengumumkan pada publik keberadaanya, ia butuh sedikit waktu lagi.


Malam itu Alvaro membawa istri dan kedua anaknya, Ayaka dan Catherine.


Ia sendiri satu mobil dengan Lely, sementara Ayaka dan Catherine satu mobil.


Sebelum berangkat Alvaro sudah memberi peringatan pada kedua putrinya untuk menjaga sikap mereka selama pesta berlangsung.


sebab dalam pesta itu akan hadir banyak tokoh penting baik politisi maupun para pengusaha sukses.


Alvaro berharap Catherine dan Ayaka bisa berbaur dengan mereka semua.


seperti yang diharapkan dari orang nomor satu di negara itu, pesta penyambutan kedatangan Aidan berlangsung meriah dan sangat megah.


bahkan koki-kokinya berasal dari hotel Michelin dengan bahan-bahan makanan berkualitas tinggi yang didatangkan dari seluruh penjuru dunia


malam itu Aidan mengenakan tuxedo berwarna hitam membuatnya tampil tampan dan elegan.


sementara Jordan memakai jas berwarna biru dongker.


baik Jordan maupun Aidan terlihat sangat tampan malam ini.


malam itu Jared Lawrence mengumumkan kepala keluarga mereka yang baru yaitu Aidan.


semua orang menyambut bahagia kabar tersebut namun tidak dengan Selena dan Andy.


walaupun begitu Selena berusaha tersenyum walau terlihat canggung.


sebelumnya Jared sudah memperingatkan Selena untuk menjaga sikapnya atau ia akan dicoret dari keluarga Lawrence.


malam itu Ayaka akan menjadi pusat perhatian.


wajahnya yang cantik serta gaunnya yang sangat indah membuatnya menjadi Nona muda paling menawan pada pesta tersebut

__ADS_1


Catherine memilih tidak menonjol Ia hanya mengenakan terus berwarna krem dengan rambut tergerai.


sekalipun begitu Catherine terlihat cantik natural.


__ADS_2