Perjuangan Cinta Dokter Yudha

Perjuangan Cinta Dokter Yudha
S2 - Aku Mau Menikah Denganmu (Revisi)


__ADS_3

Please berikan jempol 👍 kalian terlebih dahulu sebelum membaca karena jempolnya semakin menghilang akhir-akhir ini 😌


Andin masih terbengong memikirkan bagaimana nanti saat bertemu dengan Key.


"Ayo tunggu apalagi Kak. Kita pergi sekarang juga karena keberangkatannya jam 9 pagi," ucapnya kembali.


"Apa? Ini sudah jam 8 lebih 10 menit."


"Maka dari itu Kak kita gak ada banyak waktu untuk pergi ke bandara."


"Iya, Kakak ambil kunci mobilnya dulu."


Dengan bergegas Andin mengambil kunci mobilnya. Sedangkan Keyla bahagia karena menang taruhannya. Key bilang sudah membatalkan taruhannya tapi Keyla tetap menjalankannya dan meskipun batal perjanjiannya tapi Keyla bahagia bisa menyatukan kedua orang yang dia sayangi meskipun tidak jadi mendapatkan hadiah motor sport.


"Asyik Kak Andin dan Kak Key sebentar lagi akan menikah. Rencanaku akhirnya berhasil juga untuk membujuk Kak Andin. Huh, Kak Key memang payah dan tidak bisa diandalkan," ucapnya lirih sambil menghapus air mata buayanya yang masih menempel pada pipi mulusnya.


Keyla si gadis cantik yang selalu memiliki sejuta ide brilian itu tengah bahagia ketika rencananya berhasil. Sebentar lagi Kakak kesayangannya akan menikah. Keyla dan Andin lalu pergi ke bandara.


"Kak Andin ayo ngebut dong. Nanti pesawatnya keburu lepas landas."


"Iya Keyla, ini Kakak juga sudah ngebut."


Andin lalu menambahkan lagi kecepatan mobilnya. Tak lama kemudian mereka sudah sampai di bandara.


"Kak Andin ayo cepat..."


Key beranjak dari tempat duduknya. Saat akan berjalan terdengar suara yang Key kenal tengah memanggil namanya.


"Apa itu suara Andin? Ah tidak mungkin Andin menyusul aku sampai ke bandara. Kan Andin tidak tahu kalau aku akan pergi ke Bali." Batin Key menyangkal pikirannya bahwa sang mantan kekasihnya itu tidak mungkin datang.


"Key........," teriak Andin.


Key lalu menoleh ke sumber suara tersebut. Betapa terkejutnya saat Andin datang bersama dengan adiknya yang absurd itu. Sedangkan Keyla hanya tersenyum tipis. Andin berlari mendekati sang mantan kekasih. Rasanya tidak ingin melepaskan Key begitu saja.


"Key, jangan tinggalkan aku..."


Andin memeluk Key dengan erat seperti tidak mau melepaskannya. Bulir bening pun mengalir begitu saja.


"Andin kenapa kamu kemari?" lirihnya.


"Key, kamu sudah janji tidak akan pernah pergi dariku. Tapi mengapa kamu mengingkari janjimu? Bahkan kamu akan pergi keluar negeri."


Andin masih saja memeluknya dengan erat. Key tengah bingung, adiknya itu sudah berbicara apa saja dengan gadis pujaannya. Sehingga Andin berbicara seperti itu. Key melirik ke Keyla sedangkan sang adik hanya menggaruk tengkuknya sambil cengengesan. Melihat adiknya itu berhasil membawa gadis pujaannya datang, maka Key tidak akan menyia-nyiakan kesempatan itu. Key lalu ada niat untuk mengerjai Andin.


"Andin aku harus pergi. Kamu jangan seperti ini..."


"Key ayo kita menikah. Aku tidak mau kehilangan kamu."


