Reinkarnasi Dewa Kematian

Reinkarnasi Dewa Kematian
siluman laba-laba


__ADS_3

di alam Qin Sui, tiga tahun yang lalu.


Xiao Zhou berdiri di atas ribuan kerangka manusia, dan hewan, bau amis darah, dan daging segar masih begitu jelas tercium, menandakan bahwa kerangka-kerangka itu baru saja ada di tempat itu.


"ada apa dengan alam ini? matahari tidak pernah terlihat, dari sejak awal aku datang, tempat ini tetap seperti senja hari" batin Xiao Zhou.


udara beracun terus berhembus, dan kabut tipis mulai mengganggu pandangan untuk manusia pada umumnya, tapi bagi Xiao Zhou ini bukan lah apa-apa.


"berpegang lah yang erat gadis kecil, kita harus terus melangkah, dan tetap tahan nafas mu" ucap Xiao Zhou yang masih menggendong Jung Min Ha di punggung nya.


"hihihi... aku sudah biasa di bawah air tanpa udara, dan aku tidak akan melepaskan tangan ku dari mu iblis kecil" ucap Jung Min Ha.


Xiao Zhou hanya menggeleng,


"dasar gadis bodoh, kenapa kau tertawa?" tanya Xiao Zhou


Jung Min Ha hanya mengangguk.


"apa kau mengkhawatirkan ku? aku senang kau seperti ini, katakan padaku jika aku dewasa nanti apa kau akan menikahi aku seperti wanita-wanita di istana mu itu?" ucap Jung Min Ha.


"aahhh... diamlah gadis busuk, jangan bicara yang bukan-bukan, bagiku kau seperti anakku tidak mungkin aku menikahi mu" teriak Xiao Zhou kesal.


dan saat kedua orang itu ribut, ribuan pasang mata bersinar merah, menatap mereka dari dalam goa, di antara pepohonan berbogol karena sudah sangat tua.


suara seperti capit logam beradu, mulai terdengar.


dan tiba-tiba dari dalam goa-goa itu beberapa wanita cantik keluar, dengan hawa pembunuh begitu pekat mendekati mereka, tangan kanan Xiao Zhou mencabut pedang panjang nya, dengan mata merah kegelapan.


sreettttsssss....


beberapa wanita cantik itu kehilangan kepala nya, dan beberapa terbelalak tidak menyangka akan kekejaman dari tamu mereka.


"bagaimana laki-laki seperti mu, begitu tega membunuh wanita lemah seperti kami" teriak salah satu wanita cantik yang masih hidup.


sreettttsssss....


wanita yang berbicara tadi sudah kehilangan kepala bagian atas nya, terpotong tepat pada bagian bibir nya.

__ADS_1


darah hijau mulai menyembur dari tubuh wanita-wanita itu.


"wanita lemah? kalian sedang bercanda bukan, bagiku kalian masih tetap terlihat seperti laba-laba berbulu, yang siap memangsa ku, ilusi kalian tidak mempan terhadap ku" ucap Xiao Zhou dan


dan bersamaan dengan itu, semburan jaring sekuat baja melesat ke arah Xiao Zhou dan Jung Min Ha.


dan ratusan laba-laba setinggi dua meter menyerang Xiao Zhou dan teman di gendongan nya.


Xiao Zhou yang dari awal sudah siap, dengan cepat melepaskan tebasan pedang energi membelah jaring- jaring yang mengarah ke tubuhnya, dan beberapa laba-laba itu juga terpotong.


"hihihi.... kau seperti nya dari bangsa iblis, karena hanya jiwa iblis kuat yang melihat wujud asli kami, nampak nya kami terlalu meremehkan mu, tapi kau akan tetap menjadi santapan kami" teriak laba-laba yang lain nya.


"hemm... bermimpi lah bedebah, karena aku bukan santapan, melainkan aku adalah pemangsa kalian" teriak Xiao Zhou dan mulai membantai laba-laba berbulu itu, dengan kejam.


hawa racun semakin pekat, darah hitam bercampur putih keluar dari hidung Xiao Zhou,


"ini petaka!!!! racun nya merusak otak ku, jika terlalu lama di sini, aku akan menjadi gila dan otak ku akan hancur" batin Xiao Zhou.


Xiao Zhou mulai menahan nafasnya, dan melesat menjadi Phoenix merah membara, dan mulai membakar tempat itu, dan dalam sekejap tempat itu sudah menjadi lautan api, dan tidak menyisakan apapun.


wussshhhhsssss-


angin berhembus kencang dan membuka pintu gerbang itu, dan sekelebat Phoenix merah melewati nya.


zebbbbb.....


Xiao Zhou mendarat dengan setengah berlutut di halaman luas dengan istana megah, dari tubuh nya menyisakan asap merah yang begitu panas dari luar, tapi tubuh Xiao Zhou tetap dingin, bahkan pakaian nya dan nona Jung Min Ha tidak merasakan panas sedikit pun.


seorang wanita cantik berusia sekitar tiga puluh lima tahun, dengan pakaian begitu minim, mendekat kearah Xiao Zhou.


tubuh nya melenggak-lenggok, seperti ingin memperlihatkan lekuk tubuh yang begitu menggoda.


paha mulus dan dada nya hampir terlihat semua, pakaian nya yang kecil hanya menutupi bagian-bagian yang paling vital saja, rambut nya yang di gulung ke atas memperlihatkan leher jenjang dan bahu yang kurus, dan tulang dada yang menonjol, menandakan wanita itu begitu menjaga pola makan nya.


