Perjuangan Cinta Dokter Yudha

Perjuangan Cinta Dokter Yudha
BAB 29 - Double Date


__ADS_3

Hari ini Karin di jemput sopirnya dan sudah sampai rumah. Karin dan Risa hari ini sudah berjanjian ingin makan bersama dengan pasangan mereka. Sudah lama sekali Risa tidak jalan-jalan bersama Karin. Risa sepulang kuliah di antar Sonya sampai depan gerbang rumahnya. Risa melangkahkan kakinya ke rumahnya.


"Assalamualaikum."


"Wa'alaikum Salam," ucapnya bersamaan.


"Eh anak Mama yang cantik datang bersama calon cucu Mama," ucap Mama Angel sambil memeluk anaknya lalu mengelus perutnya pelan.


"Ajak bicara Mama nanti Baby R akan merespon."


"Benarkah?" tanyanya penasaran.


"Iya Mama. Calon cucu Mama sudah mulai bergerak-gerak di dalam perutku."


Mama Evangeline langsung berjongkok dan berbicara dengan calon cucunya di depan perut Risa.


"Hallo, ini Oma kamu sayang, sehat-sehat ya di dalam sana. Oma ingin cepat-cepat lihat kamu lahir di dunia,' ucapnya sambil mengelus perut Risa pelan.


"Eh iya benar sayang dia merespon ucapan Mama," ucapnya senang karena calon cucunya merespon dengan tendangannya.


"Aku juga ingin merasakan tendangan Baby R," ucap Karin.


"Hay Baby R keponakanku, kamu pasti nanti lahirnya kalau tidak cantik pasti ganteng karena wajah kamu pasti lucu karena perpaduan Papamu ganteng dan Mamamu cantik," ucap Karin sambil mengelus perut Risa.


"Loh kok dia tidak meresponku?" ucap Karin yang masih mengelus perut Risa.


"Mungkin sebentar lagi Karin, kadang suka begitu langsung merespon dan kadang nunggu beberapa menit kemudian," ucap Risa memberikan penjelasan.


"Wah iya benar Baby R meresponku. Bagaimana rasanya saat Baby R menendang-nendang diperutmu?"


"Awalnya aku kaget Karin saat tiba-tiba Baby R di dalam perutku bergerak-gerak. Tapi lama-lama akan terbiasa. Makanya kamu sama Yudha nanti cepetan nikah biar bisa merasakan gimana rasanya hamil dan merasakan tendangan anakmu di dalam kandungan kamu."

__ADS_1


"Ah masih lama kali aku dan Kak Yudha akan menikah. Sebenarnya Kak Yudha ingin menikahiku setelah aku lulus SMA. Tapi kan aku belum siap jika harus berumah tangga apalagi punya anak. Mana bisa aku mengurusnya."


"Aku juga gitu kok Karin tadinya takut banget kalau sampai hamil dan tidak bisa mengurus bayi. Namun seketika aku teringat bahwa menikah itu nantinya akan lengkap jika dalam keluarga kecil kita ada seorang anak. Aku bahagia sekarang bisa hamil bahkan rasa bahagiaku bertambah berkali-kali lipat saat anakku menendang-nendang di dalam perutku."


Mama Angel pun ikut berkomentar dalam obrolan Risa dan Karin.


"Betul nak apa yang dibicarakan Risa. Apalagi Yudha sekarang sudah berumur 25 tahun bentar lagi 26 tahun. Resiko punya pasangan yang umurnya lebih jauh begitu sayang. Mau tidak mau, siap tidak siap juga harus menikah dengannya. Apalagi Yudha sudah di suruh menikah secepatnya kan dengan kedua orang tuanya. Orang tua Yudha sudah berumur, mereka ingin mendapatkan cucu dari anak semata wayangnya. Kamu juga harus pikirkan itu Karin."


Karin hanya terdiam saja. Karin juga belum siap jika harus menikah secepat itu.


"Karin dan Kak Yudha baru mau bicarakan tentang pertunangan saat nanti tiba di Korea bentar lagi kan Karin libur semester."


"Oh iya nak. Mama hampir lupa, kamu tinggal di rumah ini ya selama Karin ke Korea. Mami kesepian jika Papamu sudah berangkat kalau Karin tidak ada. Nanti Papamu biar bicara dengan Aldi. Mama juga pengen banget melihat kamu saat ngidam pengen ini dan itu. Mama pengen nemenin kamu nak disaat-saat seperti itu."


