
Malam itu Xia Xhialun tidur di pelukan Xiao Zhou, wanita itu begitu erat memeluk tubuh pemuda itu, air matanya terus mengalir, dan mengeluarkan Isak, Xiao Zhou yang mendengar itu hanya mengelus lembut kepala wanita itu.
"hik... hik... maafkan aku Zhou'er... maafkan aku," guman nya pelan.
"nyonya apa kau baik-baik saja?" tanya Xiao Zhou.
"tidak... aku tidak baik, Zhou'er bisakah kau memaafkan aku, kau sudah begitu tulus padaku, tapi aku meragukan itu, aku merasa menjadi orang sangat buruk," ucap Xia Xhialun, menceritakan tentang pikiran nya saat meminum obat perangsang itu.
Xiao Zhou hanya tersenyum tipis,
"aku juga akan berpikiran seperti anda jika dalam posisi anda nyonya, seorang wanita cantik meminum obat perangsang di depan pria yang bukan suaminya, ini akan sulit di terima akal sehat, dan pikiran anda sangat normal," ucap Xiao Zhou.
Xia Xhialun sedikit lega ucapan pemuda itu benar, semua orang akan berpikir hampir sama, batin Xia Xhialun, dan duduk dari tidurnya,
"Zhou'er terimakasih... aku merasa lega saat ini," ucap Xia Xhialun dan dengan cepat mencium bibir Xiao Zhou sebentar, dan membenamkan kepalanya di dada pemuda itu.
matanya terpejam erat, wajah nya memerah karena malu sudah mencium remaja tanggung itu, dan tidak lama keduanya sudah terlelap dalam mimpi.
Xia Xhialun merasa lelah dan tertidur, dalam mimpinya dia bertemu Xiao Zhou dan melakukan yang begitu indah dan nikmat, Xia Xhialun merasakan bagian bawah nya begitu nikmat, saat pemuda itu melakukan nya, dan tubuh nya mengejang dan bergetar hebat di iringi teriakan dari bibir nya.
aahhhhhhhssss.. Xia Xhialun terbangun, dan duduk di ranjang nya, wajah nya penuh keringat, dan menatap sekeliling nya, terlihat Xiao Zhou masih tertidur dengan lelap nya.
Xia Xhialun meraba milik nya dan mendati cairan nya sudah membasahi di pakain dalam nya,
"ahhh ternyata cuma hanya mimpi... apakah berhubungan bisa senikmat mimpi itu," batin wanita itu dan menatap wajah tenang Xiao Zhou.
****
Matahari tidak muncul, karena saat itu musim salju, tapi semua orang tahu jika hari sudah pagi, Xia Xhialun keluar dari kamar dan menatap ke halaman, dan melihat Xiao Zhou sedang duduk di sebuah balai tempat biasa nya Xiao Zhou menghabiskan waktu dengan guci nya.
"mungkin nyonya mengingat ini," Xiao Zhou mengeluarkan sebuah bunga merah bewarna darah kehitaman.
Xia Xhialun mengamati bunga tersebut, dan mulai mengingat nya,
"ada apa dengan bunga itu?" tanya Xia Xhialun.
"sebenar nya bunga ini berisi bibit dari mahluk menjijikan itu, jika anda menelan bunga ini maka nyonya akan memiliki mahluk seperti itu di tubuh anda nyonya," ucap Xiao Zhou
Wajah Xia Xhialun berubah menjadi begitu serius,
"ini tidak mungkin, bocah sedang bercanda bukan?" guman Xia Xhialun memegang tangan Xiao Zhou seperti berharap ini semua hanya candaan saja.
"katakan padaku kau hanya bercanda" ucap Xia Xhialun sambil terisak dan air mata tidak bisa berhenti.
Xiao Zhou seperti mengetahui apa yang terjadi dan memeluk tubuh Xia Xhialun, menenangkan nya.
"sudah saat nya memandang kedepan nyonya, dan meninggalkan masa lalu anda yang menyakitkan itu," ucap Xiao Zhou
Xia xhialun mulai mulai tenang dan bercerita.
"bunga seperti itu selalu di berikan padaku oleh suami ku, saat awal kami menikah. suamiku memukul ku saat aku menolak menelan nya karena terasa amis di bibirku.
katakan padaku kenapa suamiku melakukan itu padaku? ucap Xia Xhialun, seperti tidak percaya.
"baiklah nyonya akan aku terangkan," ucap Xiao Zhou dan mulai bicara.
