Perjuangan Cinta Dokter Yudha

Perjuangan Cinta Dokter Yudha
S2 - Ajari Aku Cinta


__ADS_3

Anisa balik lagi dan mengambil tisu basah. Anisa tadi lupa membersihkan wajahnya yang masih dipenuhi dengan riasan.


"Kamu benar-benar cantik meskipun sudah dihapus riasan pada wajahmu." Batin Keifano yang dari tadi melihat gerak-gerik Anisa.


Setelah membersihkan wajahnya Anisa kembali ke kamar mandi. Tapi sialnya gaun yang dipakainya resletingnya macet saat Anisa menurunkan resletingnya. Terpaksa Anisa keluar lagi ke kamar mandi dan meminta bantuan kepada suaminya.


"Anisa kenapa kamu bolak-balik ke kamar mandi?"


"Ehm, bisakah kamu membantuku? Resleting gaunnya macet," ucap Anisa.


Keifano lalu beranjak dari duduknya dan mendekati istrinya. Keifano membuang benang yang tadi nyangkut terselip pada resleting gaun pengantin tersebut. Keifano lalu mencoba untuk menurunkan resleting gaun pengantin yang Anisa kenakan. Resletingnya sekarang sudah tidak macet lagi. Sejenak pandangan Keifano melihat pada punggung putih mulus istrinya. Bayangan bersama Anisa pun seketika terlintas dipikirannya.


"Makasih telah membantuku," ucap Anisa yang seketika membuyarkan lamunan Keifano. Anisa lalu mengambil baju tidurnya yang tadi tertinggal dan masuk lagi ke kamar mandi.


"Apa yang aku pikirkan? Bisa-bisanya aku membayangkan hal itu," lirihnya. Keifano menepis bayangan yang tidak-tidak dengan Anisa padahal baru melihat punggungnya saja.


Dua puluh lima menit kemudian Anisa keluar dari kamar mandi dan sudah menggunakan baju tidurnya. Baju tidur yang Anisa kenakan setelan celana pendek dan kaosnya. Anisa masih mencepol rambutnya dan tangan kirinya membawa gaun pengantin. Anisa meletakkan gaun pengantin itu di tempat keranjang khusus baju kotor.


Sekarang giliran Keifano yang mandi. Anisa tengah bingung mau tidur duluan tidak enak dan akhirnya Anisa lebih memilih duduk di sofa yang tak jauh dari ranjangnya. Tak lama kemudian Keifano keluar dan hanya menggunakan handuk sepinggang. Anisa matanya terbelalak saat melihat perut kotak-kotak suaminya yang bak roti sobek tersebut. Anisa terbengong melihat tubuh suaminya. Keifano rajin berolahraga seperti Yudha jadi tubuhnya terlihat bagus. Yudha mengajak anaknya untuk nge-gym setiap weekend. Keifano dan Key selalu ikut nge-gym di rumah karena mereka memiliki ruang khusus untuk berolahraga. Sedangkan Karin biasanya berolahraga yoga, senam atau berenang. Karin juga selalu mengajak kedua putrinya untuk menemaninya berolahraga. Jadi Karin masih terlihat awet muda meskipun usianya sudah berkepala empat.


"Aaaaaaa.........." Anisa menjerit saat melihat suaminya hanya menggunakan handuk sepinggang. Anisa lalu menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.


"Kenapa berteriak? Aku bahkan belum ngapa-ngapain kamu," ucap Keifano yang seketika membuat bulu kuduk Anisa merinding.


"Ka-kamu kenapa tidak berpakaian?" tanyanya terbata-bata dan masih menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.


"Aku sudah terbiasa seperti ini setelah mandi dan kamu kenapa menutupi wajahmu? Bukankah kita sudah sah menjadi suami istri?" tanya Keifano yang terheran dengan sikap Anisa.


"A-Aku malu melihatnya."

__ADS_1


Keifano merasa terheran-heran padahal dirinya sudah menikah tapi Anisa masih saja malu-malu seperti ini.


"Kamu harus terbiasa melihatku seperti ini."


"Terbiasa katanya?" Batin Anisa.


"Turunkan tanganmu Anisa, aku sudah selesai berpakaian," ucap Keifano.


Anisa perlahan menurunkan tangannya. Anisa terkejut saat melihat Keifano hanya memakai kaos dalamnya dan celana yang menurutnya terlalu pendek.


"Anisa kita perlu bicara," ucap Keifano saat berjalan mendekati Anisa.


Anisa jantungnya berdegup dengan cepat saat suaminya telah duduk disampingnya. Mereka selama ini tidak pernah duduk sedekat ini. Keifano lalu menggenggam tangan Anisa.


