
para prajurit dari beberapa kekaisaran, terus bertarung melawan bangsa Moin zhu dan mou Gul, dengan semua tenaga mereka.
walaupun jumlah pasukan iblis jauh lebih besar dari jumlah mereka, tetapi mereka semua sudah tidak ada pilihan lain selain berusaha membunuh iblis itu sebanyak mungkin sebelum kematian mereka.
di batin para prajurit itu ,
ini adalah pertempuran terakhir bagi mereka, karena pasukan iblis begitu banyak, dan kali ini pasukan itu di pimpin oleh seorang iblis yang benar-benar ganas, hanya dengan sekali tebasan pedang energi ratusan prajurit terluka dan terbunuh, wajah para prajurit itu tampak pucat dan sedikit putus asa.
pedang energi dari pemimpin iblis itu mampu menghancurkan bagian-bagian benteng yang selama ini begitu kokoh.
bau amis darah dan lautan pasukan iblis yang mengalir tanpa henti membuat asa para prajurit yang sudah mulai sirna, dan juga melihat pelindung mereka seperti biksu suci Guang Tong dan pedang khayangan, sudah terlihat begitu terdesak menghadapi kebrutalan pemimpin iblis itu.
tetapi saat semua terlihat mustahil, secercah sinar datang dan menyulut semangat mereka menjadi membara lagi, saat melihat seorang pemuda berambut panjang, membuat pemimpin iblis itu terlempar, dan terbenam di tanah dengan satu pukul saja.
Sun Long melayang, di atas kawah buatan nya sendiri, dan menatap Xiao Zhou dengan penuh kemarahan.
"bocah kurang ajar, kau sudah bertambah kuat rupanya, pertarungan ini akan sedikit panas" ucap Sun Long.
Sun Long melesat, ke arah Xiao Zhou dan berputar dengan pedang kembar nya, dan Xiao Zhou juga melakukan hal yang sama, tapi dengan satu pedang.
traannnngggg.....
kedua pendekar dengan pedang panjang itu beradu dengan keras, dan kedua sesekali terlempar, dan kembali menyerang dengan lebih ganas.
"aku sama sekali tidak bisa menyentuh bocah kurang ajar itu, sayap pedang nya sudah semakin sempurna" batin Sun Long ini akan memakan waktu yang lama.
"lingkaran pedang kematian" ucap Xiao Zhou dan berputar di udara, ujung pedang nya mengeluarkan cahaya dan membuat lingkaran seperti jarum jam.
__ADS_1
rambut dan pakaian Xiao Zhou semakin keras melambai, bola mata pun semakin memerah, dan gelap, gerakan nya semakin beringas,
dan kedua kembali beradu tehnik, dan beberapa tebasan pedang dari keduanya berhasil melukai lawan mereka satu sama lain, seperti sudah tidak peduli akan luka di tubuh mereka, kedua nya terus bertarung tanpa ada keraguan di wajahnya, sampai mereka berdua terlempar cukup jauh.
keduanya berhenti, dan mengatur nafas mereka,
"bocah ini benar-benar beringas, dan seperti sangat ingin menelan ku hidup-hidup" batin Sun Long yang untuk pertama kalinya menghadapi lawan yang lebih brutal dari nya dan begitu mendominasi pertarungan tanpa takut akan kematian.
"hahaha... seperti nya kau sudah lelah, baiklah kita akhiri saja sampai disini" ucap Xiao Zhou
Xiao Zhou memejamkan matanya, cahaya dengan asap kehitaman mulai keluar dari tulisan di pedang melengkung milik Xiao Zhou
"nyanyian pedang kematian Dewa iblis" ucap Xiao Zhou, dengan senyum nya begitu menakutkan
hawa kematian memenuhi Medan pertempuran itu, membuat para prajurit di tempat itu berteriak seperti gila, bahkan beberapa sudah melakukan bunuh diri, karena tidak kuat menahan hawa kematian yang begitu pekat.
semua mulai mundur mereka hanya menatap pertarungan Xiao Zhou dan Sun Long di tengah-tengah Medan pertempuran itu, mata mereka tidak pernah lepas dari tubuh Xiao Zhou yang berdiri dengan pedang panjang dengan rambut dan pakaian melayang-layang seperti sedang di dalam air, dan seperti di kelilingi oleh kabut tipis berputar-putar mirip ular di sela-sela kaki Xiao Zhou.
