
Kini sudah sebulan lebih lamanya Karin meninggalkan Indonesia. Pagi hari yang cerah Karin merasakan perutnya bergejolak. Karin merasakan mual lagi setiap pagi hari. Dengan segera Karin menutup mulutnya dan berjalan menuju ke wastafel. Karin lalu memuntahkan semua isi perutnya. Sudah 3 hari ini Karin selalu muntah pada pagi hari. Karin hari ini akan ke rumah sakit untuk memeriksakan kesehatannya.
"Sepertinya aku sakit. Hari ini aku akan ke rumah sakit untuk periksa kesehatan." Karin belum menyadari bahwa dirinya kini sudah terlambat datang bulan dan karena dulu yang merasakan mual saat Karin hamil ketiga anaknya adalah Yudha.
Karin menaiki taksi menuju ke rumah sakit untuk memeriksakan kesehatannya. Karin terkejut saat dinyatakan positif hamil oleh seorang dokter. Karin tidak percaya lalu akan periksa ke dokter kandungan. Karin baru percaya kalau dirinya hamil saat melihat sendiri di layar monitornya terdapat dua kantong yang ada di layar monitor tersebut dan masih berukuran sebiji jagung. Karin kini tengah mengandung bayi kembar lagi. Setelah Karin menebus obat dan vitaminnya akhirnya Karin pulang lagi ke apartment. Karin melihat hasil foto USG tersebut dan mengusapnya perlahan.
"Kak Yudha kita akan punya anak kembar lagi," ucapnya pelan air matanya kini sudah berlinang.
Anak yang selalu ditunggu kehadirannya sudah setahun belakangan ini dan kini sudah hadir di dalam perutnya. Karin bahagia kini ada dua malaikat kecil yang tumbuh dalam perutnya. Karin lalu mengusap perutnya secara perlahan.
"Terima kasih ya nak, kalian sudah hadir disaat-saat Mama sedang merasa kesepian." Karin merasa kesepian karena semua keluarga berada di Indonesia.
"Mama, akan membesarkan kalian sendiri nak. Mama akan menjadi ibu sekaligus ayah buat kalian. Sebenarnya Mama sangat rindu dengan Papa kalian," ucapnya kembali dan seingatnya Karin sudah menandatangani surat perceraiannya.
Karin belum tahu kalau Yudha merobek surat yang sudah Karin tandatangani. Mereka kini masih sah menjadi suami istri. Hanya saja Yudha belum bisa menemukan Karin sampai saat ini.
__ADS_1
Karin lalu menghitung masa kehamilannya dan pas nanti saat liburan semester usia kandungannya 9 bulan. Jadi Karin tidak akan cuti lagi. Nanti yang ada kuliahnya tidak akan selesai-selesai.
"Aku akan tetap kuliah selama hamil. Kalian yang kuat ya nak didalam perut Mama." Lirihnya.
Karin masih teringat saat kehilangan ketiga anaknya. Di masa kehamilan keduanya Karin tidak ingin lagi kehilangan kedua anaknya. Karin akan selalu menjaga kesehatan dan juga hati-hati menjaga kandungannya. Karin ingin melahirkan kedua anaknya dengan selamat. Karin ingin membesarkan kedua anaknya.
Di Indonesia Yudha kini masih bingung mencari keberadaan istrinya karena sudah sejak satu bulan lebih lamanya Karin meninggalkan rumah. Rey dan Risa meminta maaf tidak memberitahu keberadaan Karin karena kemauan Karin sendiri. Untuk saat ini yang bisa Yudha lakukan adalah menyuruh seseorang untuk memata-matai rumah Rey. Agar Yudha tahu informasi tentang keberadaan istrinya. Yudha sedang menatap ke arah jendela luar ruangannya.
"Kamu sebenarnya dimana sayang? Sudah satu bulan lebih lamanya aku pusing mencari dimana dirimu berada. Kamu tahu tidak kalau aku sangat rindu sama kamu."
