
Kendrick baru saja sampai hingga sebuah kabar mengejutkan membuatnya sampai berdiri dari tempat duduknya, wajahnya pucat pasi dengan rahang mengeras, Catty bisa melihat ekspresi Kendrick sangat buruk, pasti terjadi sesuatu
"Aku akan segera kesana, segera lakukan tindakan penyelamatan, aku akan tiba lima belas menit, ah tidak sepuluh menit" ucap Kendrick segera berjalan pergi, ,Carry yang melihat kekasihnya tahu-tahu pergi mengikuti dari belakang.
Kendrick berhenti karena teringat ia melupakan sesuatu
"Sayang ...." Catty bingung apa yang terjadi, ia bergegas menyusul kekasihnya
"Aku harus pergi ke rumah sakit, ini urgent" ucap Kendrick mencium kening kekaishnya
"Kenapa?? Apa terjadi sesuatu pada saudariku????" tanya Catty dengan suara bergetar karena takut dan panik
"Bukan Sandra sayang, tapi Aidan, Dia mengalami kecelakaan, dan kondisinya saat ini kritis, bahkan aku tak tahu ia bisa selamat atau tidak" ucap Kendrick dengan mimik khawatir.
Catty menutup mulutnya terkejut, ini sungguh cobaan berat bagi keluarga Sandra,
Cabang seolah datang silih berganti.
Sandra menghilang dan kini Aidan kritis kecelakaan.
"Aku ikut...."ucap Catty cepat
"Kau...
baiklah cepat, jangan protes aku akan ngebut"ucap Kendrick berjalan cepat di ikuti Catty
"Jangan khawatirkan aku" ucap Catty segera masuk ke kursi penumpang, memasang sabuk pengaman, dan Kendrick masuk di balik kemudi, ia segera melajukan kendaraanya dengan kecepatan tinggi.
__ADS_1
Kendrick meminta anak buahnya untuk memimpin jalan ,ia harus segera tiba di rumah sakit dalam sepuluh menit, sebab waktu sangat berharga, setiap detik nya menyangkut nyawa sahabat sekaligus saudara angkat Kendrick.
"Sayang percayalah, Aidna pria kuat, aku yakin dia akan selamat, begitu juga saudariku" ucap Catty lirih
"Aku berdoa untuk keduanya sayang, jangan sedih orangku juga senang melacak keberadaannya" ucap Kendrick yang di balas anggukan pelan Catty.
Sejak mengetahui Sandra menghilang kesehatan Alvaro langsung menurun drastis, ia membutuhkan alat bantu pernafasan karena dadanya terasa sakit saat bernafas.
Namun Catty harus memberitahukan kabar ini, sehingga ia memutuskan memberitahukan perihal kecelakaan ini pada kakek dan neneknya.
dua motor mengikuti mereka, itu adalah anak buah Kendrick, tugas mereka mengamankan lalu lintas, dua motor itu melesat cepat di depan memberi jalan Kendrick.
Bahkan petugas kepolisian juga tak berkutik saat mengetahui jika mobil itu adalah milik tuan muda White, mereka tahu jika Kendrick sedang terburu-buru untuk menyelamatkan pasien.
Sepeti perkataan Kendrick, ia memang tiba tepat sepuluh menit, dua orang kepala dokter menghampiri dan menjelaskan situasi.
"Baik, bagaimana tanda vitalnya???"
"Lemah, pasien banyak mengeluarkan darah, kami sudah berusaha semaksimal mungkin"
"Sayang aku akan pergi ke ruang operasi, tolong hubungi keluarga Lawrence. Kemungkinan kami akan perlu donor darah sebab golongan darah Aidan tergolong langka, hanya keluarganya yang memiliki"ucap Kendrick. beruntung ia memiliki beberapa kantong darah dimana Jordan pernah mendonorkannya beberapa waktu lalu saat Aidan masuk rumah sakit.
"Baik" ucap Catty, Kendrick mengelus kepala kekasihnya lalu meninggalkan Catty menuju ruang operasi.
Sementara Layla sudah di bawa pulang oleh anak buah Kendrick. Sisanya Aaron dan juga Brian yang olah TKP, mereka kesulitan menemukan bukti, namun Brian tak parah arang, ia meminta persetujuan pihak berwajib melihat CCTV yang terpasang di mobil yang terparkir di basemen barang dan menemukan mobil Van membawa seseorang yang tak lain Sandra,
Dalam video itu terlihat Sandra dalam keadaan tak sadarkan diri.
__ADS_1
Brian dan Aaron segera mengikuti jejak, mereka kehilangan jejak di jalan tol
"Sial, kita tak menemukan Van itu keluar di gerbang Utara ataupun selatan" maki Aaron kesal
"Kita tidak bisa menemukan Van itu, bagaimana jika....
Putar rekaman CCTV sebelum Van itu menghilang dan rekaman di beberapa kilometer berikutnya,"ucap Brian teringat sesuatu,
Brian dampak menggebrak meja,
"Sial kau membuatku terkejut"Dengus Aaron memegangi dadanya
Mereka lalu memutar kembali CCTv mengamatinya dengan cermat hingga Brian berteriak kencang
"Aku menemukan mereka!!!!!" teriak Brian antusias
"Dimana dari tadi aku tak melihat Van itu melintas" ucap Aaron masih tak mengerti sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal
"Itu karena kau itu bodoh dan Brian cerdas"sindir Layla membuat Brian menggeleng pelan.
"Aku yakin kau juga tak tahu apa-apa, dasar wanita mini" ejek Aaron , Layla dengan gemas menginjak kaki Aaron membuat pria itu menjerit , berjingkrak kesakitan karena kakinya yang di injak Layla dengan gans berdenyut nyeri
"Dasar kurcaci gila" maki Aaron kesakitan
"Kalian.... Hufh" Brian kehilangan kata-kata
"Sudah jangan hiraukan pria badut itu.
__ADS_1
Dimana?? Dimana Van itu???"tanya Layla yang tak menghiraukan tatapan membunuh Aaron