Perjuangan Cinta Dokter Yudha

Perjuangan Cinta Dokter Yudha
S2 - Senyumanmu Mengalihkan Duniaku


__ADS_3

Yuk berikan jempol 👍 kalian terlebih dahulu sebelum membaca 🤗



Key mengemudikan mobilnya sampai ke butik yang ia tuju. Kebetulan di sana ada Leon dan Mamanya. Karena Leon belum memiliki pasangan, jadi daripada di rumah saja ia lebih memilih ke butik untuk membantu Mamanya. Leon terkejut saat Key datang dengan Andin dan terlebih ada Keyla juga bersama mereka.


Leon jadi melupakan pertanyaannya kenapa sahabatnya itu tidak jadi pergi ke Bali setelah bertemu dengan Keyla, seorang gadis yang selama ini telah mencuri hatinya.


"Hai manis," ucap Leon yang tengah menggoda Keyla.


"Aku kan cantik bukan manis!" ucap Keyla ketus yang lalu mengerucutkan bibirnya.


"Bro, kamu jangan menggoda adikku. Dia gak bakal mempan meskipun kamu godain."


Leon terkekeh mendengarnya.


"Benar katamu Keyla sudah didapatkan," ucap Leon berbisik.


"Eh kamu gak tanya aku kenapa bisa sampai di butik ini?" ucap Key yang lalu cemberut.


Leon baru sadar kalau Key tidak jadi ke Bali.


"Oh iya... Loh Bro bukannya kamu mau pergi ke Bali ya? Kok tidak jadi?"


"Tidak jadi ke Bali hari ini karena besok adalah hari yang spesial untukku."


"Hah, hari yang spesial? Kamu kan belum waktunya ulang tahun. Lalu apa dong?" tanya Leon yang tengah bingung.


"Hmm besok merupakan hari yang spesial untukku karena besok aku akan menikahi gadis yang ada disampingku ini menjadi istriku. Jadi kita nanti akan pergi ke Bali bersama-sama sekaligus berbulan madu," ucap Key tersenyum senang.


"Hah? Menikah? Dan apa tadi kamu bilang? Besok kalian akan menikah dan langsung pergi berbulan madu?" ucap Leon terkejut.


"Iya besok aku akan menikah. Biasa saja bro jangan terkejut seperti itu. Nanti kamu juga pasti akan menikah dan berbulan madu juga kan," ucap Key menepuk pundak Leon.


"Selamat ya bro, aku tidak menyangka kalian akan menikah. Padahal kan kalian baru putus."


"Leon jaga bicara kamu nak," ucap Mama Lisa tak merasa tidak enak dengan perkataan anaknya.


"Hehe maaf Key sering keceplosan ini mulut," ucapnya tersenyum simpul.


"Huh, kamu seperti adikku saja yang bicaranya ceplas-ceplos."


"Kamu juga sama," ucap Leon dan Andin secara bersamaan.


Key lalu tertawa kecil.


"Andin dan Key mudah-mudahan kalian lancar acara pernikahannya. Tante senang kalian akhirnya bisa bersama."


"Makasih Tante. Ini juga berkait ide Keyla."


"Eh Keyla?" tanya Leon bingung.


"Iya, Keyla yang menyatukan kita."


Andin lalu menceritakan semua apa yang terjadi hari ini.


"Wah kamu anak yang baik nak," ucap Mama Lisa.


"Aku berharap kamu menjadi menantuku suatu saat nanti," ucapnya kembali.


Sedangkan Keyla hanya tersenyum kecut mendengar kata menantu.


"Sudah jangan dipikirkan perkataan Tante ya sayang," ucap Mama Lisa dengan lembut.


"Iya Tante....."


Namun Mama Lisa masih berharap gadis secantik dan sebaik Keyla yang akan menjadi menantunya.


"Oh iya aku ke butik kamu karena ingin membeli baju pengantin buat besok," ucap Key.


"Pilih saja yang kalian suka. Kebetulan ada beberapa gaun yang baru saja jadi," ucap Leon sambil mencuri pandangan terhadap gadis cantik yang tak lain adalah Keyla.

