Perjanjian Pernikahan

Perjanjian Pernikahan
kedatangan ornagtua Kendrick


__ADS_3

Pagi-pagi sekali kedua ornagtua Kendrick datang ke kediaman Aidan, mereka langsung dari bandara menuju ke sana sebab setelah melihat video itu mama Kendrick ingin memastikan sesuatu


Catty sudah memasak untuk sarapan pagi semua orang, ia terlihat gugup sebab ini pertama kalinya i bertemu langsung dengan calon mertuanya. Kedua orang tua Kendrick.


Catty khawatir mereka tidak menyukainya, atau mungkin saja menentang. Sejak di beritahu semalaman, Catty tidak bisa tidur nyenyak.


Ia terus di hantui rasa khawatir dalam dirinya.


Kendrick pagi ini memakai sweater coklat susu dipadu dengan celana jeans putih, cuaca di luar memang dingin sebab turun salju sejak pagi.


Di sebelahnya berdiri sepasang suami istri yang masih terlihat awet muda, bahkan mereka tidak seperti ornagtua Kendrick karena wajah mereka yang masih terlihat muda.


Sontak white bahkan terlihat baru berusia empat puluh tahun, kulitnya kencang, wajahnya sangat cantik dengan rambut blonde, sedangkan Marco White terlihat berusia menjelang empat puluh lima tahun. Wajahnya tampan dengan alis tebal dan Bibis sexy, Catty bisa melihat darimana alis dan bibir sexy Kendrick berasal. Ia perpaduan mama dan papanya yang rupawan


"Selamat datang nyonya dan tuan White" sapa Sandra menyalami keduanya , mencium punggung tangan kedua pasutri itu


Sonya dan Marco saling pandang. Ini pertama kalinya mereka mendapat perlakuan yang hangat tapi berbeda


"Itu kebiasaan orang Indonesia bila bertemu yang lebih tua, mencium tangan orang tersebut" ucap Kendrick menjelaskan kebingungan kedua orangtuanya


"Ahhh Sandra kau cantik sekali pantas Aidan jatuh cinta padamu" ucap Sonya Menggenggam tangan Sandra


"Terima kasih nyonya white, anda juga sangat cantik"


"Panggil aku Tante Sonya, jangan terlalu formal padaku" ucap Sonya langsung menyukai Sandra


"Selamat datang nyonya dan tuan White" ucap Catty sopan


"Ah Catty kau sudah tumbuh besar, cantik" ucap Sonya memeluk Catty, Catty terkejut tak menyangka calon mama mertuanya begitu baik

__ADS_1


"panggil aku mama Sonya, anak nakal ku itu sudah banyak bercerita tentangmu dan aku salut padamu berhasil melumerkan si kaku itu" bisik Sonya membuat Catty tersenyum canggung.


Apa yang Kendrick ceritakan pada mamanya??? Catty harus tahu semua


"Nanti setelah semua selesai, atur pertemuan kami dengan papamu nak"


"Baik tan, eh mama Sonya"


"Jadi kau yang bernama Sonya????"


"Ii. Iiya"


"Bagus juga mata putraku, terima kasih sudah membuat putraku normal menyukai wanita"


"Papa...." protes Kendrick merasa malu di permalukan papanya.


"Iiya.." ucap Catty bingung harus menjawab apa


"Aidan kemana???"


"Itu....


pagi-pagi sekali pergi, aku tak tahu kemana" ucap Sandra murung


"Samuel??"


"Aku meminta Samuel tinggal di sini, ia mengantar Aidan pergi" ucap Catty kesal


Kendrick bisa menduga kemana Aidan pergi.

__ADS_1


wanita ****** itu, Kendrick akan berurusan dengannya setelah Aidan sembuh.


Kini harapan Kendrick hanya mamanya.


Sandra menyuguhkan jahe hangat untuk semua dan orangtua Kendrick sangat menyukainya, selain aroma jahe dan serai yang tercium, tubuh mereka juga terasa hangat.


Sementara di tempat lain


"Tuan kita harus kembali, tuan dan nyonya white sudah tiba di kediaman" ucap Samuel mengingatkan


"Pagi-pagi begini???"


"Itu karena beliau mengkhawatirkan anda, mereka sudah seperti ornagtua anda" ucap Samuel melirik tak suka pada Nina yng bergelayut manja di bahu Aidan


Pagi-pagi sekali Nina menelpon, ia memberitahu Aidna jika terjatuh dan secepat itu Aidna pergi, beruntung Samuel melihatnya dan memaksa untuk menyetir mobil Aidan.


"Sayang aku pergi dulu"


"Aku masih kangen"


"Nanti sore kita bertemu lagi.


Aku tak enak membuat mereka menungguku.


Patuh Lah"


"Baiklah, jangan dekati wanita manapun, aku tidak suka"


"Baik-baik, aku pergi" ucap Aidan bangkit lalu merek segera melajukan kendaraanya meninggalkan kediaman tua keluarga Wilis

__ADS_1


Prok prok prok


seorang pria bertepuk tangan keluar dari dalam rumah sambil mendorong seorang wanita tua di kursi roda


__ADS_2