"tehnik seperti ini akan membuat suami istri saat melakukan hubungan badan akan menjadi sangat nikmat, jauh melebihi pada umumnya, dengan dua kemungkinan.
jika sang suami mampu memuaskan sang istri saat bersetubuh maka, hewan iblis itu akan membuat tubuh istri dan suami berkali kali lebih nikmat.
__ADS_1
tetapi yang ke
jika sang suami tidak mampu memuaskan sang istri maka hewan itu akan memberi kenikmatan pada sang suami saja, dan tubuh sang istri akan hanya merasa kesakitan saja dan akan menjadi sangat jijik melihat pria.
mungkin saja yang terjadi pada anda adalah kemungkinan yang kedua nyonya, ini seperti itu tertulis di kitab nyonya, apa anda mengerti??? ucap Xiao Zhou matanya kembali terlihat acuh seperti mulai kebosanan.
Xia Xhialun hanya mengangguk, masih tidak percaya jika suami nya begitu kejam padanya.
Xia Xhialun berjalan pelan ke arah sungai ingin membersihkan tubuh nya, meski musim salju, tapi bagi kultivator udara tidak akan terasa dingin.
terlihat Xiao Zhou sedang berenang sambil menangkap ikan dengan cepat, terlihat kulit putih nya dan sedikit bercahaya,
"indah" tiba-tiba kata itu yang keluar dari bibir Xia Xhialun tanpa di sadari nya.
"aahhh apa yang aku pikirkan" batin Xia Xhialun, jemari nya menutup bibirnya.
.......
7 hari setelah keluar nya hewan iblis dari otak Xia Xhialun.
Xiao Zhou, mendekati wanita itu yang sedang sibuk dengan sisir di rambut indah nya.
"apa nyonya sudah siap untuk proses terakhir?" tanya Xiao Zhou
"aku sudah siap" jawab Xia Xhialun mengangguk, dan terlihat sudah bersih dan cantik.
"pengobatan ini akan membatu nyonya agar, hewan iblis bisa keluar dari rahim nyonya, ucap xiao zhou terlihat agak gugup dan terlihat seperti ragu dan beberapa kali menggaruk kepala kepala, sedikit susah menjelaskan nya.
Xia Xhialun mengetahui kesulitan Xiao Zhou dan memegang tangan Xiao Zhou.
"penjelasan mu tidak dapat ku mengerti jadi, kita sudah sejauh ini jadi katakan saja apa yang akan kita lakukan dalam pengobatan itu, jika pun itu termasuk bersetubuh katakan saja aku tidak akan marah, apa kau mengerti? ucap Xia Xhialun menatap mata Xiao Zhou.
Xiao Zhou menganggukan kepala mantap dan memandang ke arah Xia Xhialun.
"baikalah nyonya... anda akan membuka seluruh pakaian anda, dan aku akan membantu merangsang anda sampai keluar cairan dari milik anda ini" ucap xiao zhou sambil menunjuk daerah kewanitaan Xia Xhialun.
Xia Xhialun memejamkan mata nya dan seolah terpukul palu yang besar di kepala nya.
"bocah apa kau ingin aku bunuh hah?" guman Xia Xhialun, dan berusaha mengendalikan perasaannya.
"lanjutkan," ucap Xia Xhialun, dan mulai mendengarkan penjelasan Xiao Zhou lagi.
malam itu keduanya memasuki kamar nya,
"Baiklah lakukan lah bocah, begitu ini selesai kau harus menikahi aku," ucap Xia Xhialun,
dan mulai membuka semua pakaian nya, dan hanya menutupi bagian depan nya dengan selembar kain, wanita itu duduk di ranjang nya, dengan kaki menyentuh lantai.
mata Xiao Zhou melebar, menatap tubuh indah Xia Xhialun, tanpa berkedip.
"bisakah kau tidak menatap seperti itu," ucap Xia Xhialun, terlihat senyum geli melihat reaksi Xiao Zhou.
Xiao Zhou tidak menjawab hanya menunduk saja.
"bocah bagaimana jika kau mengobati seorang nenek-nenek?" tanya Xia Xhialun berpikir geli, kalau Xiao Zhou sedang mengobati nenek-nenek, sambil tersenyum.
"wanita di atas usia 40 tahun, akan mati jika menggunakan tehnik ini nyonya jadi jangan khawatir aku tidak akan mengobati nenek-nenek, lagipula bagi pemakai tehnik ini akan terlihat sangat menarik lawan jenis, sama hal nya dengan mutiara rubah," ucap Xiao Zhou, dan sedikit memikirkan istri-istri nya.
Xiao Zhou memberikan mangkuk berisi ramuan.
