Reinkarnasi Dewa Kematian

Reinkarnasi Dewa Kematian
Sun Long


__ADS_3

mata Xiao Zhou kembali menjadi kemerahan, menatap pria bertopeng itu yang tidak lain adalah Sun Long yang sedang mengangkat pedang panjang nya, tampak seorang pria sedang berlutut di hadapan nya,.


terlihat luka di sekujur tubuh pria berlutut itu.


"tarian pedang kematian" guman Xiao Zhou pelan.


Xiao Zhou melempar pedang kematian nya ke udara dan memukul ujung gagang nya, pedang kematian melesat sangat cepat ke arah Sun Long,


Sun Long bersiap menahan pedang kematian dengan mengayunkan pedang panjang nya ke arah pedang kematian yang datang menuju jantung nya.


"bocah kecil ini tingkat kultivasi sangat rendah, aku akan mengakhiri nya dengan sekali pukulan " batin Sun Long


tapi sebelum pedang kematian mencapai pria bertopeng itu,


Xiao Zhou sudah lebih dulu di dekat nya, dan menarik gagang pedang kematian, serta menebas tubuh sun Long dari arah yang berbeda.


Sun Long yang tidak menyangka akan perubahan arah serangan dari pedang itu, dah hanya bisa menahan tebasan Xiao Zhou dengan lemah.


traaangggg....


bommmm.....


tubuh sun Long terlempar dan menghantam bangunan di sebelah kirinya, searah dengan tebasan Xiao Zhou tadi.


pria yang sedang berlutut itu seakan tidak percaya bahwa ada orang yang akan menolong nya di saat terakhir nya, dan orang itu adalah majikan nya sendiri.


"tuan Xiao Zhou" ucap Raijuta menatap wajah Xiao Zhou, yang basah oleh air hujan dan tampak darah masih mengalir dari kepala nya.


"paman Yang Tian bawa, paman Raijuta menjauh dari tempat ini, dan berikan pil menyembuh luka, biar aku yang meladeni iblis ini" ucap Xiao Zhou


Yang Tian mendekati Xiao Zhou


"apakah yang tuan maksud pria ini?" tanya Yang Tian yang tidak mengenal Raijuta.


"benar dia adalah bawahan ku juga," ucap Xiao Zhou

__ADS_1


Yang Tian hanya mengangguk dan memapah Raijuta ke tempat yang agak jauh dari tempat Xiao Zhou dan memberikan pil penyembuh luka.


Lou Rong mendarat di atas atap di dekat Xiao Zhou dan sun Long bertarung, pikiran nya masih kacau mengingat kejadian indah saat di peluk remaja tanggung itu.


"baru kali ini aku melihat seseorang yang bisa memukul mundur binatang iblis itu, selama ini hanya kakak dewa iblis Zhen lu yang bisa melakukan nya, benarkah bocah ini manusia?" batin Lou Rong mata nya seperti tidak pernah bosan memandang wajah Xiao Zhou.


sebuah pedang energi berbetuk silang keluar dari reruntuhan bangunan yang di hantam sun Long tadi, menghancurkan apa saja di depan nya, dan seperti tidak ada halangan pedang energi itu mendekati tubuh Xiao Zhou.


Xiao Zhou melompat dan berputar di udara menghindari pedang energi itu, dan tetiba sun long sudah berada di belakang Xiao Zhou yang sedang menghindar.


sun Long menebaskan pedangnya dengan keras ketubuh Xiao Zhou yang masih berputar di udara mengindari serangan pedang energi tadi.


traaangggg.....


traaangggg.....


"gerakan mu sangat lamban, kau harus berusaha lebih dari itu untuk melukai ku hahaha" ucap Xiao Zhou yang sudah seperti mengetahui serangan dari sun Long.


mata nya merah kehitaman, terlihat seringai menakutkan dari wajah Xiao Zhou


"lingkaran pedang kematian" teriak Xiao Zhou


"ini sungguh aneh harusnya semakin lama energi qi seseorang semakin menurun, tapi energi qi remaja ini semakin bertambah" batin Sun Long


seperti seorang yang gila pertarungan Xiao Zhou juga menyerang sun Long, tanpa mempedulikan tebasan yang beberapa kali mengenai tubuh nya, tangan Xiao Zhou begitu cepat, terlihat pedang kematian berpindah begitu cepat, sesekali berada di tangan kiri dan kembali ke tangan kanan, seolah-olah Xiao Zhou sedang menggunakan dua pedang yang sama.


sudah beberapa kali Xiao Zhou menyemburkan darah dari bibir dan hidung nya, tidak jauh berbeda pakaian sun Long pun penuh dengan cairan hitam yang merupakan warna dari darah nya, topeng yang dikenakan tinggal separuh, terlihat kulit sun Long menyerupai kulit kayu, serta bibirnya sangat lebar hampir menyentuh telinga nya dan terlihat gigi runcing di bibir itu, membuat nya terlihat begitu mengerikan.


"pedang suci" ucap seorang pria sepuh yang sudah duduk di dekat Yang Tian, dan Raijuta,


matanya menatap kearah Xiao Zhou


pedang Yang Tian dan Raijuta bergetar, bahkan pedang milik sun Long pun ikut bergetar, hanya pedang kematian milik Xiao Zhou yang tidak bergetar sedikit pun.


