Reinkarnasi Dewa Kematian

Reinkarnasi Dewa Kematian
kerajaan elf


__ADS_3

xiao Zhou mendengar pertarungan tak jauh dari tempatnya, dan melompat ke atas pohon melihat dari atas....


terlihat pertempuran antara bangsa elf dan manusia bertarung,,, dan saling membunuh,,, tinggal satu manusia dan beberapa elf...


"kenapa kau tidak membantu manusia itu??" tanya wanita elf itu kepada xiao Zhou hanya melihat saja...


"aku hanya kebetulan lewat daerah ini,, aku tidak tahu urusan mereka,,, dan juga tidak ingin terlibat nona" ucap xiao Zhou sambil melihat satu manusia itu sudah tewas....


beberapa elf terluka dan salah satu luka nya mulai menghitam...


xiao Zhou turun dari pohon diikuti oleh wanita elf itu...


"boleh aku mengobati luka beracun itu?" tanya xiao Zhou dengan bahasa elf,,,


semua orang terkaget dengan xiao Zhou yang menggunakan bahasa elf...


"tidak usah, kami bisa mengobati nya dan sebaiknya kau pergi atau aku membunuhmu seperti bangsa mu ini,," ucap salah satu pria elf itu yang melihat pakaian xiao Zhou berbeda dengan manusia yang bertempur dengan mereka barusan,,,


xiao Zhou menganggukan kepalanya dan melangkah pergi,,,


"tunggu"...ucap wanita elf itu,,


"apa kau bisa mengobati luka ini tanya?" wanita elf itu...


xiao Zhou menatap sekeliling nya terutama ke elf yang menolak di bantu tadi...


"tidak apa-apa,, mereka semua adalah pasukan ku" ucap wanita elf itu,,


xiao Zhou mengangguk dan mengeluarkan sejenis dedaunan dari cincin nya dan menempelkan ke luka elf itu...


terlihat daun itu menyerap racun itu dari kulit hitam karena terkena racun itu,, dan perlahan kulit nya menjadi normal lagi,,, hanya meninggalkan luka yang tidak beracun dan mulai mengering,,,


daun itu sekarang sudah seperti daun arang dan berubah menjadi debu melayang...


"minumlah pil ini,," ucap xiao Zhou sambil menyerahkan sebuah pil kepada elf yang terluka itu...


xiao Zhou berdiri dan mulai melangkah menjauh dari para elf...


"terimakasih manusia,, sekarang kau beleh pergi" ucap pria elf yang menolak di bantu tadi...


"baiklah,,, nona sebaiknya minum pil ini setiap bulan sekali..... dan carilah tumbuhan gingseng api dan minum air rebusan nya" ucap xiao Zhou sambil menyerahkan 1botol pil berisi sekitar 30 biji pil dan berhentilah mengkonsumsi buah ceri kristal...


wanita elf itu kaget dan menatap mata xiao Zhou dalam-dalam...


"bagaimana kau tahu aku sakit apa kau seorang tabib?" ucap wanita elf itu...


"bisa dibilang seperti itu nona" ucap xiao Zhou...


"kau seorang tabib yang hebat... bisakah kau menyembuhkan adikku???" tanya elf wanita itu


"Puteri sebaiknya anda jangan membawa manusia ke tempat kita",, ucap elf yang menolak bantuan tadi...

__ADS_1


"apa kau ingin aku diam saja melihat adikku meninggal"? tanya wanita elf itu kepada elf pria yang menolak bantuan tadi...


"sebaiknya kita berangkat secepatnya sebelum langit gelap" ucap wanita elf itu... xiao Zhou hanya mengekor pada wanita elf itu...


"maafkan aku manusia tapi aku akan menutup matamu untuk keselamatan bangsa kami" ucap wanita elf itu


"silakan" ucap xiao Zhou yang sedang malas berdebat, dan membiarkan mata nya di tutup dengan kain hitam


..... .....


setelah berjalan 2 jam xiao Zhou sampai di kerajaan elf itu dengan mata tertutup dan dipapah oleh elf yang menolak bantuan tadi...


mulut xiao Zhou ternganga setelah penutup matanya di buka ,,, dan melihat bangunan megah dan sangat cantik ditengah hutan,,, bangunan-bangunan itu seakan menyatu dengan pepohonan dan alam sekitar nya... terdapat banyak jembatan yang menghubungkan antar bangunan-bangunan itu...


"namaku adalah shin, aku adalah putri dari kerajaan elf ini dan pria elf itu bernama Bert" ucap Puteri shin memperkenalkan diri...


"namaku adalah xiao Zhou,,, aku berasal dari jauh..." ucap xiao Zhou


"baiklah tabib xiao ikutlah denganku" ucap Puteri shin dan berjalan kearah sebuah kamar,,,


xiao Zhou ikut masuk kedalam kamar,,, dan melihat seorang wanita terbaring di ranjang dan di samping duduk seorang wanita dewasa memegang tangan wanita terbaring itu...


"siapa manusia ini Puteri ku?" tanya wanita dewasa itu.


