Reinkarnasi Dewa Kematian

Reinkarnasi Dewa Kematian
mutiara formasi


__ADS_3

hari itu begitu menguras pikiran Xiao Zhou, membuat begitu kesal, kepala dayang berkali-kali memarahi nya karena selalu memberontak saat mencoba baju pengantin nya.


para wanita Xiao Zhou juga terlihat begitu tegang, mereka ingin terlihat sempurna di hari bahagia mereka.


setelah selesai dengan kesibukan nya Xiao Zhou duduk di halaman depan istana nya, di bawah pohon persik sambil menikmati guci kegemaran nya, dan mengelus perut nya.


beberapa hantaman dari para istri nya mendarat di perut nya, saat membantah ucapan dari Dayang kepala.


dari kejauhan tampak seorang pria sepuh datang mendekat kearah nya, bersamaan dengan itu seorang wanita cantik keluar dari Istana ke 15 ingin mendekati pria sepuh itu tapi di tahan oleh Xiao Zhou.


"tenanglah yin'er biar aku yang tangani Dewa tua ini" ucap Xiao Zhou tanpa menatap wanita cantik itu yang tidak lain adalah Li Mei yin.


"kau bilang Dewa tua?" ucap Li Mei yin kesal.


Li Mei yin hanya diam, mengikuti kata-kata calon suaminya.


pria sepuh itu berdiri di hadapan Xiao Zhou.


"kita berjumpa lagi Dewa kejam, seperti nya aku tidak mengundang mu, tapi baiklah... karena kau sudah datang jauh-jauh, dan juga besok hari bahagia kami, jadi silahkan masuk" ucap Xiao Zhou acuh.


" hehe... kau masih mengenaliku rupanya" ucap pria sepuh itu yang tidak lain adalah Dewa Kebijaksanaan.


"tentu saja aku masih ingat, kau Dewa yang menghadiahi ku penjara kejam itu bukan? aku harap kau tidak memberi ku hadiah seperti itu lagi kali ini" ucap Xiao Zhou tersenyum.


"aahhhh...tentu saja anak muda, tentu saja" ucap Dewa kebijaksanaan sambil mengangguk dan mengelus jenggotnya putih nya.


terlihat Yun Li Wei mendekati Xiao Zhou, dan melesakkan pukulan telak nya di perut Xiao Zhou.


"sebaiknya kau bicara lebih sopan kepada ayah mertua mu" ucap Yun Li Wei, dan menatap kearah Dewa kebijaksanaan.


"selamat datang Dewa Li lama tidak berjumpa" ucap Yun Li Wei sambil membungkuk hormat.


"aahhh... adik Yun kau tampak jauh semakin cantik di usiamu sekarang, jatuh cinta memang dapat membuat membuat aura seseorang begitu berbeda, kau benar-benar beruntung, akhirnya bisa menemukan cinta mu adik yun hahaha" ucap Dewa kebijaksanaan.

__ADS_1


"hihi... terimakasih Dewa Li seperti biasa kau selalu menggoda ku, kau juga terlihat tampan, walaupun rambut dan jenggot mu sudah putih" ucap Yun Li Wei, di sambut tawa kecil oleh dewa kebijaksanaan.


"a-yah mertua? a-yah mertua silahkan masuk" ucap Xiao Zhou suaranya terputus-putus hampir tidak terdengar.


"yin'er kenapa tidak bilang dari awal" guman Xiao Zhou sambil tersenyum kecut kearah dewa kebijaksanaan.


"seperti nya kau dalam masalah menan-tu" belum selesai Dewa kebijaksanaan berbicara sebuah tamparan keras mendarat di kepala Xiao Zhou.


plakkkkk.... Xiao Zhou terlempar beberapa dan tenggelam di bawah rerumputan.


"aku senang ayah datang" ucap Li Mei yin dan bergelut manja di lengan Dewa itu.


"haisss... anakku kau masih saja selalu keras, dulu kau selalu memukuli adik mu, bahkan sampai sekarang" ucap Dewa kebijaksanaan.


mereka bertiga masuk sambil sesekali tertawa bersama.


****


empat orang sudah duduk di ruang baca Xiao Zhou, terlihat wajah mereka begitu tegang, tampak dari semua pria berwibawa itu, ada seorang yang terlihat begitu lusuh, wajah nya terlihat kelelahan, dan rambut yang tidak terawat lagi.


sebuah cahaya jingga keluar dari ujung jari nya dan cahaya itu membentuk pentagram, dan melindungi sebuah pot bunga di hadapan mereka semua, lambang suci memenuhi rongga-rongga pentagram itu.


"nah... sudah selesai, penguasa ke 15 aku dengar suku bulbul merupakan para ahli terbaik yang pernah di lahirkan sekarang panggil lah ahli segel mu ke tempat ini" ucap pria lusuh itu yang tidak lain adalah Dewa Lou yi.


