Perjanjian Pernikahan

Perjanjian Pernikahan
Rencana Nina


__ADS_3

Karenina terbangun dengan tubuh yang terasa sakit, ia bahkan tak bisa menggerakkan tubuhnya, seolah semua persendiannya copot.


Ia baru teringat jika pria tua itu menemukanya dan menyanderanya, Karenina sudah meremehkan Josep.


Seharusnya dengan koneksi dan kekuasaan yang Josep miliki bukan hal yang sulit menemukanya.


Seharusnya ja membunuh pria tua itu selagi bisa. Kini ia terkurung di tempat ini, Nina yakin priabitu tak akan melepaskannya begitu saja


Nina merasa frustasi.


Hidupnya yang kelam kembali lagi.


Ia jadi teringat lima tahun lalu saat ia dinyatakan hilang, Nyatanya dua geng mafia memperebutkan lokasi mereka, dan Nina ditawan oleh Josep.


Nina di ikat dan di siksa hingga akhirnya Josep menyelamatkannya. Namun bukan berarti Nina lepas dari siksaan justru penderitaan sebenarnya baru di mulai.


Ia di siksa siang malam untuk melayani Josep.


Saat pria tua itu tidak menginginkannya, ia menjadikan Nina bahan taruhan hingga akhirnya ia jatuh pada Abraham dan membawanya pergi dari daerah itu.


Walau Abraham baik, tapi pria itu tidak memiliki harta dan suka mabuk, sehingga utangnya di mana-mana


"Aku harus segera keluar dari sini.


Aku tak mau terjebak dengan bandot tua itu lagi" gumam Nina mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan.


Nina menyadari jika kini ia berada di sebuah kamar hotel, sangat tak mungkin baginya untuk kabur.

__ADS_1


Hanya satu cara, ia harus menghipnotis Josep.


Tapi Nina ragu, pria itu akan terhipnotis olehnya.


Sebab syarat hipnotis berhasil jika si pasien tidak mempunyai pendirian kuat, keyakinan yang kuat.


Dan Josep orang yang memiliki pendirian sangat kuat.


Jikalau berhasil mungkin hanya sekitar lima puluh persen bahkan bisa kurang.


",Aku harus mencobanya sekalipun aku tak yakin berhasil. hanya ini kesempatanku lepas dari kakek tua itu sekaligus memanfaatkannya", gumam Nina.


Ia segera berbaring lagi dan memejamkan matanya sat mendengar suara langkah kaki mendekat.


Benar saja Josep dan asistennya datang, serta seorang dokter.


"Tuan Josep, wanita ini mengalami luka yang lumayan parah di alat vitalnya, anda harus merawatnya dengan baik


saya sudah resep kan obat oles dan juga antibiotik.


Namun rasanya tak etis jika bukan seorang perawat wanita yang menanganinya"


"Ini...


Baiklah, tolong tur semua nya, aku akan membayarnya"


"Owh ya satu lagi tuan Josep, anda harus menahan diri setidaknya dia Minggu sampai luka wanita muda ini sembuh"

__ADS_1


"Huh...." dengus josep


"Tuan Josep?????" tanya sang dokter meminta penjelasan


"Ya aku dengar..." dengar Josep lalu ketiganya meninggalkan kamar tersebut


Nina tersenyum salu akhirnya ia meringis


Bibirnya pecah akhirat pria tua itu


"Stttt bandot tua sialan.


Dia menggauliku seperti binatang" gerutu Nina mencoba untuk duduk, namun **** ************* terasa sangat sakit.


Ia sampai mengeluarkan air mata menahan sakit


Josep datang kembali, ia memberikan Nina makan dan obat, setelah itu ia keluar kembali.


Setelah minum obat Nina merasa sangat mengantuk, ia kembali tertidur.


Saat terbangun hari sudah sore dan ada seorang perawat yang membantunya makan dan minum obat serta membersihkan diri.


Tiga hari sudah berlalu, kondisi Nina berangsur membaik walau masih terasa sakit di **** *************, Nina sudah bisa duduk sendiri.


Nina memutar otak untuk menjalankan rencananya, ia tak bisa terus berada di sini, sebab ia harus menemui Aidan. Hanya Aidan satu-satunya harapannya.


Dengan menikahi Aidan ia akan hidup kaya raya, tak khawatir kekurangan uang, dan yang terpenting adalah ratus Aidan, Josep maupun Abraham tak akan bisa menyentuhnya, dengan kekuasaan dan uang, Nina bisa melakukan segalanya, termasuk melindungi dirinya dari dua pria itu.

__ADS_1


__ADS_2