Keyla lalu mengedipkan matanya. Sekarang Key tahu bahwa adiknya yang absurd itu tadi pergi ke rumah Andin dan membujuknya untuk menikah dan mencegahnya pergi.


"Key, jangan pernah pergi dariku. Aku mau menikah denganmu seperti yang kamu katakan kalau kita akan menikah."


Key lalu melonggarkan pelukannya.


"Apa kamu serius ingin menikah denganku?" tanya Key sambil menatap gadis pujaannya.


"Iya, aku serius Key."


"Lalu bagaimana dengan laki-laki yang akan dijodohkan dengan kamu itu?"

__ADS_1


"Biarkan saja, yang penting kebahagiaan kita."


Key masih terdiam, Andin lalu mengerti jika laki-laki yang dihadapannya itu tengah ragu.


"Key apa kamu ragu denganku?" ucap Andin yang lalu memegang kedua pipi Key.


Key mengangguk pelan.


"Coba katakan sekali lagi. Aku ingin mendengarnya," ucap Key.


"Key aku mau menikah denganmu. Menjadi istrimu dan hidup bahagia bersama kamu beserta anak-anak kita nanti. Kita akan bahagia selamanya Key."


Akhirnya Andin lega setelah berbicara seperti itu dengan Key. Untuk kali ini Key harus berterimakasih dengan ide Keyla yang brilian itu.


"Kakak akan memberikan hadiah spesial untuk kamu Keyla. Kamu memang adikku yang paling cerdas." Batin Key bahagia.


"Aku bahagia kamu ingin menikah denganku. Aku akan membahagiakan kamu seumur hidupku," ucap Key yang lalu memeluk Andin dengan erat.


Mata Keyla berbinar-binar saat melihat kedua pasangan yang dia berhasil satukan.


"Uh so sweet..... Jadi ingin dipeluk juga deh," ucap Keyla yang tengah keceplosan.


"Aku panggilkan Leon ya Keyla?" ucap Key.


Andin terbengong seketika dan lalu melepaskan pelukannya. Sedangkan Keyla wajahnya terlihat bersemu merah saat ini.


"Memang Keyla suka sama Leon?" tanya Andin.


"Bukan sayang. Tapi Leon yang selama ini memendam perasaan cintanya kepada adikku yang mempunyai sifat absurd ini."


"Kakak!!!" pekik Keyla yang tidak terima dibilang absurd.


"Key, tadi kamu ingin pergi ke negara mana?"


"Aku sebenarnya hanya ingin menenangkan diriku setelah putus dengan kamu. Aku ingin berlibur ke Bali selama 3 mingguan."


"Jadi Keyla telah membohongi aku?" tanya Andin membolakan matanya.


Key tersenyum tipis dan lalu menganggukkan kepalanya. Andin lalu mendekati Keyla dan menjewer telinga Keyla.


"Kamu mulai nakal ya Keyla. Bisa-bisanya membohongi Kakak."


"Ampun Kak Andin. Ampun..... Aku melakukannya karena ini juga demi kalian bisa bersama," ucap Keyla sambil meringis menahan rasa sakit pada telinganya.


Andin lalu melepaskan tangannya yang tadi menjewer Keyla.


"Maaf Keyla," ucap Andin menyesal.


"Tidak apa-apa Kak," ucapnya sambil memegang telinganya yang terasa panas.


Key lalu menoleh ke gadis pujaannya.


"Sayang, besok ayo kita menikah," ajak Key.


"Hah?? Besok?" tanya Andin matanya terbelalak.


"Iya. Aku sudah izin sama Papa dan Mama kalau mau liburan ke Bali selama tiga mingguan. Jadi aku ingin kita segera menjadi pasangan halal dan sekalian kita bulan madu ke Bali," ucap Key yang lalu mengedipkan sebelah matanya.


Mendengar kata bulan madu, Andin langsung tersipu malu.

__ADS_1


"Kamu kok genit sih Key?"


