Perjuangan Cinta Dokter Yudha

Perjuangan Cinta Dokter Yudha
S2 - Kepergian Key


__ADS_3

Please berikan jempol kalian terlebih dahulu untuk mendukung karya author yang Gratis tidak berbayar ini. Silakan tekan 👍 dulu sebelum membaca 🙂


Key tersenyum tipis setelah menghapus air matanya. Key berusaha untuk tetap tegar dibalik rasa sakit yang ia rasakan saat ini.


"Aku rela melepaskan kamu Andin. Berbahagialah setelah ini dengan pasangan baru kamu. Aku tidak ingin melihat kamu menangis lagi. Aku hanya ingin melihat senyumanmu yang manis itu," ucap Key tersenyum.


"Tapi Key......."


"Sudahlah, kamu tidak usah memikirkan aku yang akan pergi. Aku tidak akan kemana-mana," ucap Key yang tidak ingin membuat Andin cemas.


Andin lega setelah Key berbicara seperti itu. Key tidak menyangka hubungannya akan kandas di tengah jalan. Mau mengajak sang gadis pujaannya itu menikah. Justru malah diberikan kejutan karena gadis pujaannya memutuskan hubungannya.


"Kamu bawa mobil tidak?"


"Tidak, aku tadi naik taksi karena mobilnya masih di bengkel."


"Bagaimana kalau kita jalan-jalan? Anggap saja ini adalah terakhir kali kita berkencan sebelum kamu menikah."


Akhirnya perkataan itu lolos dari mulut Key. Andin hanya terdiam saja.


"Andin... Apa kamu mau?"


"Iya, aku mau Key..."


Mereka akhirnya memutuskan untuk makan bersama di restoran. Setelah itu mereka menghabiskan waktu bersama untuk jalan-jalan ke mall. Key membelikan jam tangan untuk Andin sebagai hadiah perpisahan kandasnya hubungan mereka. Mereka lebih memilih untuk menjadi seperti saudara agar bisa tetap menjalin hubungan dengan baik.


"Andin pakai selalu jam tangan itu."


"Iya. Aku akan selalu memakainya, makasih ya Kakak," ucap Andin sambil tersenyum.


Key juga tersenyum tipis saat ini. Melihat Andin bahagia, Key juga akan bahagia.


...*****...


Key pulang dengan wajahnya yang ditekuk meskipun mereka habis jalan-jalan namun tetap saja hubungannya kandas. Keyla sudah bisa menebak kalau Kakaknya itu gagal lagi membujuk Andin.


"Kenapa aku yang harus turun tangan sendiri sih? Huh, Kakak payah. Membujuk Kak Andin begitu saja tidak bisa," ucap Keyla kesal.


Key tidak menjawab perkataan adiknya lalu pergi ke kamarnya. Keyla menyusul Kakaknya ke kamarnya.


"Kak........," lirihnya.


"Sudahlah kamu tidak usah merasa kasihan sama Kakak. Kamu puas dengan ide konyol kamu itu justru membuat hubungan aku dengan Andin kandas di tengah jalan?"


"Hah? Aku tidak percaya kalau Kakak justru diputusin sama Kak Andin. Kakak lagi prank aku ya?


"Aku serius. Mamanya Andin sedang sakit dan Andin tidak ingin Mama Karin sampai tahu kalau Mamanya sakit."


"Terus apa hubungannya dengan Kak Andin yang mutusin Kakak. Karena Mamanya sakit gitu? Huh, tidak masuk akal alasannya itu."


"Ya jelas ada hubungannya Keyla, karena Mamanya itu akan menikahkannya dengan laki-laki pilihannya saat nanti setelah dia pulang berobat dari luar negeri."


"Apa??? Kak Andin mau dinikahkan secara paksa?"


Key mengangguk pelan dan terlihat bersedih.


"Kak, kenapa tidak bisa membujuknya untuk menikah? Dasar payah!"


"Ah kamu itu selalu saja menyalahkan aku."


"Sepertinya aku yang akan menang dalam taruhan ini. Kakak telah gagal untuk bisa merayu Kak Andin."


"Sudahlah Keyla kita batalkan saja taruhannya. Lagian tidak akan berhasil. Andin telah milik laki-laki lain dan mereka akan segera menikah."


"Tidak apa-apa Kak jika harus dibatalkan taruhannya. Yang terpenting saat ini Kakak jangan sampai putus asa ya? Kakak harus bisa move on," ucap Keyla berusaha untuk menghibur Kakaknya.

__ADS_1


"Aku harus turun tangan sendiri jika sudah seperti ini. Kak Andin harus menjadi Kakak iparku. Apapun caranya aku akan meyakinkan Kak Andin. Ya, mereka harus bersatu." Batin Keyla.


Tekad Keyla untuk menyatukan Kakaknya dengan Andin semakin besar. Keyla tidak bisa membiarkan orang yang saling mencintai itu terpisahkan karena perjodohan. Keyla akan menemui Andin nanti.


"Kakak, terus apa rencana selanjutnya?"


"Ini kan masih liburan semester. Kakak ingin berlibur ke Bali untuk menenangkan pikiran."


"Aku ikut ya Kak?"


"Aku ingin menyendiri Keyla. Kamu jangan ikut. Kapan-kapan saja Kakak ajak kamu."


"Hmm baiklah......"


Keyla lalu keluar dari kamar Key. Sedangkan Key memesan tiket pesawat secara online.


Keyla kembali ke kamarnya dan memikirkan cara untuk menyatukan Kakaknya itu. Keyla merebahkan tubuhnya ke ranjang.