"apakah kau seorang dewa kakek tua?" tanya Yang Tian yang tidak merasakan kedatangan pria sepuh itu.

__ADS_1


pria tua itu tidak menjawab,


"saat pedang dan hati menyatu, orang itu akan mampu menggunakan pedang nya secepat pikiran nya, pedang akan muncul dimana pun yang orang itu pikirkan asalkan gerakan nya tepat," guman pria sepuh itu


" aku pernah mendengar tentang pedang hati, atau pedang suci tapi tidak ku sangka tuan ku sudah di level ini begitu cepat, dan usia semuda ini, tapi kakek siapa? apa kakek mengenal tuanku?" tanya Yang Tian.


"penguasa bayangan Yang Tian, aku hanya kebetulan lewat saja," ucap pria sepuh itu dan matanya tidak berpindah sedikit pun dari pertarungan Xiao Zhou dan Sun Long.


"aku tidak mengenal mu, sebaiknya katakan dengan jujur siapa kau kakek?" ucap Yang Tian kesal tapi wajah nya tetap terlihat biasa.


"hohoho... baiklah, kau masih saja pemarah seperti biasa nya, walaupun wajah mu tidak berekspresi, aku adalah Wang Chan, aku adalah seorang Dewa, iya... aku Dewa pedang." ucap pria sepuh itu tersenyum.


"kau Dewa pedang, bukankah Dewa pedang itu Li Quan yue?" ucap Yang Tian.


"aaahhhh... sang pedang khayangan, itu hanya gelar nya saja, tapi Li Quan yue masih manusia biasa, tapi aku Dewa yang sesungguhnya, sama seperti Xiao Zhou di kehidupan terdahulu nya, bergelar dewa kematian, tapi dia bukan Dewa sesungguhnya." ucap Wang Chan, mata masih terlihat tajam menatap pertarungan Xiao Zhou dalam gelap nya malam, yang seperti nya bukan halangan bagi mata nya.


diatas atap Lou Rong masih menatap Xiao Zhou, pikiran nya masih teringat adegan nya berpelukan dengan pemuda itu.


"remaja ini, begitu menikmati pertarungan nya, ekspresi wajah nya begitu liar, aku benar-benar menyukai ke ganasan nya dalam bertarung" batin Lou Rong mata nya begitu bergairah, dan mengagumi nya.


Sun Long begitu geram, dengan serangan Xiao Zhou yang begitu brutal, dan mulai membuat nya terdesak.


Sun Long mundur beberapa meter dan menarik nafas dalam-dalam, dan merapal mantra dari balik topeng nya, dua buah rantai keluar dari punggung nya, dan menyerang tubuh Xiao Zhou dan melilit di leher Xiao Zhou, dan tangan kanannya yang memegang pedang. tapi sebelum lehernya terjerat rantai, Xiao Zhou dengan cepat memasukan tangan kiri nya ke dalam jeratan rantai itu, sehingga Xiao Zhou masih bisa mengatur nafasnya.


Xiao Zhou dalam posisi yang sangat sulit saat ini, lehernya menyatu dengan tangan kiri dalam satu jeratan dan tangan kanan nya tidak dapat di gerakkan, oleh jeratan rantai yang satu nya. tubuh Xiao Zhou melayang di udara, seperti menjadi sasaran yang sangat empuk bagi sun Long.


"berhenti lah menari burung kecil, menyesal lah sekarang karena sudah di lahirkan, ucap Sun Long senang, dan mulai mengalirkan tenaga qi murni nya ke rantai itu


"energi qi ini akan menghancurkan jantung mu dan semua pembuluh darah mu pecah bocah, kau akan mati dengan sangat tersiksa" teriak sun Long


"Dewa pedang kenapa kau tidak membantu nya?" tanya Yang Tian


"apa kau sudah gila tuan penguasa bayangan, aku sudah terlalu tua untuk bertarung, baiklah... aku akan pergi, bocah itu begitu kuat kalian tidak perlu membantunya" ucap pria sepuh itu dan menghilang.


"hentikan Sun Long, kau jangan membunuh pemuda itu, dia adalah bagian ku, sekarang kita pergi dari sini" teriak seorang wanita dari atas atap yang tidak lain adalah Lou Rong dan melayang ke udara dan mendarat di dekat Sun Long

__ADS_1


"kau iblis betina, kau tidak bisa menghentikan ku lagi, aku tidak pernah tunduk padamu, aku hanya berpura-pura agar kau melepaskan segel rantai ku" teriak Sun Long yang kini sudah mencekik leher indah milik Lou Rong dan mengangkat tubuh nya serta mendekatkan ke arah nya.


"dari semua iblis betina, rahim mu yang paling bagus untuk tempat keturunan ku, setelah aku memasukan benih keturunan ku ke dalam rahim mu, maka mereka akan memakan mu dari dalam... hahahah" teriak Sun Long lidah nya keluar panjang dan mulai menjilati dari perut dan gunung indah milik Lou Rong, membuat nya penuh dengan cairan lengket berbau menyengat.


__ADS_2