
tidak jauh berbeda dengan alam langit kali ini pasukan ular mulai mengacaukan alam neraka, ribuan pasukan ular membunuh bawahan dari raja neraka yang sedang bertugas.
seorang pria paruh baya, berperawakan tinggi kekar serta kumis tebal dan jenggot nya tidak begitu panjang, tampak begitu murka melihat kejadian itu
"kalian siapa? apa yang kalian inginkan?" tanya pria besar itu yang tidak lain adalah raja neraka menatap kearah seorang pemuda berkulit seperti ular.
"aku Yun fengyin, dan aku datang untuk buku catatan kematian ku, sekarang kau harus menghapus kematian ku" ucap Yun fengyin tenang, matanya menatap gulungan perkamen yang ada di pinggang raja neraka.
"hahaha.... kau putera Kaisar langit, yang berubah menjadi iblis itu rupanya, kau dengarkan bocah iblis, kau bisa mengambil catatan ini, dan menghancurkan nya, tapi takdir kematian mu sudah di tentukan Langit dan tidak ada yang bisa merubah nya" ucap raja neraka, menarik nafas nya dalam-dalam dan melanjutkan ucapannya
"bahkan Dewa suci Qing Tao tidak bisa merubah kematian yang sangat mengerikan itu" ucap dewa neraka lagi, tangan nya menarik gulungan di pinggangnya dan menghancurkan nya menjadi debu, sambil menatap mata Yun fengyin dengan sorot mengejeknya.
mata Yun fengyin terbelalak, tidak percaya apa yang di lakukan dewa neraka.
"kau???? kali ini kau sendiri yang akan mati dewa neraka" ucap Yun fengyin
"hahaha... aku??? tidak.... bocah, aku tidak ada di dalam catatan kematian itu, tapi kau ada dan itu akan menjadi penyesalan mu selamanya, Langit memang sangat adil.... hahaha" ucap dewa neraka, dan menghilang dari tempat itu
dan hanya beberapa saat dewa perang sudah ada di depan Yun fengyin,
"penjahat fengyin kau sudah berani mengacaukan alam neraka, aku tidak akan mengampuni mu" ucap dewa perang geram
"ohh... si pengecut raja neraka mengemis bantuan dari Kaisar langit rupanya hahahah... dan kau bukanlah tandingan ku saat ini dewa perang" ucap Yun fengyin dan kini sudah memegang pedang bintang
dewa perang mulai merapal beberapa mantra, dan ribuan gerbang terbuka di langit alam neraka itu, dan ribuan dewa sudah memenuhi neraka dan mulai bertarung dengan para pasukan ular, dan kini delapan dewa penjaga sudah mulai terlihat dari kejauhan.
mata dewa perang menjadi putih bersinar, rambut panjang dan jenggotnya, melambai terkena tiupan angin kencang akibat energi qi yang dirinya keluar kan, tangan kanannya memegang tombak berselimut api.
"penjahat fengyin tempat mu memang disini" ucap dewa perang dan menebaskan tombak bermata golok emas itu secara vertikal ke arah Yun fengyin.
mata Yun fengyin masih menatap delapan dewa penjaga,
"formasi delapan dewa penjaga, tidak ada yang bisa lepas dari nya" batin Yun fengyin, wajah nya menjadi pucat, dan dengan cepat membuat gerbang teleportasi di bawahnya.
dan menghilang kembali ke pulau gunung terbalik, bersamaan dengan serangan dewa perang yang hanya menghancurkan lantai tempat Yun fengyin berdiri tadi.
"fengyin kau benar-benar pengecut," teriak dewa perang geram.
__ADS_1
******
di istana Langit, Kaisar langit sudah menerima laporan dari dewa perang tetang lolosnya Yun fengyin, dan tempat Yun fengyin bersembunyi.
Kaisar Langit mengelus jenggot panjang nya. dan tampak raja neraka juga, begitu gelisah.