"Genit sama calon istri sendiri tidak apa-apa kan?" ucap Key terkekeh.


"Kalau begitu nanti aku akan menghubungi Om aku agar menjadi wali saat kita menikah."


"Iya, kalau begitu kita ke butik yuk sekarang."


"Loh, mau ngapain kok ke butik segala?"


"Beli baju pengantin sayang."


"Kita sewa saja," ucap Andin.


"Tidak, aku ingin membeli yang baru untuk kita. Meskipun kita menikah secara agama terlebih dahulu namun aku ingin kita memakai baju baru."


"Hmm baiklah."


"Ayo adikku, kamu bantu pilihin ya. Nanti aku juga akan membelikan untuk kamu."


"Siap Kakak," ucap Keyla hormat.


"Haha, kamu memang adikku yang paling aku sayangi," ucap Key yang lalu membelai rambut panjang Keyla.


"Apapun akan aku lakukan demi kebahagiaan Kakak," ucap Keyla tersenyum.


Key dan Keyla lalu berpelukan. Andin bahagia melihat Kakak beradik itu terlihat saling menyayangi.


"Kamu sudah dewasa, setelah Kakak menikah kamu menyusul Kakak ya? Nanti aku bilang sama Leon agar segera menikahi kamu."


"Ah tidak! Aku gak mau menikah sama Leon..."


Keyla lalu melepaskan pelukannya.


"Hmm, terserah kamu saja. Kakak hanya mendoakan siapapun yang menjadi jodoh kamu mudah-mudahan laki-laki itu baik dan bertanggungjawab," ucap Key yang akhirnya pasrah akan keputusan adiknya, padahal masih berharap Keyla bersama dengan sahabatnya itu.


"Aamiin... Makasih ya Kakak," ucap Keyla tersenyum bahagia Kakaknya tidak memaksanya bersama Leon.


Adiknya itu sangatlah manis jika sedang tersenyum. Key dan Andin saling melempar senyuman. Mereka akhirnya bisa bersatu berkat Keyla. Key hari ini lalu tidak jadi pergi ke Bali. Justru mereka pergi ke butik untuk membeli baju pengantin. Key yang mengemudikan mobil Andin untuk menuju ke sebuah butik. Tentunya bukan butik milik Mamanya karena nantinya akan ketahuan. Key lebih memilih ke butik milik temannya yang tak lain adalah milik Mamanya Leon. Sekaligus akan memberi kabar bahwa Key akan segera menikah. Karena setahu Leon hari ini Key akan pergi ke Bali.


Dukung author dengan memberikan vote gratis (tanpa mengurangi poin)


Vote muncul Seminggu sekali dan setiap hari senin.



Readers kesayangan sambil menunggu cerita selanjutnya jangan lupa tinggalkan jejak kalian biar author semakin semangat bikin ceritanya 🤗



Untuk mengetik satu bab membutuhkan waktu beberapa jam untuk membuat alur ceritanya agar terlihat menarik. Meskipun author suka mengarang cerita namun author juga butuh uang buat sekedar tambahan membeli kuota 😀 Selama ini sudah nulis capek-capek tapi gak mendapatkan apa-apa.


Author lainnya yang sudah pindah pasti juga merasakan hal yang sama karena ingin karyanya dihargai. Selama novel ini terbit sampai sekarang bahkan belum ada yang memberikan tips koin. Hanya novel pertama saja itupun kalau dirupiahkan baru terkumpul 11 ribu rupiah, masih jauh dari angka 1,4 jt dalam sekali penarikan.


Maaf kalau author terkesan mengemis dukungan gratisan kalian 🙏


Tapi hanya itu yang membuat author semangat mengarang cerita di novel gratis ini. Sepertinya nanti author akan mencoba menulis di platform sebelah yang berbayar pakai Koin karena capek juga terus-terusan menulis gratisan apalagi likenya semakin menurun padahal pembacanya masih terbilang banyak.


__ADS_1


__ADS_2