
sore itu Li mei yin duduk di atas atap menara, salju sudah mulai mencair,
"ini penghujung musim salju" guman Li Mei yin
"mereka belum datang dari kemarin, bocah itu meninggalkan ku, awas kau bocah" ucap Li Mei yin
dan tiba-tiba mata nya menatap ke arah gerbang, dan melihat Xiao Zhou datang, Li Mei yin melayang kearah xiao Zhou, dan mendarat dihadapan nya..
"bocah, berani sekali kau... belum selesai kata-kata Li Mei yin mata nya sudah melihat noda darah di pakaian xiao Zhou bekas serangan iblis penjaga tahta...
Li Mei yin mendekati xiao Zhou
"kau terluka zhou'er," guman Li Mei yin dan menyentuh wajah xiao Zhou, mata nya menatap kearah Yun Li Wei
"sekarang kau ikut dengan ku," ucap Li Mei yin memapah Xiao Zhou menuju kamar nya...
xiao Zhou hanya mengangguk dan mengikuti kemauan Li Mei yin karena tidak ada gunanya berdebat dengan wanita itu..
tiba-tiba lengan panjang xiao Zhou ditarik dari arah yang berbeda
"ingat bocah urusan kita belum selesai" ucap Yun Li Wei dengan senyum intimidasi di wajahnya.. dan pergi meninggalkan xiao Zhou
"hemmm... wanita itu selalu mengganggu, aku bisa merasakan hawa Yun Li Wei di wajah bocah ini, apa mereka tadi berciuman? batin Li Mei yin menyipitkan matanya manatap Yun Li Wei yang melangkah meninggalkan mereka....
.............
di dalam kamar Li Mei yin, xiao Zhou duduk di ranjang milik Li Mei yin
" kau terluka dalam bocah buka pakaian mu," ucap Li Mei yin yang sudah membawa mangkuk besar dengan air hangat
ilustrasi Li Mei yin
xiao Zhou hanya membeku, dan tidak ingin berdebat lagi, perlahan mulai membuka pakaian nya....
Li Mei yin kesal karena xiao Zhou begitu perlahan, dan dengan sigap membuka pakaian xiao Zhou seluruh nya, hanya menyisakan penutup pada kebanggaan xiao Zhou
"nona kenapa seluruh pakaianku kau lepaskan??" tanya xiao zhou
"sudahlah bocah kau diam saja" ucap Li Mei yin dan mulai mengelap tubuh xiao Zhou dengan handuk kecil dan air hangat
"dulu kita bahkan sudah sering tidur tanpa pakaian zhou'er, dan hampir melakukan itu" batin Li Mei yin bibirnya tersenyum mengingat masa lalu nya yang indah berdua....
"kau jangan berpikir yang bukan-bukan, aku hanya melakukan ini padamu saja" ucap Li Mei yin
__ADS_1
xiao Zhou hanya mengangguk, dia bahkan tidak sedang berpikir...
" nona kenapa kau begitu baik padaku? padahal aku sudah menyakiti perasaan nona" ucap xiao zhou
Li Mei yin tidak menjawab pertanyaan xiao Zhou..
" tatap mataku zhou'er, kenapa kau melakukan itu? maksudku kenapa kau berusaha menyakiti perasaan ku?" Li Mei yin balik bertanya dan menatap mata xiao Zhou
xiao Zhou mengangguk...
