Perjuangan Cinta Dokter Yudha

Perjuangan Cinta Dokter Yudha
S2 - Saling Adu Mulut


__ADS_3

Please berikan jempol 👍 kalian terlebih dahulu sebelum membaca 🤗



Bibi mendengar teriakan Key yang sangat marah saat adiknya mendobrak pintu kamar.


"Astagfirullah, besok pagi benar-benar hari terakhir aku bekerja di sini," lirihnya sambil mencuci tangannya pada wastafel yang ada di dapur.


Tidak ingin ikut campur lalu Bibi memutuskan untuk pergi ke kamar belakang untuk istirahat karena pekerjaannya telah selesai.


"Kakak stop jangan menyiksa Kak Andin!"


"Keyla ngapain kamu datang ke rumah ini malam-malam? Ganggu kita saja!" ucap Key yang lalu turun dari ranjangnya.


Dengan cepat Key menutupi tubuh istrinya dengan selimut. Sedangkan Andin yang tengah malu mencari bantal yang ada disekitarnya.


Untung saja Key hanya mencopot kaosnya saja dan belum yang lainnya. Sedangkan Andin menutupi wajahnya yang malu dengan bantal. Gimana tidak malu saat adik iparnya itu tiba-tiba mendobrak pintu kamarnya dalam keadaan dirinya sedang tidak memakai baju bagian atasnya.


Pintu kamarnya langsung rusak sesudah Keyla dobrak. Aksi bela diri Keyla patut untuk diacungi jempol. Tapi memalukan sekali saat dalam keadaan seperti ini.


"Dasar adik nakal! Ayo kita keluar sekarang," ucap Key yang lalu menarik tangan Keyla keluar dari kamar tersebut.


Key menggiring adiknya itu untuk turun dari tangga.


"Kakak, kamu tega sama aku!" ucap Keyla yang melihat tangannya memerah akibat tarikan Kakaknya tadi yang sangat kuat.


"Keyla jawab Kakak. Untuk apa kamu ke rumah Andin malam-malam begini?" ucapnya sambil memegang kedua bahu Keyla.


"Kakak keterlaluan dan pura-pura tidak tahu," ucapnya menepis tangan Kakaknya.


"Eh? Apa maksudnya? Bicaralah dengan jelas."


"Kakak pasti yang menyuruh Kak Leon untuk mengecup bibirku. Aku sekarang sudah kehilangan first kiss dua kali hari ini. Huaaaaa .......," ucap Keyla menangis tersedu-sedu saat ini.


"Astaga, aku hanya bercanda dan tak ku sangka Leon mengikuti saran ku," ucapnya lirih.


"Kakak tega sama aku! Kenapa kamu melakukan ini padaku hah? Apa salahku sama Kakak?" teriak Keyla dengan sesenggukan.


Keyla memancing Kakak iparnya itu agar keluar dari kamarnya. Key terkejut saat adiknya itu menangis dan memukul-mukul dada bidangnya. Key hanya takut kalau istrinya itu salah paham dan membuat Keyla sampai menangis seperti ini.


Mendengar Keyla yang masih menangis, perlahan Andin turun dari ranjangnya dan membuka lemari pakaiannya. Andin mencari sesuatu yang dia butuhkan saat ini. Dengan cepat Andin memakinya dan setelah itu memakai atasan piyama yang tadi dia kenakan. Andin dengan cepat memakai hijab instan tersebut dan segera turun dari kamarnya. Andin masih melihat Keyla yang menangis.


"Keyla, kamu kenapa menangis? Ayo cerita sama Kakak."


Setelah berhasil membuat Kakak iparnya itu turun Keyla langsung berjalan dan memeluk Andin.

__ADS_1


"Kak Key jahat sama Keyla, Kak Andin," ucapnya yang masih menangis tersedu-sedu.


Keyla mengadu seolah-olah dia sebagai korban atas kelinci percobaan Kakaknya itu dengan Leon. Andin terkejut saat mendengar cerita dari Keyla.


"Benarkah itu Key?" tanya Andin menatap tajam suaminya.


"Sayang, aku bisa jelaskan semuanya."


"Semuanya sudah jelas Key dan kamu seharusnya membantu Leon dengan cara mendekatkan Keyla. Kamu buat acara untuk mereka dengan dinner romantis atau apalah semacam itu. Bukan harus dengan cara Leon mencuri first kiss milik Keyla agar Keyla mau menerima Leon," ucap Andin yang merasa kesal juga dengan suaminya.


"Sayang, kamu harus tahu bahwa adikku ini pintar sekali drama."


"Keyla sudah menangis seperti ini dan kamu masih menyalahkannya?" tanya Andin geleng-geleng kepala.


Keyla bahagia Kakaknya kini merasa terpojokkan.