"Iya Ma. Risa mau kok, lagian Risa kangen sekali tidur di kamar Risa. Oh iya ma Chelsea sama Chika ada dimana Ma? Mereka tidak sakit kan Ma? Mama rutin untuk memeriksakan kucing-kucingku ke dokter hewan?"


"Iya sayang rutin kok. Bahkan sekarang mereka lagi ke dokter hewan. Itu sopir kita tadi setelah menjemput Karin pulang lalu membawa kucing-kucingmu untuk ke dokter hewan."


"Sama-sama sayang."


"Karin ayo kita siap-siap. Ma kita habis ini mau double date."


"Ok Karin ke kamar dulu ya." Karin lalu melangkahkan kakinya menuju kamarnya.


"Wah bagus, bersenang-senanglah sayang. Mumpung Baby R belum lahir."


Risa mengernyitkan dahinya masih bingung dengan ucapan Mamanya.


"Memang kenapa Mama kalau Baby R sudah lahir kan masih bisa jalan-jalan?"


"Ya masih bisa jalan-jalan sih, tapi tidak sebebas saat ini. Karena dimana nanti kalau kamu sudah lahiran kamu harus belajar memandikannya, menyusuinya dan mengganti popoknya. Belum lagi kalau tengah malam bayi pasti sering rewel sayang. Kadang merasakan hauslah, kegerahan dan merasakan popoknya harus diganti."

__ADS_1


"Ribet banget ya Ma mengurus bayi ternyata. Maafin Risa ya Ma, dulu waktu bayi pasti Risa nyusahin Mama."


"Tidak sayang. Tenang saja nak, nanti Mama ajarin kamu untuk mengurus bayi."


"Makasih Ma."


"Iya nak. Makanya sebelum Baby R lahir puas-puasin kamu jalan-jalannya ya sayang?"


"Iya Mama siap."


Karin sudah bersiap-siap dan segera meraih tasnya lalu berjalan keluar kamarnya. Risa sudah menunggunya di ruang tamu. Karena sopirnya sedang membawa kucing-kucing kesayangan Risa termasuk Momo kucing Karin ke dokter hewan maka Risa dan Karin memutuskan untuk naik taksi. Beberapa puluh menit kemudian mereka sudah sampai di restoran. Karin mencoba untuk menghubungi Yudha. Katanya masih ada 2 pasien lagi yang harus ia periksa. Sedangkan Rey masih meeting dengan kliennya. Risa yang sudah lapar dan ingin segera makan. Akhirnya mereka memutuskan untuk memesan makanan duluan.


📤 Risa : "Kita makan duluan, karena kita sudah lapar karena menunggu kalian terlalu lama!!"


Risa lalu mengirim pesan WhatsApp ke suaminya tak lupa ke Yudha juga dengan pesan yang sama.


Rey baru saja selesai meeting. Rey mengernyitkan dahinya saat menerima pesan WhatsApp dari istrinya. Rey tidak membalas pesan WhatsApp tersebut kemudian Rey segera berlari ke parkiran untuk segera menuju ke restoran tersebut.


"Sabar sayangku aku segera datang."


Yudha menggerutu karena 2 pasien terakhirnya adalah ibu-ibu jadi lama sekali konsultasinya.


"Akhirnya selesai juga," ucap Yudha setelah pasien terakhirnya keluar dan segera membuka maskernya.


Yudha lalu membuka pesan WhatsApp dari Risa. Yudha terkejut saat melihat foto tersebut menampakkan wajah Karin yang cemberut. Yudha lalu mengirim pesan WhatsApp kepada calon istrinya.


📤 Yudha : "Sayang maafkan aku telat datang. Ini aku sudah on the way. Love you KAYS❤️."


KAYS merupakan singkatan nama Karina Alexander dan Yudha Sanjaya.


"Sayang, semoga kamu nanti setelah menjadi istriku kamu akan sabar dan paham akan pekerjaanku menjadi seorang dokter. Bahwa aku ini sangatlah sibuk jika sudah berada di Rumah Sakit. Tapi setelah di rumah aku akan mengabiskan waktuku untuk bersamamu." batin Yudha.

__ADS_1


Yudha lalu mengambil tas dan kunci mobilnya dan bergegas keluar dari ruangannya. Dia segera ingin bertemu dengan sang pujaan hatinya.


__ADS_2