Risa dan Rey sedang video call dengan Karin. Risa dan Rey terkejut saat Karin bilang kalau sedang hamil anak kembar. Risa dan Rey berjanji akan rajin mengunjungi Karin. Bagaimanapun juga Karin sendirian di Korea. Hanya ada sahabatnya saja dan tidak ada keluarganya. Karin juga butuh support dari keluarganya saat sedang hamil seperti ini. Rey dan Risa berencana nanti akan mengajak Yudha ke Korea. Risa dan Rey akan memberi kejutan untuk Karin. Meskipun Karin saat ini tidak ingin bertemu dengan Yudha saat ini. Namun Rey dan Risa berencana akan mempertemukan mereka. Rey dan Risa tahu kalau sebenarnya mereka saling merindukan satu sama lain. Bagaimanapun juga ibu hamil juga butuh perhatian dari suaminya. Kedua anaknya juga butuh perhatian dan kasih sayang dari seorang Papa.
Tak lupa Karin juga memberitahu kepada orang tuanya. Mama Chintya dan Papa Keynan bahagia mendengar kabar anaknya kini sedang mengandung lagi kedua cucunya. Papa Keynan sempat bilang kalau Karin harus memberitahu kepada Yudha kalau dirinya kini tengah hamil kedua anaknya. Namun Karin tidak ingin memberitahu Yudha. Karin. belum siap untuk bertemu dengan Yudha yang akan membuatnya sakit hati. Karin tahunya Yudha sudah bersama wanita pilihan Mamanya.
__ADS_1
...*****...
Beberapa bulan kemudian kini tak terasa kandungan Karin sudah memasuki usia 5 bulan. Kedua anaknya sudah mulai aktif menendang-nendang dalam perutnya. Karin bahagia kini kedua anaknya selalu sehat. Karin rutin mengecek kandungannya di rumah sakit. Karin lalu teringat saat Indonesia dulu suaminya yang selalu mengecek kandungannya. Karin akan pergi ke kampus hari ini. Ada dua mata kuliah harus dirinya hadir.
"Anak-anak Mama kalian jangan rewel dulu ya. Mama ada kelas hari ini. Setelah selesai kelasnya kalian boleh minta apa saja nak," ucapnya sambil mengelus perutnya pelan dan kedua anaknya merespon dengan tendangan kecilnya.
Karin terkekeh sepertinya anak-anaknya menurut agar tidak rewel saat dirinya kuliah. Soalnya ngidamnya kadang datang secara mendadak dan Karin ingin memakan sesuatu saat itu juga.
Karin menyemangati diri sendiri dan harus kuat meskipun sedang hamil dan tanpa seorang suami yang menemani disampingnya. Karin lalu menaiki taksi ke kampusnya.
Risa dan Rey akan mengunjungi Karin minggu ini. Saat Karin bilang anaknya sudah mulai aktif menendang-nendang dalam perutnya Risa dan Rey berjanji akan ke Korea. Tak lupa Risa dan Rey akan mengajak Yudha. Mereka akan berangkat menaiki jet pribadi milik Keluarga Wijaya.
Yudha bahagia mendengar kabar bahwa Risa dan Rey akan mengajaknya untuk menemui Karin ke Korea minggu ini.
__ADS_1
"Aku tidak akan membiarkan kamu pergi dariku lagi sayang. Aku berjanji setelah ini kita akan bersama-sama lagi. Tidak akan ada yang bisa memisahkan kita lagi. Kita akan hidup bahagia selamanya," ucapnya dengan yakin.
Risa dan Rey sengaja tidak memberitahu bahwa Karin sedang hamil anak kembar. Risa dan Rey akan melihat langsung betapa Yudha terkejut saat melihat perut Karin yang sudah mulai membesar. Yudha pasti akan bahagia jika tahu sekarang istrinya sedang hamil anak kembar. Risa dan Rey akan menantikan dimana sepupunya itu akan bertemu dengan suaminya. Pasti mereka akan saling berpelukan melepas rindu. Karena sudah berbulan-bulan lamanya mereka tidak bertemu.