__ADS_1
"minum lah ini nyonya," ucap Xiao Zhou
setelah minum ramuan dari xiao zhou... tubuh Xia Xhialun kembali menjadi sangat panas dan kulit nya menjadi sangat sensitif dan gatal seperti waktu pengobatan pertama, tetapi kali ini lebih terasa,
Xia Xhialun mulai meraba tubuh nya sendiri dan mendesah dan menatap Xiao Zhou seperti tatapan sendu dan memohon, nafas nya mulai tersengal dan memburu.
"lakukan zhou'er, aku sangat ingin, ku mohon," guman Xia xhialun, lidah nya menyapu permukaan bibir indah nya yang merekah, tangan nya terus bermain di millik nya, tangan nya yang satu meremas gunung nya, dan menatap Xiao Zhou penuh undangan.
"lakukan lah... aku tahu kau menginginkan nya, aku tidak akan menyalahkan mu," ucap Xia Xhialun.
Xia Xhialun menekuk kedua kaki, kedua telapak kakinya kini di pinggiran ranjang itu, pemandangan yang membuat Xiao Zhou berkali-kali menelan ludah.
Xiao Zhou hanya menatap saja, dan tiba -tiba dari perut xia xhialun sesuatu bergerak ke arah bawah, dan berputar-putar mahluk itu berusaha bertahan di rahim Xia Xhialun, Xiao Zhou mendekat.
"maafkan aku nyonya" ucap Xiao Zhou
"aahhh... cepat lakukan zhou'er, aku benar-benar tidak tahan," ucap Xia Xhialun, yang sudah seperti gila karena birahi yang ingin di tuntaskan,
Xiao Zhou memberi rangsangan pada bagian bawah dengan lidah nya, tangan Xia Xhialun menarik rambut Xiao Zhou, berusaha agar Xiao Zhou melakukan dengan pusaka nya,
tubuh Xia Xhialun mengejang, tubuh nya bergetar hebat, dan perut bagian bawah nya berkedut-kedut, dan berapa saat hewan itupun keluar, berbarengan dengan teriakan kencang dan bergetar. Xia Xhialun
Zhou'er.... aku-uu... a-kuuuu.
kelluuuuuaaaarrrrrrr......
Xia Xhialun pun mengeluarkan cairan seperti darah,
Cressssshhhhhtttt...
Xiao Zhou menampung nya dengan mangkok yang sama.
nafas Xia xhialun terengah-engah,, keringat nya bercucuran,
"aahhhh... aku sangat lelah zhou'er," ucap xia xhialun.
Xiao Zhou memberikan ramuan penenang, dan mengambil lap dan mencelupkan ke dalam air hangat dan membersihkan seluruh tubuh Xia Xhialun.
"istrihatlah nyonya" ucap Xiao Zhou dan menyelimuti tubuh Xia Xhialun yang kelelahan, nafas nya mulai terdengar teratur dan tertidur dengan lelap.
Hujan salju menguyur pagi itu tanpa henti Xiao Zhou sedang memasak bubur di dapur dan memasak kuah dari ayam hutan.
Xiao Zhou membawa semangkuk bubur hangat dengan kuah dan daging ayam di atas nya dan membawakan ke ranjang Xia Xhialun.
"makan lah nyonya, sudah dua hari anda tertidur," ucap Xiao Zhou.
Xia Xhialun masih berbaring setengah bersandar hanya mengangguk, pemuda itu mulai menyuapi Xia Xhialun dengan pelan.
seperti orang kelaparan xia Xhialun makan begitu lahap dan minta lagi.
beberapa saat setelah 2 mangkuk habis wanita cantik itu tersenyum menatap Xiao Zhou.
"bocah aku sudah kenyang, terimakasih banyak, aku akan selalu berhutang padamu," ucap xia xhialun.
"setelah ini aku akan menemui dua istrimu dan meminta agar mereka mengijinkan kau menikahi aku, hihihi.... Xia Xhialun tertawa menggoda Xiao Zhou.
"nyonya kau tidak akan melakukan bukan??? ucap Xiao Zhou gugup, mengingat keganasan kedua istrinya.
"hihihi... bocah bodoh... katakan padaku apa kau mencintai ponakan ku Puteri Ming Mei?" tanya Xia Xhialun.
"aku sudah mempunyai 2 calon istri yang galak nyonya, jika aku bawa satu wanita lagi mungkin mereka akan membunuh ku," ucap Xiao Zhou.
"tapi Puteri Ming Mei seperti nya sangat mencintai mu Zhou'er, pikirkanlah perasaan puteri Zhou'er," ucap Xia xhialun.
__ADS_1
"baiklah nyonya akan aku pikirkan nanti," ucap Xiao Zhou dan keluar ruangan itu.