"katakan raja neraka, bagaimana kekacauan yang akan timbul setelah kau menghancurkan gulungan catatan kematian itu?" tanya Kaisar Langit.
raja neraka menatap semua dewa di tempat itu,
" gulungan kematian sudah hancur dan tidak ada lagi Yang Mulia," ucap Dewa neraka berbohong, dan mulai menggunakan telepati nya untuk berbicara dengan Kaisar Langit.
"itu bukan gulungan yang asli Yang Mulia, beberapa tahun yang lalu Dewa suci Qing Tao mengunjungiku, dan berpesan jika setelah kematian nya aku harus selalu membawa gulungan catatan kematian palsu, dan aku harus membakarnya saat seseorang datang meminta nya, dan aku harus selalu merahasiakan nya, bahkan aku harus merahasiakan ini dari semua dewa dan empat pilar langit sekalipun" ucap raja neraka dalam diam nya dan berbicara lewat telepati dengan Kaisar langit
"hemmm... aku menjadi lega, dewa suci Qing Tao selalu tahu dan setiap tindakannya selalu benar, apa dewa suci Qing Tao mencurigai salah satu dari empat pilar langit? jika itu benar ini akan menjadi sangat serius" ucap Kaisar Langit yang juga bicara lewat telepati dengan raja neraka.
"hamba tidak tahu Yang Mulia, Dewa suci Qing Tao tidak bicara apa-apa lagi" ucap raja neraka lewat telepati.
Kaisar Langit menganggukan kepala,
"penasehat, apa hukuman terberat dalam sejarah kekaisaran Langit?" tanya Kaisar Langit menatap seorang dewa sepuh
"baiklah... jatuhkan hukuman itu kepada penjahat fengyin, apapun hukuman itu nantinya akan di terima penjahat itu jika suatu saat penjahat itu tertangkap, itu adalah titah ku" ucap Kaisar Langit.
"dewa pengetahuan... apa tidak ada cara kita untuk menghancurkan pulau gunung terbalik? tanya Kaisar Langit yang kini menatap kearah dewa pengetahuan.
dewa pengetahuan melangkah beberapa ke depan, dan membungkuk memberi hormat.
"segel pulau itu tidak dapat di tembus, hanya ada satu jalan masuk, dan di jaga binatang kuno, yang tidak tunduk pada kekuatan Langit kita Yang Mulia, jadi jumlah dan kekuatan kita tidak akan berguna melawan binatang kuno itu" jawab dewa pengetahuan.
"apakah ada saran darimu?" tanya Kaisar Langit.
" penjahat fengyin memiliki pedang yang tidak tunduk pada Langit, dan hamba yakin pedang itu yang membuat pulau gunung terbalik takluk, Yang Mulia.... telur tidak bisa memecahkan batu, jadi sebaiknya kita harus menggunakan batu juga, kita harus mencari kekuatan yang juga tidak tunduk pada Langit, seperti kekuatan yang di miliki pulau itu" ucap Dewa Pengetahuan.
"hemmm... kau benar Dewa Pengetahuan, baiklah kau dewa Lou yi, kau buatlah pelindung agar kita bisa mengetahui dimana penjahat fengyin itu membuat gerbang di alam langit ini, aku tahu segel pelindung mu tidak akan kuat jika melindungi wilayah yang begitu luas seperti alam langit ini, tapi walaupun tertembus kita akan segera tahu tempat pelindung yang di tembus itu" ucap Kaisar Langit.
"anda begitu bijak Yang Mulia, akan hamba laksanakan" ucap Lou yi membungkuk.
__ADS_1
******
di pulau keseimbangan,
seperti yang di ucapkan tetua Zhifu penduduk suku bulbul mulai bersemangat lagi, wajah mereka kembali berseri-seri seperti sebelumnya. dan kali ini semua orang tampak begitu bahagia, terkecuali seorang pemuda kekar bernama Hua Ming.
"Dewi Li itu benar-benar cantik, dan memiliki tubuh sangat menggoda, aku bahkan berani menukar 100 Tang Lien untuk Dewi Li itu, aku harus mendapatkan nya, bagaimana cara nya" batin Hua Ming sambil mengeluarkan sebuah botol kecil berisi cairan bening.
