Perjanjian Pernikahan

Perjanjian Pernikahan
Misi


__ADS_3

"Buat dia cemburu....


Tapi....."


"Tapi?????" tanya semua orang menantikan ucapan kendrick


"Kau harus siap sakit hati dan kecewa jika tak sesuai harapanmu"ucap kendrick menatap serius ke arah sandra


"Aku siap" ucap Sandra mantab


"Dan satu lagi, mungkin Aidan akan merasa kesakitan setiap kali ia mencoba mengingatnya, namun kita tidak bisa memaksa ia mengingatnya atau dia bisa jadi idiot dan lebih parahnya hilang akal.


Jadi biarkan semua berjalan seperti apa adanya" ucap Ken mengingatkan semua orang


"Aku mengerti, aku akan berusaha dan bersabar"


"Apa kau siap melihat suamimu menderita saat dia mencoba mengingat serpihan memorinya yang hilang"


"Sandra siap" jawab Catty langsung memotong ucapan Sandra,


"San.... Lebih baik loe menyerah aja, gue sama ibra datang untuk..." ucapan Lyla di potong oleh Reihan yang sejak tadi menyimak


"Gue siap membantu jika loe perlu itu"ucap Reihan membuat ibra dan layla melotot tak senang


"Rey tujuan kita..."Ibra berusaha mengingatkan tujuan mereka datang ke negara ini adalah untuk membawa Sandra ke te.pat aman.


"Kalian apa sih??? Kenapa sikap kalian aneh sekali datang bersamaan, kalian pasti merencanakan sesuatu"ucap Sandra menatap satu persatu sahabatnya itu


"Sebenarnya kami datang untuk membawamu.


Kami..."Sandra menghela nafas memotong ucapan Lyla sebelum sahabatnya itu selesuanbucara


"Layla,,, tempatku disini bersama suamiku"

__ADS_1


"Suami yang bahkan tak mengingatmu sama sekali dan sudah menceraikan mu????"ucap Layla keceplosan.


Sandra terdiam, ia melirik kearah Catty yang merasa bersalah. Catty pasti memberitahu kan malah ini pada Layla sehingga sahabatnya itu datang. Namun yang benar adalah, Informasi itu dari Reihan dan Layla mengejar kebenaran dari Catty, dengan terpaksa Catty membenarkan nya di bawah ancaman Layla.


Sandra menutup matanya, ia tahu mereka bereaksi begini karena sangat menyayanginya, Sandra tak bisa marah. Ia justru bersyukur karena mereka sangat perduli dan sayang padanya


"Layla, ibra dan kau Rei.


Aku sangat bersyukur sekali memiliki sahabat seperti kalian. Aku tahu kalian menyayangiku, seperti halnya aku juga sangat menyayangi kalian, tapi...


Aku tak bisa pergi. Mas Aidan butuh aku" ucap Sandra menelusuri wajah kecewa para sahabatnya.


"Aku tahu kalian marah karena kelakuan mas Aidan, tapi disini mas Aidan tak bersalah sepenuhnya, dia melakukan itu karena dia amnesia, dia sakit"ucap Sandra membuat semua orang terdiam.


"Dan aku sebagai istrinya, sudah tugasku untuk mendampingi mas Aidan walau mungkin kedengarannya menurut kalian aku naif atau mungkin bodoh, aku hanya ingin bersama dia."


"Kamu mengkhawatirkan keamanan mu. kamu ingin anak mu dan kamu berad di tempat aman"ucap Layla masih bersikeras


"Aku mengerti kekhawatiran kalian, tapi disini ada saudariku Catty, ada Brian, ada papa dan juga nenek serta kakekku, ada Ken juga, aku tak sendiri.


"Kami akan membantumu"ucap Layla pada akhirnya


"Aku juga akan membantumu, lagi pula aku perlu berlibur juga, uangku sudah banyak dan belum ada yang menghabiskannya "ucap Ibra


"Somboooong" cibir Sandra mengejek sahabatnya itu walau kenyataanya benar. Harta kekayaan Ibra sendiri tak akan habis tujuh turunan belum lagi harta orangtuanya, secara Ibra putra mereka satu-satunya.


"Dia lagi curcol klo dia jomblo permanen"ucap Layla membuat semua orang tertawa


"Nanti gue obral deh siapa tahu ada yang mau sama loe sob"


"Sial loe mentang-mentang udah laku" gerutu Ibra


"Enggak usah nangis dan terharu"ucap reihan membuat Sandra yang mello langsung tertawa melihat perdebatan Reihan dan Ibra

__ADS_1


"Gue enggak mau loe jodohkan, enak aja gue masih laku."


"Terima kasih, terima kasih sahabat-sahabatku. Aku cinta kalian"ucap sandra mereka berpelukan kecuali Kendrick. Dalam hati ken dia ikut senang. Ia salut Sandra memiliki sahabat yang sangat setia kawan seperti mereka, ia jadi iri karenanya berharap persahabatan mereka juga seperti itu.


"Bro Ken sini kita berpelukan juga" ajak Rei


"Ya, eh terima kasih" ucap ken kikuk, ia tak pernah berpelukan seperti Teletubbies, ini sedikit memalukan baginya , namun Catty menarik kekaishnya dan mereka berpelukan


Semua tertawa menertawakan wajah ken yang merona merah karena malu


"Kakak calonmu lugu"ledek Rei yang entah sejak kapan memanggil Catty kakak


"kakak gundul mu. dasar cowok aneh, kita seusia" dengus Catty


"Rei menolak tua sis"ejek Layla...


Suasana kini penuh canda tawa saling meledek dan mengejek namun tanpa ada niat menjatuhkan hanya sekedar candaan.


Ken belum pernah merasakan suasana seperti ini, sekalipun ia memiliki sahabat namun obrolan mereka terasa hambar itulah mengapa ia lebih banyak diam, namun bersama sandra dan para sahabatnya itu berbeda.


Mereka lalu menyusun rencana, karena kehamilan Sandra sudah besar mereka memutuskan melancarkan rencana mereka di dalam kota, intinya membuat Aidan cemburu.


Reihan dan ibra tersenyum jahat. Ini saatnya mereka membalas Aidan, mumpung pria menyebalkan itu sedang lupa ingatan.


Ini akan menjadi pembalasan paling manis. Ibra dan Reihan akan membuat Aidan kesel setengah mati.


Satu jam kemudian Aidan terbangun, ia merasa terusik dengan suara bising di depan kamarnya sebab mereka tadi membawa dan membaringkan Aidan di ruang tamu di lantai bawah.


Aidan membuka pintu kamar, ia terkejut melihat Sandra yang tersenyum lebar saat Ibra mengelus perutnya. Aidan langsung berjalan cepat menghampiri Sandra dan memukul tangan Ibra


Padahal Ibra sedang membacakan surat Yusuf, itu permintaan Sandra sebab suara merdu Ibra membuat Sandra merasa tenang, anehnya kedua anaknya juga langsung tenang di dalam sana seolah ikut menikmati merdunya lantunan ayat suci Alquran


"Jauhkan tangan mu dari perut istriku, dasar gatal" bentak Aidan membuat semua orang terkejut

__ADS_1


Seringai lebar tersungging di bibir Ibra


__ADS_2