"selamat datang di istana ku, ini adalah gerbang ke dua, kau adalah sang terpilih dan kau sangat tampan, aku tidak akan memberikan pertanyaan itu, karena aku memilih mu sebagai pasangan kawin ku, dan menjadi ayah dari ribuan anak-anak ku, bagaimana apa kau tertarik? tanya wanita cantik itu.


Xiao Zhou hanya mengangguk,

__ADS_1


"aku rasa kau adalah ibu dari mahluk menjijikkan yang aku bunuh tadi, tapi aku sangat tertarik menjadi pasangan kawin mu" ucap Xiao Zhou sambil tersenyum lebar, bola matanya masih merah.


wajah wanita cantik itu, sedikit memerah karena baru pertama kalinya ada orang yang begitu berani meladeni godaan nakal nya.


"tidak apa-apa kau membunuh anak-anak ku, sudah seharusnya ada yang mepersedikit jumlah mereka, tapi tidak lama lagi kita akan memiliki lebih banyak lagi, karena kau merupakan pria idaman ku, jadi aku tidak akan bosan jika meladeni mu terus hihihi" ucap wanita cantik yang merupakan ibu dari laba-laba berbulu tadi.


"iblis kecil berhati-hatilah, siluman ini benar-benar licik" teriak Jung Min Ha, yang sudah duduk dengan segel pelindung dari Xiao Zhou.


Xiao Zhou melesat ke arah siluman laba-laba itu dan menebas leher wanita itu, kelapa wanita cantik itu pun terlempar ke udara karena tekanan energi qi yang begitu tinggi.


"hemm... dimana wanita itu, tidak mungkin dia begitu mudah aku bunuh," batin Xiao Zhou yang menatap tubuh tidak berkepala di hadapan nya.


"hihihi... darah muda selalu terburu-buru dalam segala hal, aku harap kau tidak terburu-buru keluar, saat meladeni ku sebentar lagi" terdengar suara di udara.


sreettttsssss....


sebuah benang emas melilit kedua pergelangan tangan Xiao Zhou, dan juga kedua pergelangan kaki nya, membuat nya tidak bisa bergerak, dan sebuah pukulan mendarat di dada nya membuat nya terlempar jauh dari tempat itu, dan terjatuh di sebuah jaring yang terbuat dari emas, Jung Min Ha tidak bisa melihat tempat Xiao Zhou terlempar.


"hemmm... kau begitu lemah, kau bahkan tidak mengetahui aku ini apa?" ucap wanita cantik yang kepala terputus beberapa saat yang lalu.


"apa maksud mu?" tanya Xiao Zhou.


"baiklah, akan aku beritahu karena sebentar lagi kau akan mati, kami semua di sini adalah orang-orang pilihan, kami adalah yang terbaik di bidang nya, dan di tempat ini kami tidak bisa mati, karena tempat ini tidak terpengaruh dengan waktu," ucapan wanita itu, sambil melepaskan jubah nya


"karena aku menyukai mu mungkin saja aku membiarkan kau lewat, jadi aku akan memberikan mu pelajaran berharga, percayalah saat kau bertemu penjaga gerbang berikut nya, jangan terlalu fokus untuk membunuh lawan-lawan mu, karena itu akan sia-sia, kalahkan lah kemampuan mereka, maka mereka akan mengizinkan mu melewati nya, kecuali untuk penjaga gerbang ke tujuh, aku tidak punya ide tentang nya" ucap siluman laba-laba itu.


Xiao Zhou mencoba mencerna ucapan dari siluman laba-laba itu,


"jeratan tali emas ini begitu kuat, seperti mengetahui gerakan ku" batin Xiao Zhou


siluman laba-laba itu melangkah di udara dan mendekat ke arah Xiao Zhou yang terbaring di atas jaring emas, jaring itu begitu lembut seperti ranjang empuk.


siluman cantik itu melepaskan pengikat rambut nya, membuat rambut nya terurai indah hampir menyentuh bokong nya yang besar dan menonjol kebelakang, wajah nya kini terlihat begitu sensual, dengan pakaian yang begitu minim, membuat tubuh dewasa nya itu semakin membuat penasaran.


"bocah tampan aku harap aku tidak terlalu tua untuk mu," ucap wanita cantik itu dan kini mulai berlutut dan merangkak di kaki Xiao Zhou, dan wanita itu duduk di atas kebanggaan Xiao Zhou, kini wajah mereka saling berhadapan.


"bocah manis, tenanglah aku adalah yang terbaik dalam menggoda lawan jenis, dan juga terbaik dalam melayani nya di ranjang, kau nikmati saja pelayan ku kali ini" ucap wanita cantik itu.

__ADS_1


__ADS_2