__ADS_1


"Iya nak Key, spesial untuk kalian nanti Tante diskon 20%"


"Tidak 30% saja Tante? Please ya Tante Lisa yang cantik dan baik hati," ucap Keyla berusaha merayu untuk menawar agar dapat diskon.


Leon lalu mengkode agar Mamanya mau memberikan diskon lagi.


"Baiklah, diskonnya jadi 30%"


"Wah makasih ya Tante Lisa. Semoga butik Tante semakin laris dan untuk Tante semakin awet muda dan tetap cantik."


"Makin keriput yang ada nak. Padahal Tante belum memiliki cucu. Kedua anak Tante bahkan belum ada yang menikah."


"Loh bukannya Tante hanya punya satu anak yaitu Leon saja?" tanya Key bingung karena selama ini belum melihat Kakak atau adik Leon.


"Tante masih punya anak lagi namanya Arga. Ia adalah anak Tante dengan suami Tante dulu."


"Tapi aku tidak pernah melihatnya Tante?" tanya Key lagi.


"Kakaknya Leon tinggal di Inggris selama ini."


"Oh begitu ya Tante....."


"Iya nak."


"Saya pikir selama ini Leon anak tunggal," ucap Andin.


"Leon memiliki Kakak nak. Mereka terlahir dengan ayah yang berbeda karena Tante sudah menikah dua kali."


Belum Key menjawabnya lalu terdengar suara cemprengnya Keyla. Baru saja gadis cantik itu melihat pegawai butik yang membawa gaun pengantin terbaru dan akan dipajang. Dengan segera Keyla menarik Andin untuk memilih beberapa gaun pengantin. Sekarang Andin dan Keyla sedang memilih gaun pengantin.


"Kakak yang ini bagus," teriak Keyla sambil memperlihatkan sebuah gaun pengantin.


"Ah ini juga bagus sekali," ucapnya kembali sambil membandingkan kedua gaun pengantin tersebut.


"Kakak tidak suka Keyla, kurang tertutup pada bagian depannya."


"Ini lagi trand Kakak. Artist Bollywood juga memakainya."


"Kalau kamu suka buat kamu saja adikku," ucap Key menggoda Keyla.


"Ah Kakak, sudah aku bilang jangan menggodaku!"


"Haha, apa kamu tidak ingin menikah muda seperti Della? Sahabat kamu yang absurd itu bahkan sudah menikah dan sebentar lagi punya anak."


"Aku dan Della berbeda Kakak. Jangan samakan aku dengannya!" ucap Keyla kesal.


"Sudah kalian jangan ribut. Kalau ribut terus aku akan pulang saja," ucap Andin.


"Jangan!!!" teriak Key dan Keyla secara bersamaan.


Andin lalu menemukan kebaya yang sederhana tapi terlihat anggun jika dipakai.


"Aku ini saja Key..."


"Ok sayang..."


Key lalu melirik ke Leon. Dari tadi pandangan Leon tak jauh-jauh dari memperhatikan Keyla, sang gadis pujaannya.


"Leon yuk bantu aku untuk pilih jas yang senada dengan kebaya yang Andin pilih."


"Siap bro....."


Akhirnya Leon membantu Key memilih baju pengantin. Sedangkan Keyla bingung memilih gaun yang mana untuk acara pernikahan Kakaknya besok.


"Kak bagus yang warna merah atau yang warna biru muda ini?" ucap Keyla sambil tangannya membawa 2 gaun tersebut.


"Merah terlalu menggoda, kalau yang biru kamu seperti Cinderella cantik," jawab Leon.


"Ehemm......."


Key berdehem dan lalu Leon menutup mulutnya saat tengah keceplosan.

__ADS_1


"Kak Key......."


"Bagus yang biru muda. Kalau yang merah kamu seleranya seperti Tante-tante," ucap Key diakhiri dengan tawanya.


"Kakak nyebelin!"


"Kak Andin bagusan yang mana?"