"dia seorang tabib ibu" jawab Puteri shin...


wanita dewasa itu berdiri,,


"benar nyonya" ucap xiao Zhou menatap wanita dewasa itu


"baiklah namaku ratu Alisa... dan wanita berbaring ini adalah Puteri ke 2 ku Puteri vhin..." ucap Ratu Alisa menatap sedih kearah wanita yang berbaring di ranjang....


xiao zhou dengan cepat membuka semua jendela ruangan itu,, dan mendekati Puteri vhin,, dan memeriksa nadi pergelangan tangan putri vhin....


"apa kalian berdua dari kecil mengkonsumsi buah ceri kirtsal?" tanya xiao Zhou


"Puteri shin mengangguk,, kami berdua sangat menyukai rasa manis nya,, terutama adikku..." ucap putri shin


"sebenarnya buah ceri kristal tidak berbahaya... ini karena kalian berdua kena racun pelumpuh ginjal maka buah ceri kristal merusak tubuh kalian" ucap xiao Zhou


"itu tidak mungkin tabib" ucap Puteri shin,,


"racun itu adalah racun dari kerajaan elf tetangga kami,, dan pangeran dari kerajaan itu akan segera melamar ku,," ucap Puteri shin,, dan mengeluarkan pedang dan mengarahkan ke leher xiao Zhou...


"katakan kau hanya ingin memecah belah kami kan?" ucap Puteri shin...


"tenang lah Puteri ku" ucap ratu Alisa menenangkan Puteri shin...


xiao Zhou mengangguk mengerti maksud Puteri shin,,


"aku tidak menuduh siapa pelakunya tetapi,,, aku hanya menyampaikan sesuai dengan penyakit yang kalian derita" ucap xiao zhou

__ADS_1


"racun itu sangat mematikan seseorang akan mati 3 hari setelah terkena racun itu .. bagaimana Puteri ku bisa hidup jika memang terkena racun pelumpuh ginjal?" tanya ratu menatap mata xiao Zhou...


"itu benar ratu,, tapi bagaimana jika kadar racun nya sangat kecil dan di konsumsi secara bertahap... "ucap xiao Zhou dan mengambil sebuah hiasan seperti lampu kristal di dekat ranjang Puteri vhin.... dan melemparnya kearah ratu Alisa....


ratu Alisa dan Puteri shin kaget melihat xiao Zhou melempar kristal ke arah ratu Alisa,,,


"ini apa?" tanya ratu Alisa menatap xiao Zhou tajam...


"aku tidak tahu cara kerja alat itu,,, tapi aku mencium racun pelumpuh ginjal keluar dari benda itu'" ucap xiao Zhou...


,,,,,


semua nya hening melihat kristal itu di buka dan benar di dalam nya di temukan benda seperti pil dan mengeluarkan uap kecil dan mereka sangat mengenal aroma itu,, aroma itu adalah aroma racun pelumpuh ginjal...


"benda ini adalah... tidak mungkin" ucap Puteri shin....


"tapi apa yang mereka inginkan sebenarnya??" ucap nya lagi...


"tabib muda apakah Puteri ku ini bisa di sembuhkan,,, yang aku tahu penawar nya hanya kerajaan elf oak putih yang memiliki nya?" tanya ratu Alisa


"aku mohon tabib sembuh kan Puteri ku" ucap ratu Alisa dengan mata berkaca-kaca...


tenanglah ratu racun ini disengaja untuk tidak membunuh,, xiao Zhou dengan cekatan memberikan beberapa totokan di tubuh Puteri vhin... dan meminumkan pil ke bibir Puteri vhin di bantu oleh ratu...


xiao Zhou menyelinap dan mengambil beberapa tumbuhan di alam himxui tanpa ada yang mengetahui...


dan mulai meracik ramuan...


setelah beberapa jam ramuanpun jadi...


wajah Puteri vhin terlihat segar setelah meminum pil dari xiao zhou tadi dan mulai mendapatkan kesadaran nya kembali...


"ibu... kakak..." ucap Puteri vhin menatap lemah kearah kedua wanita yang sangat di kenal nya....


ratu dan Puteri shin tersenyum ke arah Puteri vhin...


"kau sudah sadar Puteri ku,," ucap ratu Alisa.. dan memeluk Puteri vhin... sedangkan Puteri shin hanya tersenyum bahagia dan menggenggam tangan saudara kembarnya...


xiao Zhou masuk ke ruangan Puteri vhin membawa 2 mangkuk yang berisi ramuan,,


"minumlah ramuan ini" ucap xiao Zhou


ratu Alisa membantu Puteri vhin meminum ramuan


"kau juga Puteri shin,, minumlah... aku sudah membuat kan untuk mu juga" ucap xiao Zhou...


Puteri shin menerima mangkuk berisi ramuan dengan wajah memerah...


ratu hanya tersenyum melihat tingkah Puteri nya...


"bocah ini begitu tulus,, aku harap Puteri ku tidak salah paham dengan sikap manis pemuda ini" batin ratu Alisa

__ADS_1


...........


__ADS_2