
Sandra baru selesai membuat design bangunan, selain sebagai penerus perusahaan mamanya, ia juga masih bekerja di perusahaan Ibra walau hanya sebulan sekali ia harus terbang ke negara asal Ibrahim, untuk melapor. sisanya ia bisa bekerja di perusahaan miliknya dan sisanya ia habiskan bersama si kembar.
Saat keluar ruang kerja dan melihat seorang pelayan terlihat berjalan setengah berlari berlari dengan panik menuju sisi barat mansion di mana kakek dan nenek Aidan tinggal. Sandra langsung panik, ia khawatir terjadi sesuatu pada Margareth, segera berjalan karena penasaran
"Hei kamu apa yang terjadi???" tanya Sandra
"Gawat nyonya muda, nyonya Selena di pukuli suaminya dan... Dan....
kondisinya sangat mengenaskan.
Dan tuan muda kedua..."
"astaghfirullah, mama Selina dan Jordan, bagaimana keadaan mereka???"
"Tuan muda...
pelayan di sana mengatakan jika tuan Andy memotong salah satu jari tuan muda dan menyiksanya Sementara nyonya Selena juga sama mengenaskan wajahnya....
saya tak menyangka tua. Andy tega melakukanya...."
"Astaghfirullah "Sandra merasa tubuhnya lemas, ia berpegangan di tembok, Air mata Sandra menetes, ia sangat menyayangi jordan dan jug merasa prihatin pada mertuanya.
"Apa maksudmu?????? Adikku kenapa??? Teriak Aidan tiba-tiba sudah berada di belakang mereka
"Mas.... Huhu Jordan dan mama Selina." Aidan memeluk Sandra yang terlihat shock. Ia juga sama terkejut dan marah.
Sekalipun Jordan anak yang tengil, tapi ia anak yang penurut.
"Apa nenek tahu????"tanya Aidan
"Benar tuan, , nyonya besar pingsan saat mendengar kabar, kini kami sedang berusaha menahannya. nyonya besar bersikeras pergi"
__ADS_1
"Baiklah, minta perawat anakku menjaga si kembar, kami akan ke rumah sakit setelah melihat keadaan nenek" ucap Aidan
"Baik tuan muda"
Saat Aidan dan Sandra tiba di kamar Margaretha,
Kamar itu sudah berantakan, Margaret mengamuk. Sekalipun Selena bukan putri berbakti, kasih sayang seorang ibu tak akan pernah putus.
Bagaimana dan berapa kali pun anak membuat salah dan menyakiti hati orangtua, namun orangtua selalu memiliki kata maaf untuk anak-anak mereka.
Terutama seorang ibu, Kasih ibu sepanjang jalan.
kasih anak terkadang hanya sepenggal jalan.
"Nenek...."
"Sandra..... Aidan.... Huhuhuhu....
Margaret tak mampu membendung air matanya, i menangis tersedu-sedu, Sandra juga ikut meneteskan air mata
"Bajingan itu, aku akan membunuhnya!!!!" geram Aidan.
"Sekarang mereka di rumah sakit atau di rumah??" tanya Aidan mencoba tenang walau di hatinya juga merasa tak tenang.
"Ken membawa mereka ke rumah sakit.
Pelayan kediaman menelpon Kendrick sebab Selna pingsan dan juga keadaan adikmu buruk, mereka bingung harus bagaiman, lalu Kendrick datang dan langsung membawa mereka berdua dan kini mereka sudah di rumah sakit." ucap Margaret menjelaskan pelayan pelayan di kediaman putrinya
"Kita kerumah sakit sekarang.
Andy....... Aku tak akan melepaskan mu, aku akan memburu mu dan membunuhmu"
__ADS_1
"Balaskan sakit hati mama dan adikku, nenek tak rela dunia akhirat ia menyakiti mereka",
"Tenang saja nek, siapapun yang berani menyakiti keluargaku akan mendapatkan balasan sepuluh kali lipat,
"Kita kerumah sakit, nenek kami ganti pakaian sebentar" ucapan Sandra menarik Aidan
Aidan terus memaki Andy, setelah berganti pakaian mereka bertiga langsung pergi menuju rumah sakit.
Sementara di rumah sakit
wajah Kendrick muram, ia sangat marah dan juga dendam pada Andy.
 Kendrick mengutuk perbuatan Andy yang sangat tidak berprikemanusiaan, bahkan Andy seperti binatang.
Kendrick sudah melakukan visum dan mengirim hasil visumnya pada Samuel untuk di proses ke meja Hijau, Ken tidak akan membiarkan Andy bebas , ia bersumpah akan membuat Andy membusuk di penjara.
Apalagi melihat jari tangan Jordan.....
Kendrick sampai menitikkan air mata, Ia sudah menganggap Jordan adiknya sendiri.
Setelah membersihkan dan mengobati luka di tubuh Jordan, Kendrick duduk di samping ranjang memegangi tangan Jordan.
Hatinya hancur dan marah melihat kondisi Jordan.
"Gue akan membalas perbuatan bajingan itu. Gue pastikan dia gak akan bisa hidup tenang"
Beruntung Jordan segera di bawa kerumah sakit, Jordan kehilangan banyak darah, mengenai jarinya yang putus, itu tak bisa di sambung lagi.
Selain itu Jordan juga mendapatkan beberapa jahitan di tubuhnya, entah bagaimana mereka menyiksa Jordan, kejam dan sadis.
Kendrick meminta semua orang yang bekerja di rumah sakitnya untuk tutup mulut rapat-rapat mengenai masalah ini, jika sampai tersebar keluar, Kendrick sendiri yang akan memecat mereka dan membuat perhitungan karena menyinggung keluarga White!!!
__ADS_1
Bisa dipastikan mereka yang sudah menyinggung keluarga white tidak kan bisa bekerja di bidang media lagi!!!!