"setelah kau meminum cairan perangsang ini, kau akan jadi milikku selamanya, hahaha aku hanya butuh kesempatan" batin Hua Ming pikiran nya melayang, dan berhayal bercinta dengan Dewi Li Mei yin setelah memberi nya obat perangsang.
penjagaan istana ke 15 tidak ketat seperti sebelumnya, tetapi hanya orang tertentu saja boleh memasuki nya.
hari itu Hua Ming meminta maaf kepada Puteri Tang Lien, meskipun sudah memaafkan Hua Ming, tetapi pandangan Tang Lien kepada Hua Ming masih terlihat seperti jijik dan tidak ada cinta di matanya.
setelah bertemu dengan Puteri Tang Lien, Hua Ming meninggalkan istana itu, terlihat Dewi Li Mei yin sedang berbincang dengan Xia xhialun, kedua tampak begitu cantik dan senyum begitu mengoda dari bibir kedua nya.
mata Hua Ming tak berkedip menatap kedua nya, bahkan tubuh dewasa Xia xhialun yang tidak begitu besar di bagian dada, bahkan bisa di bilang kecil di bagian gunung dan bagian bahu nya tetapi sangat menonjol ke belakang pada bagian bokong, serta pinggul nya yang lebar dengan paha yang sedikit lebih besar dari Dewi Li Mei yin, begitu menantang kelaki-lakian nya.
"seperti pulau ini adalah rumah dari wanita-wanita tercantik di dunia ini" batin Hua Ming dan mendekati kedua nya.
"apa boleh aku bergabung dengan kalian, aku sedikit bosan di sini" ucap Hua Ming berbasa-basi
"tuan muda Hua rupanya, silakan duduk apa ada yang bisa kami bantu?" tanya Dewi Li Mei yin sambil tersenyum ramah.
"tidak ada yang serius, aku baru pertama melihat mu nona apa kau juga tinggal di istana ini?" tanya Hua Ming menatap tubuh Xia xhialun, tanpa berkedip.
"kau benar tuan muda, aku adalah salah satu istri dari penguasa pulau ini, sama seperti Dewi Li" ucap Xia xhialun dan sedikit menjaga jarak dengan Hua Ming, Xia xhialun masih saja trauma terhadap pria asing.
"oohhh... begitu penguasa pulau ini apakah remaja kurus itu?" tanya Hua Ming seperti tidak percaya bahwa remaja yang usia nya jauh di bawah nya bisa menaklukkan wanita-wanita dewasa seperti Xia xhialun.
"kau benar sekali tuan muda, remaja kurus itu suami kami, dia adalah cucu penguasa pulau ini" ucap Dewi Li Mei yin berbohong, karena memang Xiao Zhou selalu memperkenalkan diri sebagai cucu Lou fang, terhadap orang asing.
"apa kalian bersedia jika aku mengundang kalian makan malam di kota huangdong?" tanya Hua Ming, dan berharap kedua bisa di taklukan sekaligus.
"aku seperti tidak bisa tuan muda, aku sangat sibuk, mungkin Dewi Li bersedia" ucap Xia xhialun
"nyonya aku ini tamu kalian, sudah kewajiban kalian menjamu tamu seperti ku ini, ayolah nyonya tolong temani aku, aku mohon" ucap Hua Ming tidak ingin mendapat penolakan
__ADS_1
"ini tidak benar tuan muda Hua, aku wanita bersuami, dan kau mengundang ku makan malam, tapi jika kau memaksa aku bersedia asalkan kita mengajak kekasih mu Puteri Tang Lien" jawab Li Mei yin dengan wajah datar.
"terimakasih Dewi Li aku akan bicarakan dengan Tang Lien, besok malam aku...., tidak maksudku kami akan menjemput mu" ucap Hua Ming girang, senyum licik nya terlihat di sudut bibirnya.