
Layla segera meluncur setelah mendapat kabar dari Reihan tentang keadaan Sandra, ia sangat geram.
Kali ini ia datang dengan kemarahannya dan berjanji akan membawa Sandra menjauh, bagaimanapun caranya.
Ia juga sudah menghubungi Ibrahim, ya mereka membuat janji bertemu di negara X, negara dimana Sandra kini tinggal.
Sementara itu Kendrick terlihat sedang berdiskusi dengan Catty dan juga mamanya,Sonya
Ketiganya sedang menimbang baik buruknya menjauhkan Sandra dari Aidan untuk sementara.
Di kejauhan terlihat Alvaro berjalan mendekati mereka, Catty sengaja memberitahukan papanya untuk mendiskusikan apa yang terbaik untuk Sandra, dan untuk rencana mereka akan menjauhkan Sandra sementara waktu dari Aidan.
Alvaro dari kejauhan terlihat edikut terkejut melihat putrinya bersama Sonya dan Kendrick putranya
"Paman Alvaro"Sapa Kendrick sopan menyamai Alvaro. Kendrick bahkan menarik kan kursi untuk Alvaro duduk
"Hmmm" jawab Alvaro singkat.
Walau ia kenal baik dengan Marco, namun ia tak enak dekat, Hany sekilas saja.
"Hallo Alvaro, lama tak berjumpa" sapa Sonya
"Hallo Sonya, apa kabar??"
"Baik, kau bagaimana kabarmu??? Aku dengar dari Ken kau sakit" ucap Sonya yang tidak mengetahui dengan jelas penyakit Alvaro. Kendrick selalu menjaga kerahasiaan pasiennya, sekalipun pada keluarganya sekalipun
"Baik, terima kasih"
Alvaro merasa aneh putrinya berada di antara keluarga White namun ia menyimpan semua itu sebab pikirannya kini tertuju tentang Sandra
" papa ." sapa
"maaf sayang papa telat" ucap Alvaro memeluk putrinya
"tak masalah pah kami juga baru sampai"ucap Catty tersipu malu melihat tatapan penuh tanya dari
"jadi...?????" tanya Alvaro langsung pada intinya
"begini Paman Alvaro saat ini seperti yang Paman tahu jika Sandra berada di villa milik kakek Lincoln.
__ADS_1
Aidan sedang mengarahkan anak buahnya dan tinggal masalah waktu saja tempat itu akan segera diketahui oleh Aidan.
kami sangat khawatir dengan kondisi kejiwaan Sandra jika terus berada di sekitar Aidan.
terlebih Aidan sudah menjatuhkan talak pada"
"apa b******* itu...
mengapa kau tidak memberitahukan itu pada Papa Catty????"tanya Alvaro meminta penjelasan putrinya
"maaf pah sebenarnya Catty mau kasih tahu papa tapi Sandra melarang.
Sandra khawatir masalahnya akan mengganggu kesehatan"
"Ah anak itu....."Alvaro mahalan nafas.
Ia mengerti sifat Sandra, putrinya itu selalu khawatir padanya.
"lalu apa yang ingin kalian sampaikan?????"tanya Alvaro menatap kesemua orang
"Layla akan datang, "
"Ya, Layla,"
"Maksud papa itu, buat apa Layla datang ke negara ini??? Bukankah menurut Sandra ia meneruskan study nya???" tanya Alvaro yang tahu secara detail tentang Layla, sebab ia sering meminta Sandra menceritakan tentang hidupnya dan Layla lah sahabat terbaik putrinya.
Layla bukan hanya sahabat tapi juga saudara bagi Sandra sebab Layla selalu mendukung dan membela Sandra, menjadi tempat bersandar saat Sandra lelah.
Alvaro sangat berterima kasih pada Layla, berkat Layla putrinya bisa bertahan hidup di tengah kesulitannya.
Layla sahabat terbaik Sandra.
"Pa,.Layla akan menjemput Sandra" jawab Catty
"Maksudnya bagaimana ini???"tanya Alvaro masih bingung
"Sandra akan di bawa kenegara T tempat dimana Layla dan Ibrahim sahabat Layla lainya tinggal.
Mereka ingin menyembunyikan Sandra sampai anak dalam kandungan Sandra lahir.
__ADS_1
Sebab seperti papa tahu Aidan sulit kembali ingatannya"
"Apa Sandra setuju??" tanya Alvaro, ia tak mau memaksa Sandra walaupun ini demi kebaikan Sandra
"Kamu belum berbicara dengan Sandra pa"
"Kalau begitu beritahu dia, kasihan Layla datang jika harus pulang dengan tangan kosong.
Nak papa tahu kau ingin sekali melindungi saudarimu, begitu pun papa, sangat ingin sekali menjauhkan Sandra dari pria brengsek itu, tapi nak kita harus ingat.
Keinginan kita berbatasan dengan gak Sandra, jadi kita perlu menanyakan pendapatnya.
Sebab senyaman apapun menurut kita belum tentu menurut Sandra" ucap Alvaro membuat Catty tertegun, perkataan papanya ada benarnya.
Mereka.memang menginginkan kenyamanan dan keselamatan Sandra, namun kembali lagi, jika kita memaksa Sandra pergi sementara hatinya tak mau maka kita memaksa dia dan malah membuat ia tak nyaman dalam persembunyiannya.
"Jadi apa yang harus kita lakukan pa???"
"Papa yang akan bicara dengan Sandra. Bagaimana Sonya???"
"Aku setuju.
Kau benar Al, semua kembali pada Sandra" ucap Sonya setuju
"Baiklah, kita lebih baik menuju tempat Sandra berada" ucap Kendrick bangkit
"Tuan muda White, sebaiknya kau dan mamamu memikirkan cara mengecoh pria yang sejak tadi melirik kearah kita, Aku khawatir jika orang itu anak buah Aidan.
Jika kita gegabah mereka akan menemukan keberadaan Sandra saat kita tiba di sana.
Kendrick. Melirik ke arah Alvaro melempar pandang dan benar seperti perkataan Alvaro, mengapa ia begitu ceroboh. Dal.hati Kendrick memuji calon mertuanya itu. Matanya sungguh jeli dan bisa langsung menganalisa dengan baik
"Kami akan pergi lebih dulu"
"Baik, kita ketemu disana saja" ucap Alvaro mengangguk, Sonya dan Kendrick lalu berpamitan, mereka pulang lebih dulu.
Si Pria itu bangkit dan mengikuti Kendrick keluar Cafe.
"Pa ayo kita juga pergi"
__ADS_1
"Siapa Kendrick bagimu?? Sejak kapan kau dekat dengan keluarga white???" tanya Alvaro bukan menjawab perkataan putrinya