"Ajari aku cinta," ucapnya pelan.


"Maksudnya apa suamiku?" tanya Anisa dengan lembut menatap wajah suaminya.


"Kamu tahu sendiri kan aku baru saja putus dengan pacarku dan aku trauma diselingkuhi dan dikhianati oleh wanita. Maka dari itu aku ingin kamu membuatku jatuh cinta agar aku bisa melupakan kenangan pahit dimasa lalu," ucap Keifano dengan penuh harap.


Anisa lalu menggenggam tangan suaminya yang sedang menggenggam tangan kirinya.


"Aku akan membantumu untuk melupakan kenangan dimasa lalumu. Buka hatimu untukku maka aku akan dengan mudah membuatmu jatuh cinta dan menggantikan cinta pertamamu menjadi cinta terakhirmu," ucap Anisa dengan senyuman manisnya. Anisa tahu bahwa Cassandra adalah cinta pertamanya dari Karin.


"Aku akan mencoba membuka hatiku untukmu. Makasih ya istriku," ucap Keifano yang lalu mendaratkan kecupannya pada kening Anisa.


Anisa mengangguk pelan. Wajah Anisa sekarang sudah memerah bak kepiting rebus. Keifano melihat wajah Anisa yang merah merona dan tengah malu-malu itu membuatnya semakin gemas.


"Anisa, maaf untuk malam ini kita belum bisa melakukan apa yang semestinya kita lakukan. Aku ingin kita melakukannya nanti ketika aku sudah benar-benar mencintaimu," ucap Keifano dengan lembut.

__ADS_1


"Tidak apa-apa suamiku, tapi asal kamu tahu aku sudah mencintaimu sejak lama," beber Anisa yang mengakui tentang perasaannya. Anisa hanya ingin Keifano tahu bahwa dia selama ini mempunyai perasaan kepada Keifano.


"Benarkah?" tanyanya tak percaya.


"Iya, sebenarnya aku menyukaimu sejak dulu. Kedua orangtua kita kan saling bersahabat. Aku menyukaimu dalam diam selama ini dan aku tidak berani untuk mengatakannya."


"Perkataanmu saat di restoran tempo lalu itu juga yang membuatku sedih dan tidak sanggup aku untuk mengungkapkan perasaanku," ucap Anisa kembali dan lalu menundukkan pandangannya.


"Maafkan aku yang telah membuatmu sakit hati. Saat itu yang aku pikirkan bahwa temanku telah diselingkuhi oleh pacarnya. Pacarnya itu hamil di luar nikah. Pacarnya itu juga wanita berhijab seperti kamu dan aku pikir semua wanita berhijab hanya menutupi keburukannya dengan hijabnya. Tapi kamu berbeda Anisa. Kamu wanita baik-baik," ucap Keifano.


"Maafkan aku," ucapnya kembali.


"Iya, aku memaafkan kamu," ucap Anisa yang kini berani menatap wajah suaminya.


"Keifano bolehkah aku bertanya sesuatu padamu?" tanya Anisa.


"Tanyakan saja apa yang ingin kamu tahu tentangku. Kita harus saling terbuka dan jujur karena kita sudah menikah," ucap Keifano yang membuat hati Anisa lega.


"Sejauh apa kamu berpacaran dengan Cassandra?" tanyanya penasaran.


"Aku hanya sebatas menggandeng tangannya saja. Tapi Cassandra pernah memelukku dan aku langsung melepaskan tangannya dan setelah itu Cassandra tidak berani lagi sembarangan untuk memelukku," ucap Keifano dengan jujur.


"Cassandra hanya masa laluku Anisa dan dia hanya memanfaatkan aku saja. Sekarang aku sudah punya kamu, wanita yang jauh lebih baik daripada dia. Sebenarnya aku sudah mulai tertarik denganmu. Hanya saja aku belum mencintaimu dan buatlah aku jatuh cinta Anisa," ucap Keifano kembali.


Anisa bahagia saat Keifano berbicara seperti itu.


"Aku akan berusaha untuk membuatmu jatuh cinta," ucap Anisa.


Anisa lalu mengumpulkan keberaniannya untuk mengecup pipi suaminya sebentar. Anisa akan menuruti perintah suaminya yang harus membuatnya jatuh cinta. Keifano menikmati apa yang Anisa lakukan dan memejamkan matanya sekilas. Anisa lalu memeluk suaminya, Anisa menyembunyikan wajahnya pada dada bidang suaminya. Keifano juga membalas pelukannya dan mengusap rambut istrinya. Keifano menyukai aroma sampo yang Anisa kenakan. Keifano melihat ke arah jam dinding dan sudah larut malam dan sudah waktunya untuk tidur.

__ADS_1


__ADS_2