"Huh, benar-benar payah! Kak Key begitu saja tidak bisa merayu Kak Andin. Kenapa aku harus turun tangan sendiri dalam hal ini," gerutu gadis cantik tersebut.


Tak lama kemudian hp Keyla berbunyi. Keyla lalu mengangkat panggilan video tersebut.


"Ada apa Della?"


"Anakku ingin melihat kamu."


"Eh?? Anakmu?" tanya Keyla membolakan matanya dan bingung karena saat ini temannya itu belum melahirkan. Bahkan kehamilannya saja baru berjalan 5 mingguan.


"Iya, aku sedang ngidam ingin melihat wajah kamu yang imut itu. Tersenyumlah Keyla, aku mohon," pinta Della.


Dengan terpaksa Keyla tersenyum tipis.


"Kamu kok ngidamnya aneh sih?" tanya Keyla heran.


"Hehe, orang ngidam tidak bisa diprediksi Keyla kemauannya. Nanti kamu juga akan merasakannya saat hamil."


Della tertawa terbahak-bahak.


"Sepertinya nanti anakku akan mirip dengan kamu."


"Enak saja! Tidak bisa begitu dong. Kan kamu emaknya. Masa mirip aku, tidak boleh!"


"Bisa saja mirip Keyla karena aku ngidamnya ingin terus melihat wajah kamu yang imut itu."


"Della kamu menyebalkan semenjak hamil."


"Keyla, aku doakan kamu segera menikah dan hamil."


"Huh aku tidak akan menikah muda Della."


"Jangan bilang seperti itu. Kita tidak tahu jodoh datangnya cepat atau lambat."


"Kamu tadi sudah melihat wajahku yang imut ini kan? Papay......"


Belum Della menjawabnya namun Keyla sudah memutuskan sambungan videonya. Keyla meletakkan hpnya di atas nakas.


"Aneh-aneh saja kemauan Della saat hamil."


Keyla lalu bergerdik ngeri saat Della bilang Keyla juga akan merasakannya juga nanti saat hamil.


...*****...


Key menarik kopernya keluar. Dua hari yang lalu Key sudah memesan tiket pesawat secara online. Key akan menenangkan dirinya di Bali selama kurang lebih tiga mingguan.


"Nak, mudah-mudahan liburan kamu menyenangkan," ucap Karin.

__ADS_1


"Iya Mama..."


"Jangan lupa oleh-olehnya," ucap Karin bercanda dengan anaknya.


"Siap Mama, kalau begitu Key pamit dulu."


"Hati-hati ya nak."


Key mengangguk pelan dan lalu menarik kopernya keluar dari rumahnya. Sedangkan Keyla dari tadi sudah pergi entah kemana karena tidak pamit.


Keyla pergi ke rumah berpagar cat putih tersebut. Setelah orang yang dicarinya keluar dengan segera Keyla mengutarakan maksud kedatangannya.


"Kak Andin, gawat Kak... Gawat!"


"Gawat kenapa Keyla?" tanya Andin tengah bingung.


"Aku lihat Kak Key tengah frustrasi karena Kak Andin memutuskan hubungannya. Kak Key akan pergi keluar negeri untuk selamanya."


"Apa? Key akan pergi keluar negeri?"


"Key kenapa kamu pergi meninggalkan aku? Mana janjimu akan tetap tinggal di Indonesia meskipun kita sudah putus." Batin Andin gelisah.


"Iya, Kak Andin sih tidak mau menikah dengan Kak Key. Sekarang Kak Key jadi akan pergi untuk selamanya kan," ucap Keyla menangis tersedu-sedu.


"Kakak bukannya tidak mau menikah dengan Kakak kamu. Hanya saja...."


Perkataan Andin terpotong karena Keyla sudah berbicara lagi.


"Jika Kak Andin mau menikah dengan Kak Key ayo kita susul Kakak ke bandara sebelum terlambat."


"Apa Key sudah ada di bandara?"


"Iya Kak. Waktunya mepet, ayo kita susul untuk mencegah Kak Key agar tidak jadi pergi."


"Tapi Keyla....."


"Kakak niat gak sih mau nikah sama Kak Key?" kesal Keyla.


Andin mengangguk pelan.


"Kalau begitu kita harus pergi ke bandara sekarang juga. Kakak cegah Kak Key pergi dan bilang kalau Kakak mau menikah dengannya."


Andin hanya terdiam saat Keyla berbicara seperti itu.


Bersambung.....


Yang minta crazy up, sudah author kabulkan ya 😂



Dukung author dengan memberikan vote gratis (tanpa mengurangi poin)



Dukungan kalian berupa poin dan vote tidak bisa diuangkan dan terkecuali yang memberikan koin akan masuk ke tips. Namun novel ini belum pernah mendapat tips hati berupa koin. Hanya novel pertama author saja yg selalu mendapatkan koin.



1 hati ❤️ bernilai 19 koin dan baru terkumpul 247 tips selama ini. (Tips yg didapat langsung terpotong 50% untuk aplikasi NT MT)


Sudah 13 kali yang telah memberikan tips kepada author dan jika diuangkan baru mendapatkan 11.466 rupiah. Sangat jauh sekali dari penarikan yang besarnya 1,4 jt. Coba lihat perkembangan 3 novel author selama ini.



Jadi author kadang sedih jika tidak ada yang memberikan dukungan gratis berupa poin atau vote. Apalagi akhir-akhir jempolnya semakin menghilang.

__ADS_1


Yuk, yuk jadi dukung novel gratis author ini sambil menunggu cerita selanjutnya. Kalau ada rezeki boleh dong sekali" berikan koinnya untuk novel ini 😃



__ADS_2