
Jangan lupa tinggalkan like dulu sebelum baca 💛
Andin sudah mengompres sudut bibir suaminya yang tadi terlihat lebam. Hari ini Andin jadwalnya untuk cek kandungannya.
"Sayang, kita belum ke Dokter kandungan."
"Ehm iya, aku penasaran dengan jenis kelamin si kecil," ucap Key sambil mengusap perut sang istri.
Key tersenyum tipis saat anaknya merespon dengan tendangan kecilnya.
"Ayo kita ke rumah sakit sama-sama. Nanti biar Papa yang periksa," ucap Papa Yudha.
"Wah ide yang bagus Papa. Jadi kita bisa lihat cucu kita," jawab Mama Karin.
"Setuju Jeng, jadi kita bisa lihat jenis kelamin bayinya sama-sama," ujar Dokter Siska.
"Aku jadi penasaran deh apa laki-laki atau perempuan cucu kita," ucap Dokter Rio.
"Lebih baik kita berangkat saja yuk."
"Aku pamit pulang ya, maaf gak bisa ikut ke rumah sakit. Nanti kabari saja jika akan mengadakan baby shower."
"Tidak apa-apa Rahardian. Aku tahu kok kamu orangnya super sibuk. Nanti kita beritahu kapan akan mengadakan acara baby shower."
"Ok ditunggu, tapi untuk besok aku akan pergi keluar kota."
"Iya nanti kita beritahu kapan akan mengadakan baby shower."
Mereka lalu sama-sama pergi ke rumah sakit. Sedangkan Rahardian pulang ke rumah untuk beres-beres karena besok akan keluar kota.
Setelah Yudha sampai di rumah sakit miliknya dengan segera menuju ke ruangannya. Yudha lalu memeriksa kandungan menantunya. Semuanya fokus pada layar monitor. Key tersenyum saat melihat anaknya bergerak begitu lincah.
"Apa jenis kelamin anakku Papa?"
"Kamu akan memiliki seorang putri nak," jawab Papa Yudha sambil tersenyum.
Key mengecup kening istrinya.
"Sayang, kita akan memiliki anak perempuan. Pasti nanti cantiknya akan seperti kamu."
"Iya alhamdulilah ya sayang."
"Jeng, kita akan punya cucu perempuan," ucap Dokter Siska yang tak terasa air matanya menetes karena saking bahagianya karena akan segera punya cucu.
"Iya, wah aku bakalan panen 3 cucu tahun ini."
"Benar juga ya Jeng. Anisa dan Keisha mungkin bisa bareng saat melahirkan nanti. Setelah itu nanti selanjutnya baru Andin."
"Iya, tak menyangka aku entar bingung mana dulu yang akan aku gendong anaknya Anisa atau Keisha jika mereka barengan saat melahirkan."
"Seru dong Jeng bisa gantian."
Mereka lalu tertawa bersama. Keyla tidak terlihat batang hidungnya karena sudah pergi keluar negeri beberapa bulan yang lalu. Keyla memilih untuk kursus memasak selama 1 tahun. Dia ingin menjadi chef yang hebat.
Padahal Papanya bilang jika ingin kuliah jurusan tata boga juga ada. Namun gadis cantik itu tidak ingin kuliah melainkan hanya ingin kursus jadi chef dan tidak harus pusing memikirkan mata kuliah.
Motor sport yang Key berikan hadiah untuk adiknya itu rajin ia rawat di rumah agar tetap bisa digunakan saat sewaktu-waktu Keyla datang.
...*****...
Seminggu kemudian Key dan Andin mengadakan baby shower. Keifano menggendong Elfano dan sambil menggandeng istrinya. Sedangkan Yudha datang bersama istrinya sambil menggendong Alfano.
"Wah coba lihat siapa yang datang," ucap Papa Rio.
"Besan kita yang sebentar lagi akan panen cucu."
Satu ruangan langsung tertawa terbahak-bahak.
"Loh mana Kak Keisha?" tanya Key.
"Kakak kamu itu gak bisa datang. Katanya ada acara reuni bersama suaminya."
__ADS_1
"Oh jadi seperti itu Papa."
"Iya nak."
Mama Siska lalu menggendong Alfano.
"Jeng sangat lucu sekali cucunya. Jika saja si Alfano bukan sepupunya cucuku, bisa nih dijadikan menantu."
"Haha, kamu ada-ada saja Jeng."
"Habisnya Alfano sangat menggemaskan dan ganteng sekali."
"Sepertinya ayahnya kan Tante?"
"Iya ganteng seperti kamu nak. Wah aku tak menyangka mereka masih bayi tapi sudah mau punya adik," ucap Mama Siska yang melihat perut Anisa.
"Hehe iya Tante suamiku ingin punya anak lagi," jawab Anisa sambil tersenyum.
"Kandungannya sudah berjalan berapa bulan cantik?"
"9 bulan kurang 2 hari Tante. Sudah sangat susah buat jalan. Ingin duduk terus Tante," ucapnya sambil mengusap perutnya.
"Wah, sudah mau melahirkan. Ehm, nak Keifano sudah punya 3 anak saja cukup. Kasihan istri kamu kalau hamil setiap tahun."
"Hehe rencananya setelah Anisa melahirkan nanti stop dulu Tante."
"Iya nak 3 anak saja sepertinya cukup kok."
"Mama dan Papa saja punya 4 anak, setidaknya aku ingin sama Tante. Biar rumah baruku nanti ramai banyak anak."
"Astaga nak. Kamu gak kasihan sama istri kamu yang hamil tiap tahun," ucap Mama Siska geleng-geleng kepala.
Keifano hanya terkekeh geli mendengarnya. Kata tiap tahun membuatnya teringat saat kedua anaknya baru berusia 6 bulan lalu Anisa sudah hamil lagi.
