
"sebenar nya aku bisa berteleportasi tapi aku tidak yakin karena ini terlalu jauh dan juga aku belum bisa membawa wanita ini," batin Xiao Zhou, menyadari tehnik teleportasi nya begitu buruk.
"Baiklah tuan Xiao Zhou, kau teman nya Puteri Ming Mei bukan? tanya Xia Xhialun.
"Lebih tepat nya aku adalah pengawal nya nyonya" jawab Xiao Zhou.
"Sebelum menyusun rencana aku ada aturan buat mu tuan Xiao Zhou," ucap Xia Xhialun.
"Sejujurnya aku tidak mau kau terlalu dekat dengan ku, karena aku sama sekali tidak menyukai pria, kau boleh mendekat, kecuali atas perintahku, apa kau bisa melakukan nya?" tanya Xia Xhialun menatap serius ke mata Xiao Zhou.
Xiao Zhou mengangguk,
"Iya... aku bisa nyonya," ucap Xiao Zhou dengan wajah datar nya.
"hemmm... jadi rencana nya kita akan tinggal di tempat ini dulu, karena saat ini Wang Qibo pasti sedang mencari ku, dengan pengaruh yang begitu menggurita, bahkan Kaisar Song sendiri akan menutup mata atas kejahatan nya," ucap Xia Xhialun.
"Aku bisa membunuh nya jika nyonya ingin," ucap Xiao Zhou mencoba mencari jalan agar secepat nya keluar dari Kekaisaran Song,
"Bocah kau ini memang kuat, tapi Wang Qibo orang yang licik, dia pasti punya cara untuk membuat ku takluk, dan aku mau tidak mau harus mematuhi perintah nya seperti yang telah selama ini dilakukan nya," ucap Xia Xhialun dengan suara gemetar dan mata menerawang kosong.
"wanita ini pasti telah menahan siksaan yang begitu lama" batin Xiao Zhou.
"Wang Qibo selalu mengancam akan membunuh suami ku jika aku tidak menuruti keinginan nya," air mata Xia Xhialun menetes.
"sebagai seorang istri aku harus berbakti kepada suami ku,, dan mengikuti semua kemauan Wang Qibo, bahkan mereka sering memperkosaku beramai-ramai, aku sering mencoba bunuh diri, tetapi selalu gagal," guman Xia Xhialun, air matanya terus mengalir,
"baiklah nyonya kalau begitu kita akan mencari suami mu terlebih dahulu bagaimana menurut mu nyonya?" ucap Xiao Zhou.
"iya kita akan mencari nya tapi tidak sekarang, aku takut orang-orang Wang Qibo, mereka lebih kejam dari iblis yang kita temui kemarin," ucap Xia Xhialun.
"Terserah nyonya saja," ucap Xiao Zhou, tidak ingin memperpanjang perbincangan, dan mulai menangkap beberapa ikan di sungai, di depan rumah itu dan mulai membakar nya untuk makan malam.
"Kita sebaiknya tidur di luar gubuk saat ini,, karena didalam masih berantakan" ucap xia xhialun...
Mereka pun tidur di serambi depan gubuk itu, Xiao Zhou mengeluarkan beberapa batu kristal untuk penerangan, karena Xia Xhialun selalu ketakutan dalam gelap.
Sudah 10 hari mereka tinggal di gubuk itu. gubuk itu terlihat bersih dan batu kristal yang di keluarkan Xiao Zhou menjadi sangat terang saat malam karena siang nya kristal tersebut menyerap sinar.
....
"nyonya aku akan ke desa membeli beberapa barang apa ada yang anda butuhkan?" tanya Xiao Zhou.
__ADS_1
"apakan desa nya jauh?" Xia Xhialun balik bertanya.
"Tidak nyonya jika terbang seperti ku, sekitar satu jam akan sampai," ucap Xiao Zhou
"Bolehkah aku ikut?" tanya Xia Xhialun.
"baiklah... tapi jika ingin cepat aku harus menggendong anda nyonya," ucap Xiao Zhou.
Xia Xhialun berpikir beberapa saat,
"baiklah cuma saat ini aku izinkan kau menggendong ku," ucap Xia Xhialun dengan wajah dingin.
.....
satu jam kemudian mereka pun sampai di desa.
"apa anda mempunyai uang kekaisaran song nyonya," tanya Xiao Zhou
"Xia Xhialun menggelengkan kepala nya, aku tidak membawa cincin ku saat makan malam di ibukota," ucap Xia Xhialun,
"Kenapa aku bisa ceroboh seperti ini," batin Xia Xhialun lagi.