" aku hanya takut jika kita terlalu dekat, dan"... kata-kata xiao terputus dan hanya menggeleng
" mungkin ini hanya pikiran bodohku saja, jadi lupakan saja nona" ucap xiao zhou sambil menunduk
Li Mei yin sedikit kesal dengan tingkah xiao Zhou
" tolong katakan apa yang ada di pikiran bodohmu tadi" ucap Li Mei yin dan jari-jari nya mengangkat dagu xiao Zhou wajah mereka begitu dekat
"baiklah nona akan aku katakan semua", ucap xiao zhou mantap
"aku takut kita terlalu dekat nona, dan mungkin kita saling jatuh cinta, sedangkan kau Dewi yang begitu cantik, dan berbakat, tapi saat ini sedang di hukum di bumi, aku tidak akan bisa membatu mu apa-apa, sedangkan aku hanya manusia yang sudah beristri banyak, kau pantas mendapatkan yang lebih baik dari ku, " ucap xiao zhou sambil tanpa sadar sudah mengelus wajah indah Li Mei yin
"dan sampai paman dewa itu datang, dan dia adalah satu-satunya orang yang bisa membantu mu melepaskan hukuman, dan nona bisa kembali ke alam langit impian mu itu, dia adalah pilihan terbaik buatmu nona" ucap xiao zhou
" jadi itu alasan kau menjauhiku bocah, hihihi hemmm aku sangat lega" batin Li Mei yin
dan tanpa sadar Li Mei yin sudah mencium bibir xiao zhou dan mereka saling memeluk begitu erat.... Li mei yin mendorong tubuh xiao Zhou hingga berbaring dan kini Li Mei yin sudah di atas tubuh xiao Zhou
"otak bodoh mu itu benar, aku menyukai mu, dan kau tidak berhak menentukan siapa yang terbaik buatku, ini hatiku aku berhak memberikan kapada orang yang aku cintai, yaitu dirimu, hanya dirimu" ucap Li Mei yin mantap
" kau sudah membuatku mencintai mu sekali lagi, saat wujudku nimui dan juga kali ini kau melakukan nya lagi, kau benar-benar hebat kekasih ku" batin Li Mei yin
"aku sudah siap mendampingi mu di bumi seumur hidupmu bocah, akan aku serahkan miliku yang paling berharga untuk mu saat ini" ucap Li Mei yin dan membuka pakaiannya dan melemparnya ke lantai
mata xiao Zhou melebar dan tidak berkedip melihat tubuh indah Li Mei yin, tapi tidak berlangsung lama karena seorang pelayan sudah menggedor pintu kamar Li Mei yin
" maaf nona Li, tuan Yun memaksa ingin bertemu anda" ucap pelayan itu dari luar kamar Li Mei yin
"biarkan saja , tidak usah di jawab, bisik Li Mei yin dan mulai menekan tubuh xiao Zhou kulit mereka bersentuhan... dan
"nona Li aku tahu kalian ada di dalam" teriak Yun fengyin yang begitu kesal mendengar desahan Li Mei yin
"yah dewa, kenapa orang sombong itu selalu menggangguku" ucap Li Mei yin
"sayang ini harus kita selesaikan nanti," ucap Li Mei yin kesal dan turun dari tubuh xiao Zhou dan memakai pakaian nya kembali...
__ADS_1
pintu di buka, dewa Yun fengyin tersenyum kearah Li Mei yin
"nona Li makan malam sudah siap kita di panggil untuk makan bersama" ucap Yun fengyin
" baiklah" ucap Li Mei yin dingin dan sedang malas berdebat dengan Yun fengyin
di ruangan lain istana itu
Yun Li Wei melempar mutiara iblis kepada Long Fei
" jangan pernah bertanya apa yang terjadi disana, atau pun menanyakan pada bocah itu, ini semua karena kesalahan mu" ucap Yun Li Wei
Long Fei tidak jadi bertanya,
"maafkan aku ibu" ucap Long Fei
"ibu sudah memberikan semua padamu, sekarang kau sudah dewasa dan sebentar lagi akan menikah, mulai sekarang ibu akan meninggalkan mu, dan mencari hidup ibu sendiri" ucap Yun Li Wei
"apa ibu akan menikah?" tanya Long Fei
Yun Li Wei meninggalkan Long Fei sendirian tanpa menjawab pertanyaan nya
.......
malam itu mereka makan bersama, terlihat senyum mengembang dari bibir Li Mei yin, berkali-kali Li Mei yin mengambilkan makanan ke mangkuk xiao Zhou yang sudah penuh...
" kau terlihat begitu bahagia nona Li? tanya Yun Li Wei sedikit cemburu
Li Mei yin mengangguk
"iya nyonya, malam ini aku akan memberikan hadiah istimewa kepada seseorang" ucap Li Mei yin dan menatap xiao Zhou
uhukkkkk.... Yun fengyin sedikit terbatuk, ada pancaran senang di mata nya
Yun Li Wei masih dengan wajah dingin nya...
"anakku besok adalah hari pernikahan mu, jadi ajaklah bocah pemabuk itu minum sampai pagi, biasa nya kalian para pria melakukan hal seperti itu saat hari bahagia seperti sekarang" ucap Yun Li Wei dengan seringai jahat kearah Li Mei yin
"baiklah ibu, ucap Long Fei
"pelayan bawa arak dewa kemari" teriak Long Fei dan mereka semua mulai minum...
dan dalam sekejap puluhan gentong arak dewa sudah diatas meja makan mereka
Li Mei yin tangan nya bergetar karena kesal, rencana malam indah nya bersama xiao Zhou di hancurkan oleh Yun Li Wei
__ADS_1