Perjuangan Cinta Dokter Yudha

Perjuangan Cinta Dokter Yudha
S2 - Memutuskan


__ADS_3

Dion geram saat mengetahui bahwa calon menantunya sudah memiliki pacar. Tapi tetap mau menikahi Anisa. Dion tidak mau anaknya terjebak dalam pernikahan yang akan membuat anaknya hanya merasakan sakit hati.


"Ternyata Keifano sudah punya pacar. Kita batalkan saja perjodohan ini. Untung saja kamu belum menikah dengannya nak." Geram Dion.


"Sebentar Abi, Umi ingin tahu cerita lebih detailnya. Berikan kesempatan untuk anak kita agar melanjutkan ceritanya sampai selesai."


Alya lalu menggenggam tangan Anisa.


"Nak, tapi kenapa kamu bilang setuju kalau akan menikah dengannya bulan depan?" Tanyanya penasaran, Alya ingin tahu alasannya apa sampai anaknya mau menikah dengan Keifano padahal Anisa sudah tahu bahwa Keifano sudah memiliki pacar.


"Karena Anisa sudah menyukai Keifano sejak lama Umi. Lagian Anisa tidak mau persahabatan Umi dan Abi dengan Om Yudha dan Tante Karin semakin renggang. Anisa tidak mau kalian bermusuhan." Anisa berbicara dengan menundukkan kepalanya. Anisa takut dengan Abinya.


Semua orang terkejut terutama Dion. Aura kemarahan sudah terlihat diwajahnya.


"Abi tidak terima nak. Keifano sudah punya pacar. Kamu tidak boleh menikah dengannya. Lebih baik kita batalkan saja perjodohan ini." Dion berbicara dengan keras sampai Anisa ketakutan. Baru kali ini Dion terlihat sangat marah. Emosinya kini sudah meluap-luap.


"Tapi Abi. Anisa menyukai Keifano dengan tulus. Anisa mohon jangan batalkan perjodohan ini. Anisa yakin suatu saat nanti Keifano akan mencintai Anisa." Jawab Anisa jujur akan perasaannya dengan Keifano.


"Buang jauh-jauh perasaan cintamu itu nak. Abi akan jodohkan saja kamu dengan anaknya Bu Ustadzah Halimah." Dion berbicara dengan lantang.


"Apa? Abi mau menjodohkan aku dengan Handy?" Anisa matanya terbelalak saat mengetahui bahwa akan dijodohkan dengan anaknya Bu Ustadzah Halimah.

__ADS_1


Alya tidak terima kalau anaknya dijodohkan dengan anaknya Bu Ustadzah Halimah.


"Apa-apaan Abi ini mau menjodohkan anak kita dengan anaknya Bu Ustadzah Halimah? Anak itu punya kelainan pada mentalnya. Umi gak setuju Abi. Umi gak ridho jika anak perempuanku menikah dengannya." Bantah Alya.


"Iya, Andika juga tidak setuju dengan apa yang Abi katakan. Kasihan Anisa jika dia punya suami seperti itu." Andika membela Alya yang juga tidak setuju dengan ucapan Dion.


"Tapi Handy menyukai Anisa." Jawab Dion.


"Tapi aku tidak menyukainya Abi dan aku tidak mau punya suami seperti dirinya." Anisa menolak untuk dijodohkan dengan anaknya Bu Ustadzah.


"Abi hanya mengetes kamu saja nak. Abi juga ingin yang terbaik untukmu," ucapnya dengan senyuman.


"Abi ternyata mengerjai Anisa. Umi, Abi tega sekali sama Anisa."


"Ternyata Abi cuma ngeprank kita," ucap Andika terkekeh.


"Iya Andika. Mana mungkin Abi tega menjodohkan Anisa dengan Handy. Abi juga ingin anak Abi mendapatkan suami yang terbaik untuk hidupnya. Karena menikah hanya satu kali seumur hidup."


"Anisa kamu bisa cari laki-laki yang lebih baik dari Keifano dan juga Handy. Abi membebaskan kamu untuk memilih siapa yang akan menjadi calon imam kamu nantinya," ucapnya kembali.


"Anisa, Umi yakin kamu pasti akan mendapatkan jodoh yang baik untukmu nak."

__ADS_1


"Iya Umi." Jawabnya singkat.


Alya bahagia akhirnya suaminya membebaskan anaknya untuk memilih pasangan hidupnya sendiri. Anisa lega Abinya berbicara seperti itu. Tapi Anisa masih berharap yang menjadi calon imamnya kelak adalah Keifano. Laki-laki yang dulu satu pondok pesantren dengannya saat mereka masih di bangku putih biru.


"Kalian semua diam, Abi mau menelepon Yudha dan membatalkan perjodohan ini."


Semua orang terkejut saat mendengar Dion berkata seperti itu. Anisa hanya bisa pasrah dengan keputusan Abinya.


"Mungkin Keifano bukanlah jodohku. Benar kata Abi aku harus memilih imam yang baik yang akan aku jadikan suami. Karena menikah itu untuk seumur hidup. Aku tidak mau pernikahanku hanya dibuat mainan saja jika aku menikah dengan Keifano." Batin Anisa.


"Sepertinya Anisa sudah terlanjur cinta sama Keifano.Tapi aku kasihan dengan Anisa jika Keifano hanya mempermainkannya. Meskipun Keifano dulu juga anak lulusan pondok pesantren namun Keifano menempuh pendidikan S2 di Korea. Dimana di sana kan banyak wanita yang cantik. Aku hanya takut pacar Keifano orang Korea. Aku hanya takut jika Anisa bakalan sakit hati." Batin Andika.


"Bagaimana Abi?" Tanya Alya.


"Yudha tidak mengangkat teleponnya."


"Mungkin sudah tidur Abi," ucap Anisa.


"Benar juga nak."


"Abi, coba saja kirimkan pesan WhatsApp saja sama Om Yudha dan juga Tante Karin," ucap Andika memberikan saran.

__ADS_1


Dion menganggukkan kepalanya pelan. Akhirnya Dion mengirimkan pesan WhatsApp kepada Karin dan Yudha bahwa Dion membatalkan perjodohan antara Anisa dan juga Keifano dengan alasan Keifano yang sudah mempunyai pacar.


__ADS_2