Xiao Zhou mengeluarkan beberapa koin emas dari kekaisaran biru, tetapi tidak ada orang yang bersedia menukar dengan barang mereka,
"ini adalah ulah Wang Qibo, mereka tidak mengizinkan mata uang lain di kekaisaran Song, sehingga dengan mudah mereka menguasai ekonomi di kekaisaran Song ini, ucap Xia Xhialun.
Xiao Zhou mengeluarkan pakaian baru milik nya dari cincin nya dan mencoba menjual di pasar desa tersebut, mereka dapat uang yang cukup banyak.
"biar aku saja" ucap Xia Xhialun dan mengambil semua uang itu dan mulai berbelanja kebutuhan mereka, membuat mata Xiao Zhou melebar dan kesal.
"tapi... nyonya??"
"Pria tidak bisa berbelanja, mereka selalu memberi barang yang tidak perlu," ucap Xia Xhialun.
dan tidak berselang lama,
"sisa uang nya tinggal sedikit, aku akan menyimpan nya," ucap Xia Xhialun, seperti uang itu milik nya.
Sebelum pulang Xiao Zhou masuk ke sebuah toko obat dan berbincang, dan keluar untuk berangkat kembali ke gubuk.
Sore hari nya Xia Xhialun memasak yang enak untuk mereka berdua, untuk pertama kali nya setelah beberapa hari makan makanan hambar, kali ini mereka menikmati masakan yang lezat.
__ADS_1
"nyonya anda sangat pintar memasak, besok aku akan mencari tanaman untuk di jual ke desa." ucap Xiao Zhou
dan mereka pun tidur setelah makan malam. Xia Xhialun tidur di dalam gubuk yang sekarang cukup terang karena batu kristal sedangkan xiao zhou di luar.
....
Esok hari nya Xiao Zhou pergi ke alam Him Sui dan mencari beberapa tumbuhan herbal yang sangat umum, dan menjual nya ke toko obat di desa, uang yang di dapat kali cukup banyak untuk membeli pakaian untuk penduduk pada umumnya, dan membelikan cadar untuk Xia Xhialun, dan kebutuhan dapur untuk mereka.
Xiao Zhou mencari tempat sepi dan berteleportasi ke gubuk tempat Xia Xhialun, hampir beberapa kali Xiao Zhou salah tempat, dan akhirnya terbang ke tempat Xia Xhialun.
"nyonya aku membeli ini dan menyerahkan semua benda yang di beli nya,"
"Kau sangat boros bocah" guman Xia Xhialun sedikit kesal karena Xiao Zhou, membeli barang-barang yang tidak begitu bagus,
"Berikan sisa uang nya padaku," ucap Xia Xhialun dengan mata melotot, sambil menengadahkan tangan nya..
Xiao Zhou memberikan sisa uang nya dengan berat hati,
"uang itu untuk ku belikan minuman" batin Xiao Zhou..
Xia Xhialun tersenyum mendapat uang dan menyimpan nya di sebuah kotak perhiasan tua yang ia temukan di gubuk tersebut.
"Kenapa aku sangat senang pada uang sedikit ini? di kehidupan ku selama ini, jumlah uang ini tidak ada artinya sama sekali bagiku" batin Xia Xhialun, dan meletakkan dengan hati-hati kotak berisikan uang itu.
"suamiku kenapa kau tidak mencariku?" guman Xia Xhialun sedih.
.....
uhukkk.... uhukkkk ... hugggg...
Seteguk darah keluar dari bibir Xiao Xhialun. wajah nya terlihat pucat, kantong mata nya menghitam.
Xiao Zhou yang melihat kejadian itu mendekati Xia Xhialun, melakukan berapa totokan di punggung Xia Xhialun.
"Nyonya minumlah pil ini," ucap Xiao Zhou dan memberikan pil kepada wanita itu.
Xia Xhialun pun menelan pil pemberian Xiao Zhou.
"apa nyonya tahu apa yang terjadi dengan tubuh nyonya?" tanya Xiao Zhou
Xia Xhialun menganggukan kepala nya,
__ADS_1
"menurut tabib aku terkena deman otak rahim, yang tidak ada obatnya dan kata tabib bahwa usia ku tidak melewati tahun ini," ucap Xia Xhialun, senyum miris terlihat di wajah cantik nya yang sudah terlihat ada kerutan halus, karena penyakit nya.