"Keyla, kamu sebaiknya pulang saja. Datang-datang cuma membikin rusuh Kakak saja dan kekacauan di rumah ini."


"Key, kamu harus ingat. Rumah ini milik orangtuaku dan aku berhak mengatur siapa yang ada di rumah ini."


Key kalah telak saat ini. Sedangkan Keyla menjulurkan lidahnya karena menang. Key mendengus kesal.


"Aku potong hadiah yang akan aku berikan sama kamu Keyla. Kamu benar-benar membuat Kakak kesal hari ini," batin Key.


"Kamu malam ini tidur di kamar tamu!"


Key membolakan matanya saat istrinya menyuruhnya untuk tidur di kamar tamu.


"Sayang, tidak bisa seperti itu. Kita baru saja menikah dan harusnya kita tidur bersama. Apalagi ini merupakan malam pengantin kita. Jadi tidak bisa kalau kita tidur sendiri-sendiri."


"Sudah cukup Key! Kalau kamu tidak mau tidur di kamar tamu maka aku dan Keyla yang akan tidur di sana."


"Sayang, jangan seperti ini," ucap Key dengan nada memohon.


"Ayo Keyla kita tidur. Sudah malam dan seharusnya kamu tidur sejak tadi."


"Iya Kak."


Key menatap kepergian istri dan adiknya itu menuju ke kamar tamu. Key lalu kembali ke kamar istrinya.


"Huft, harusnya ini menjadi malam-malam terindah sepanjang hidupku tapi gagal total karena ulah Keyla," gerutu Key kesal karena malam ini akan tidur sendirian tanpa istrinya.


Di kamar tamu tidak ada pakaian ganti dan hanya ada handuk dan selimut tambahan saja. Andin melihat Keyla habis kehujanan.


"Pakai handuk ini untuk mengeringkan rambut kamu," ucap Andin dengan nada lembut.

__ADS_1


"Loh Kak Andin mau balik ke kamar?"


"Kakak pergi dulu buat cari hairdryer dan baju ganti buat kamu ya Keyla. Tunggu sebentar ya," ucapnya yang lalu bergegas pergi.


"Iya Kak," ucapnya tersenyum manis.


Setelah melihat Kakak iparnya itu keluar dari kamar. Keyla tersenyum senang.


"Ini dia baru yang namanya Kakak ipar idaman. Udah cantik dan baik lagi. Kakak benar-benar beruntung bisa mendapatkan wanita seperti Kak Andin," ucapnya lirih.


Andin kembali ke kamarnya dan melihat suaminya itu masih tidak menggunakan kaosnya.


"Sayang, akhirnya kamu kembali. Apa Keyla sudah tertidur?" tanya Key penasaran.


"Keyla habis kehujanan dan mana bisa tertidur? Ini aku membawakan pakaian ganti untuknya."


Key tersenyum tipis saat istrinya itu sibuk mencari pakaian ganti untuk adiknya. Key tidak salah pilih mencari istri dan ternyata istrinya itu sangat perhatian dengan adiknya. Meskipun Andin masih kesal dengan pria yang telah mencuri hatinya namun dia tidak bisa cuek terhadap laki-laki yang beberapa jam yang lalu menyandang status sebagai suaminya.


Andin lalu pergi ke kamar tamu lagi dengan membawa pakaian ganti untuk Keyla.


"Kamu harus ganti baju dulu ya Keyla," ucap Andin.


"Makasih Kak. Kalau begitu aku ganti baju dulu. Kakak bisa kembali ke kamar lagi."


Andin hanya berdehem dan langsung keluar dari kamar tersebut. Keyla lalu meriah tasnya dan mencari hp. Keyla mengirimkan pesan WhatsApp kepada Key.


"Kak Key maaf. Malam ini aku mengacaukan Kakak yang sedang bermesraan dengan Kak Andin."


Di kamarnya Key sangat terkejut saat melihat pesan WhatsApp dari sang adik. Key hanya membacanya saja dan tidak membalasnya.


"Kak Key benar-benar marah sama aku," ucap Keyla sedih karena aksi dramanya itu membuat kekacauan di rumah Kakak iparnya.


Keyla lalu memutuskan untuk berganti pakaiannya dan meletakkan pakaian kotornya ke tempat baju kotor. Keyla tidak tahu bahwa Kakak iparnya itu pergi ke dapur.


Andin tadi pergi ke dapur untuk membuatkan 2 cangkir teh hangat untuk kedua Kakak beradik yang baru saja adu mulut tersebut.


Dukung author dengan memberikan vote gratis (tanpa mengurangi poin)


Vote hanya muncul setiap seminggu sekali.



Readers kesayangan sambil menunggu cerita selanjutnya jangan lupa tinggalkan jejak kalian biar author semakin semangat bikin ceritanya🤗


__ADS_1


__ADS_2