Mama Karin hanya terdiam karena sifat dan sikap anaknya itu mirip dengan suaminya yang ingin punya banyak anak.
"Key, kalau sifat kamu seperti Kakak kamu lebih baik urungkan niatmu itu. Aku tidak akan membiarkan anakku hamil tiap tahun," ucap Mama Siska memperingati menantunya.
"Baguslah nak."
"Kita sepakat nantinya punya satu atau dua anak saja. Iya kan sayang?"
Andin hanya mengangguk pelan.
Mama Siska sambil menimang-nimang Alfano.
"Kalau Keisha kehamilannya sudah jalan berapa bulan ya Jeng?" tanyanya penasaran karena seingatnya juga sudah besar kehamilannya.
"8 bulan 2 minggu kalau tidak salah."
"Oh bedanya gak jauh ya dari Anisa."
"Iya, gak sampai 2 mingguan Jeng."
"Yuk karena semuanya sudah datang. Kita akan segera mulai acaranya."
Acara baby shower berjalan dengan lancar dan sangat meriah. Key dan Andin memakai pakaian serba pink karena anak mereka yang lahir nantinya berjenis kelamin perempuan. Tak lupa mereka saling menyuapi dan membagikan kue tersebut ke semua yang ikut memeriahkan acara tersebut.
...*****...
Di tempat lain saat Keisha sudah berdandan cantik tapi suaminya ternyata sudah pergi begitu saja dan tidak pamit. Keisha turun dari lantai dua dan mencari sang suami.
"Mas Adrian ..."
Saat sudah turun dari lantai dua tak sengaja berpapasan dengan asisten rumah tangganya.
"Loh Bibi tahu Mas Adrian ke mana tidak?"
"Tadi katanya Nyonya suruh di rumah saja biar Tuan yang datang ke acara reunian sendiri."
"Apa?? Aku sudah dandan cantik seperti ini tapi suamiku justru meninggalkan aku. Kenapa sih pria selalu tidak sabaran menunggu wanita berdandan."
__ADS_1
"Kalau begitu saya permisi dulu Nyonya."
Keisha hanya berdehem saja. Gimana gak dongkol jika suaminya saja tiba-tiba menghilang dan pergi sendiri ke acara reunian. Tak lama kemudian suara ponselnya berdering.
"Hallo, assalamualaikum..."
"Wa'alaikum Salam Keisha. Kamu sudah sampai mana? Sampai ketemu ya di tempat reunian."
"Aku masih di rumah ini. Suamiku pergi sendiri ke tempat reunian."
"Astaga kamu ditinggalkan? Suami macam apa itu," kesal Priska.
"Mungkin suamiku malu punya istri yang gendut seperti aku. Kamu tahu sendiri berat badanku tak kunjung turun dan justru naik. Padahal saat itu sempat turun."
"Berat badan naik atau turun tapi tetap saja kamu cantik kok Keisha. Oh iya, kamu akan datang tidak?"
"Tidak, soalnya suamiku menyuruh aku untuk di rumah aja dan ia datang sendiri."
"What? Terus kamu mau disuruh untuk di rumah saja gitu?"
"Habis mau gimana lagi?"
"Aku ke rumah kamu ya? Biar kita pergi bareng sama suamiku juga."
"Tidak usah Priska, aku di rumah saja."
"Ya udah deh. Kamu jaga kesehatan kamu ya Keisha. Sudah mau melahirkan jadi harus tetap waspada, siapa tahu nanti brojol."
"Haha gak mungkin. Karena masih 3 mingguan lagi perkiraan akan melahirkan."
"Ya sudah kalau gitu. Wassalamualaikum."
"Wa'alaikum Salam ..."
Priska dan suaminya terkejut saat melihat Adrian menggandeng perempuan lain. Priska diam-diam memfoto Adrian bersama wanita itu saat mereka sedang mengambil minuman.
'Keterlaluan si Adrian ini. Sudah mau punya anak kok berani-beraninya gandeng wanita lain,' batin Priska.
Dia lalu mengirimkan pesan ke Keisha. Di rumahnya, Keisha sedang melihat baju bayi untuk anaknya yang lucu-lucu dengan berbagai aneka warna. Karena ponselnya berdering lalu Keisha membukanya.
"Astaga, suamiku sama siapa ini? Sangat cantik sekali wanita ini," gerutu Keisha kesal.
"Kamu ke sini saja Keisha. Beri pelajaran dengan perempuan yang menggoda suami kamu itu."
"Iya, kamu benar. Aku akan segera ke sana."
Dengan cepat Keisha langsung mengambil tasnya dan memesan taksi online.
Bersambung ...
Mungkin perkiraan satu atau dua episode lagi akan tamat novelnya. Estimasi kemarin sampai akhir bulan Juni, eh sampai ngaret ke bulan Juli 😁😂
Nantikan cerita Leon dan Keyla di novel baru yang insya'allah akan segera rilis setelah novel ini dan novel pertamaku tamat 🙂
Q: Kenapa gak di sini aja Thor ceritanya?
A: Alasannya cuma satu karena sudah kebanyakan episode 🤣
Q: Terus tamatnya kapan Thor novel pertama?
A: Insya'allah bulan ini juga.
Doakan author agar sehat selalu biar bisa up terus menghibur kalian di tengah pandemi dengan baca novel gratis recehku ini 😂
Kuy Vote gratis guys dan munculnya tiap seminggu sekali, ayo yg belum vote novelku vote dulu yuk sebelum tamat novelnya. Aku kok berasa ngemis ya minta dukungan 🤣
Jangan lupa tinggalkan jejak komentar dan gift and vote gratisnya ya guys karena hanya dengan itu aku semangat nulis 😆
__ADS_1