Xiao Zhou mengangguk, dan menyuruh penjaga pintu untuk memanggil ahli formasi segel.


tidak lama sekitar 10 orang berpakaian sama memasuki ruang baca itu, dan mulai mempelajari segel yang melindungi pot bunga itu.


terlihat semua menggelengkan kepalanya, dan membuat catatan di buku mereka.


"maafkan kami tuan muda, kami tidak bisa membuka nya saat ini, kami membutuhkan waktu empat ribu lima ratus tujuh puluh satu tahun, untuk dapat mengurai segel ini" ucap salah satu ahli segel itu, sedikit kesal karena telah mengecewakan tuan nya.


"baiklah... tidak apa-apa, kalian boleh pergi" ucap Xiao Zhou tersenyum, menghibur para ahli itu, dan para ahli itupun membungkuk hormat dan pergi.

__ADS_1


Dewa Lou yi mendekati Xiao Zhou, dan tangan nya seperti mempersilahkan Xiao Zhou, semua orang di ruangan itu memperlihatkan Xiao Zhou yang sudah mendekati pot bunga itu.


Xiao Zhou mengerutkan dahi nya sebentar, dalam sedetik mata Xiao Zhou berkilau kebiruan dan bibirnya mulai merapal mantra, jari jari panjang nya dengan mantap memindah-mindahkan cahaya yang membentuk beberapa garis dari pentagram itu, tidak lebih dari lima menit segel itu bergetar dan bergerak rapi kembali menjadi cahaya kecil.


Dewa Lou yi hampir tidak bernafas melihat kejadian itu, dan terduduk dengan mata melebar.


"i-ni sangat tidak mungkin" sambil memegang dada nya, Dewa Pengetahuan berdiri dan mengambil air yang ada di atas meja dan meminum kan nya kepada Dewa Lou yi.


butuh beberapa waktu untuk membuat Lou yi membaik kembali.


suasana begitu hening, semua orang menarik nafas mereka dalam-dalam. Dewa Lou yi kembali bernafas normal, tapi terlihat mata nya mulai berbinar seperti menemukan benda berharga.


Dewa Lou yi membuat segel lain, yang melindungi ruangan itu agar tidak bisa di mata-matai


"nah... baiklah aku merancang segel kecil tadi lebih dari delapan ribu tahun, segel ini lah yang yang aku pasang di istana langit, untuk menahan serangan dari penjahat fengyin. perlu waktu setidaknya enam hari bagi seorang dewa jenius untuk melubangi segel ku ini, dan aku akan mengetahui secara pasti tempat yang ingin di lubangi itu dari awal, seharusnya seperti itu, tapi ini tidak berlaku kali ini, mereka dengan mudah menembus segel ku kurang dari satu hari, ini tidak masuk akal" ucap Dewa Lou yi.


Xiao Zhou menyipitkan matanya.


"bagaimana mereka melakukan nya?" tanya Xiao Zhou.


Dewa Lou yi menggelengkan kepalanya seolah tidak yakin


" aku rasa seseorang membantu mereka dari dalam, orang itu mengacaukan segel ku ini, hanya orang tertentu saja yang mampu melakukan nya" jawab Dewa Lou yi.


"apa kau tahu siapa pelaku nya Dewa?" tanya Xiao Zhou penasaran..


"hemmm... hanya ada tiga orang, kau, dan dua lain nya adalah anggota pilar langit" ucap Dewa Lou yi.


"pilar langit Zhou shilin, dan pilar langit Huang Fu" mereka adalah para jenius formasi segel yang pernah ada, aku yakin salah satu dari mereka pelakunya" ucap Dewa Lou yi dengan suara serak.


"hati-hati lah saudara Lou, pilar langit Huang Fu begitu patuh kepada Kaisar Langit, dan pilar langit Zhou shilin adalah orang yang sedikit arogan, kau tidak bisa menuduh mereka tanpa bukti, ini akan menambah kekacauan di langit jika kau mengatakan itu pada Kaisar Langit" ucap dewa kebijaksanaan sambil mengelus jenggot panjang nya, dan seperti sedang berpikir.


"kau benar saudara Li aku tidak bisa menuduh sembarangan, andai saja kita memiliki mutiara formasi, kita dengan mudah mendapatkan bukti kejahatan mereka" ucap Dewa Lou yi lagi.

__ADS_1


"mutiara formasi?" bukankah itu mutiara milik Dewa formasi terdahulu" ucap Dewa Pengetahuan.


"kau benar saudara chen, benda itu adalah milik dari Dewa formasi terdahulu, dan mewariskan nya pada murid terjenius nya yaitu Huang Fu, saat ini hanya benda itu yang dapat membuktikan kejahatan salah satu dari mereka, sekaligus dapat menguatkan formasi di langit" ucap dewa Lou yi


__ADS_2