"Yang biru muda Keyla. Kamu terlihat lebih anggun saat memakainya."


"Ah benarkah? Kalau begitu saran dari Kak Andin yang aku pakai. Aku ambil gaun warna biru muda ini," ucapnya tersenyum bahagia.


"Hei ingat Keyla, gaun biru muda itu jika saran dari Kakak dan Leon."


"Saran kalian tidak berguna!"


Mama Lisa tersenyum tipis saat melihat tingkah Keyla. Sedangkan Key lalu mendengus kesal dan akhirnya membayar semua belanjaannya. Key tadi juga bilang agar Tante Lisa dan Leon datang ke pernikahannya besok.


Setelah ke butik mereka pergi ke toko perhiasan. Key dan Andin memilih sepasang cincin kawin yang simpel. Untuk malam hari ini Key menumpang menginap di rumahnya Leon untuk satu malam saja. Karena malam-malam berikutnya Key akan tinggal di rumah istrinya sebelum mereka pergi ke Bali untuk berbulan madu.


Malam telah tiba, Key baru saja ditelepon oleh sang pujaan hatinya. Andin sudah berbicara dengan Om yang akan menjadi wali nikahnya. Andin juga heran kenapa Om Rahardian itu bisa langsung setuju dan tidak bertanya apapun selain nama calon mempelai prianya. Andin bersyukur Om Rahardian itu berpihak kepadanya.


Key tengah tersenyum senang karena menanti hari esok akan menjadi seorang suami.


"Key kamu sangat bahagia sekali."


"Iya dong gak kaya kamu galau terus," ucapnya meledek Leon.


"Adik kamu itu susah sekali diluluhkan hatinya."


"Dia merasa cantik Leon."


"Iya, dia memang cantik Key. Aku selalu saja terbayang wajahnya. Senyuman manisnya itu mengalihkan duniaku."


"Seperti pepatah saja. Senyumanmu mengalihkan duniaku," ucap Key tertawa terbahak-bahak.


"Asal kamu tahu adikku yang sedikit absurd itu sudah 8 kali menolak laki-laki yang ingin menjadi pacarnya di sekolah."


"Apa?" ucap Leon membolakan matanya.


Sekarang nyalinya semakin menciut untuk mendekati adik dari sahabatnya itu. Ternyata banyak sekali yang suka dengan Keyla selama ini.


"Secara tidak langsung kamu laki-laki ke 9 yang ditolak adikku sebelum kamu menyatakan cintanya."


Leon lalu bermuka masam dan menunduk. Leon lalu teringat sesuatu bahwa sahabatnya itu besok tidak lajang lagi.


"Wah bro, besok malam tidur sudah ada yang nemenin nih."


"Yoi dong bro. Memang kamu tidur sendirian terus," ucapnya terkekeh.


Leon lalu wajahnya ditekuk. Tahu sahabatnya itu sedang galau lalu Key akan menyemangati Leon.


"Kamu tenang saja bro. Aku akan berusaha untuk membantu kamu dekat dengan Keyla," ucap Key menepuk pundak Leon.


"Makasih Key. Kamu memang sahabatku," ucapnya tersenyum dengan wajah yang berseri-seri.


Key akan berusaha membantu sahabatnya itu untuk dekat dengan Keyla. Bagaimanapun juga Keyla telah membantu Key bisa bersatu dengan Andin. Setelah pernikahannya nanti Key akan membeli hadiah spesial untuk Keyla. Sebuah motor sport keluaran terbaru akan Key hadiahkan untuk adik kesayangannya itu.


Bersambung...


Tak terasa hampir 1500 kata 😂


Semalam sinyal bapuk, karena mati listrik 🙈 jadi baru sempat update 😀



Yuk dukung author dengan memberikan vote gratis (tanpa mengurangi poin)



Readers kesayangan yuk jangan lupa untuk meninggalkan jejak kalian dengan like, komentar dan gift gratisnya. Terimakasih yang sudah mendukung novel author 😍

__ADS_1



__ADS_2