"pemuda itu, seperti seorang dewa" ucap salah seorang yang melihat nya dari atas benteng megah di kota shinjong, dan beberapa orang lain mengangguk setuju, dan mulai bersemangat.
Sun Long mulai berkeringat dingin merasakan hawa kematian yang di keluarkan oleh Xiao Zhou, dan memejamkan matanya, dan mulai menyilangkan pedang nya dan menebaskan ke arah Xiao Zhou,
"bocah bodoh, kau lah yang akan mati kali ini" teriak Sun Long dan matanya terbuka.
dua buah pedang energi melesat berubah menjadi serigala besar dengan api di sekujur tubuhnya melesat di udara dengan arah yang berbeda, menyerang Xiao Zhou.
Xiao Zhou berputar dengan mata masih terpejam, dan seperti menari menghindari serigala itu melakukan gerakan menyilang, dan semakin lama tubuh Xiao Zhou berubah menjadi bayangan naga hitam bergerak ke arah Sun Long.
__ADS_1
Lou Rong yang masih melayang di udara begitu terkejut dengan naga hitam yang begitu di kenali nya adalah milik Zhen lu, kini di kuasai oleh Xiao Zhou.
"hemm... pantas saja aura mu begitu menenangkan ku, kau adalah pewaris dari tuan ku" ucap Lou Rong dadanya kembali bergetar hebat.
dan Sun Long seperti kehilangan semangat bertarung melihat naga hitam itu yang menghacurkan serigala api nya, dan hanya satu kedipan mata naga hitam itu sudah menghantam tubuh nya.
"aku tidak percaya ini, bagaimana bisa bocah ini mengeluarkan naga hitam tuan Zhen lu secara sempurna, butuh puluhan ribu tahun untuk menguasai tehnik ini, apa yang terjadi padanya, kenapa dia bisa sekuat itu, hanya dalam beberapa tahun saja," batin Sun Long mata nya terbelalak
bammmmm.....
suara saat naga hitam itu menembus tubuh Sun Long,
Xiao Zhou mendarat dengan posisi setengah berlutut,
"uhukkkkk...." dari bibir Xiao Zhou terlihat darah segar mengucur, dan di pihak lain terlihat beberapa saat tubuh Sun Long melengkung kebelakang karena tertembus bayangan naga Xiao Zhou, dan kembali tegak beberapa saat, sebelum kedua kakinya tertekuk dan berlutut.
"aku rasa kau sudah mendengar nyanyian nya" ucap Xiao Zhou dan melangkah berbalik ke arah Sun Long dengan pedang di bahunya.
prankkkkkk.....
topeng Sun Long terbelalak tepat di tengah-tengah, memperlihatkan wajah dengan bibir lebar, dan gigi runcing yang merapat.
"aahhgggkkkkkk...... prussstttt...." darah hitam Sun Long menyembur dari bibirnya, lidah panjang nya terlihat keluar, saat bibir nya terbuka lebar.
"aahhh... in-i begitu indah, aku mendengar nyanyian ini, dan membawa nyawaku pergi, aku akan menunggu mu bocah" ucap Sun Long dan masih berlutut dengan kedua pedang tertancap di tanah dan menahan tubuhnya.
"menunggu ku? tidak... aku tidak akan kemana-kemana" ucap Xiao Zhou.
__ADS_1
dan Sun Long tewas dengan posisi berlutut, di tengah medan pertempuran, di iringi butiran salju yang menyentuh bumi menandakan penghujung tahun segera akan tiba.